Lokasi: Teknologi >>
Pendaftaran Prodi Apoteker UB Dibuka hingga 24 Juli 2026
Teknologi75743 Dilihat
RingkasanPendaftaran program studi Sarjana Farmasi dibuka mulai 4 Mei 2026 hingga 24 Juli 2026. Pada periode ini, program studi hanya menerima calon mahasiswa yang merupakan lulusan Sarjana Farmasi dari seleksi bersifat terbuka dan kompetitif....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-brawijaya-ub.jpg)
Pendaftaran program studi Sarjana Farmasi dibuka mulai 4 Mei 2026 hingga 24 Juli 2026. Pada periode ini, program studi hanya menerima calon mahasiswa yang merupakan lulusan Sarjana Farmasi dari seleksi bersifat terbuka dan kompetitif.
Seluruh peserta wajib memenuhi persyaratan akademik, administratif, serta lulus tahapan seleksi yang telah ditetapkan. Ketentuan ini berlaku untuk semua calon mahasiswa yang mendaftar pada periode tersebut.
Seleksi bersifat kompetitif dan terbuka bagi lulusan Sarjana Farmasi dari berbagai institusi. Calon mahasiswa harus memastikan kelengkapan dokumen dan memenuhi syarat yang ditentukan untuk dapat mengikuti proses seleksi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/47dlarf8v.html
Artikel Terkait
Apple Batal Hadirkan Touch ID di Apple Watch
TeknologiApple dikabarkan membatalkan rencana menghadirkan sensor sidik jari di Apple Watch karena masalah biaya produksi dan keterbatasan ruang untuk baterai di dalam perangkat. Rumor mengenai fitur ini sebenarnya sudah muncul sejak 2020 setelah ilustrasi paten memperlihatkan kemungkinan sensor sidik jari ditempatkan di bagian tombol Digital Crown....
Baca SelengkapnyaKAI Jual 504 Ribu Tiket Long Weekend, Yogyakarta Favorit
TeknologiSebanyak 504. 655 tiket telah terjual oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk periode keberangkatan 13–17 Mei 2026 hingga Selasa, 12 Mei 2026 pukul 10....
Baca SelengkapnyaDarmadi PDIP Dorong Revisi PMSE Demi Seller Lokal
TeknologiAnggota Komisi VI DPR RI, Darmadi, menyoroti minimnya transparansi platform e-commerce sebagai persoalan utama dalam ekosistem perdagangan digital nasional saat ini. Hal itu disampaikan dalam Forum Group Discussion (FGD) bertajuk “Praktik E-Commerce antara Persaingan Sehat atau Dominasi Platform” yang digelar di Megawati Institute dan menghadirkan Anggota Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), Gopprera Panggabean, serta komunitas seller dan pelaku usaha....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Terjemahan Lirik Woman John Lennon: Ungkapan Emosi Campur Aduk
- Legalisasi Rokok Ilegal Berisiko Cederai Penegakan Hukum
- Telkom Solution Perkuat Transformasi Digital BUMN dengan AI
- Petrokimia Gresik Siapkan 219 Ribu Ton Pupuk Subsidi
- India Larang Rakyat Beli Emas Selama Setahun
- Prabowo: Ketahanan Pangan Kunci Kelangsungan Negara
Artikel Terbaru
Honda Bangun Ulang Kejayaan, Manajer Aprilia Dibajak
Bank BSN Raih Apresiasi Menteri PKP Kuasai Pasar KPR Subsidi Syariah
RI Dorong Jadi Hub Storage Minyak ASEAN
Menkeu Purbaya Pastikan Tak Ada Kenaikan Pajak
Claudio Ranieri Buka Peluang Latih Timnas Italia
Pemerintah Patok Harga Ekspor Emas 150.555 Dolar AS
Tautan Sahabat
- KPK Bongkar Alasan Kasus Haji Yaqut Tak Kunjung Disidang
- Polisi Diminta Tembak Begal di Tempat, Indonesia Darurat
- Keluarga Ilham Pradipta Kecewa Tuntutan 4-12 Tahun TNI
- Ibrahim Arief Genggam Erat Tangan Istri Jelang Sidang Chromebook
- Generasi Muda Jadi Garda Terdepan Geothermal Indonesia
- Ibrahim Arief Dituntut 15 Tahun, Vonis Chromebook Dibacakan
- Ketua Komisi II DPR Minta Juri LCC MPR Kalbar Di-blacklist
- Kementerian Kebudayaan Tambah 430 Cagar Budaya Baru
- Pemberi Suap Ombudsman Dijemput Paksa Kaget Ditangkap
- BSI Scholarship Dibuka untuk 5.250 Pelajar dan Mahasiswa