Lokasi: Berita >>
Pendaftaran TKAD SPMB Jogja 2026 Berakhir Besok
Berita4 Dilihat
RingkasanCalon siswa dari luar Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) wajib mengikuti Tes Kemampuan Akademik Daerah (TKAD) sebagai syarat pendaftaran SPMB Jogja. Setelah mendaftar, siswa lulusan luar DIY akan mengikuti tes tersebut berdasarkan informasi resmi dari laman pendaftaran....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/TKAD-DIY-2026-34523434.jpg)
Calon siswa dari luar Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) wajib mengikuti Tes Kemampuan Akademik Daerah (TKAD) sebagai syarat pendaftaran SPMB Jogja. Setelah mendaftar, siswa lulusan luar DIY akan mengikuti tes tersebut berdasarkan informasi resmi dari laman pendaftaran. TKAD menjadi instrumen seleksi utama bagi peserta dari luar wilayah untuk mengukur kemampuan akademik sebelum diterima di sekolah tujuan.
Prosedur pendaftaran TKAD mengharuskan calon peserta untuk melengkapi data diri dan memilih sekolah tujuan di DIY. SPMB Jogja menetapkan jadwal tes secara terpusat yang diumumkan melalui laman resmi penerimaan. Peserta dari luar DIY harus memastikan ketersediaan kuota dan memenuhi persyaratan administratif yang telah ditentukan oleh panitia.
Informasi lengkap mengenai jadwal, biaya, dan tata cara pendaftaran TKAD dapat diakses melalui portal resmi SPMB Jogja. Panitia mengimbau calon siswa untuk memantau pengumuman terbaru agar tidak melewatkan batas waktu pendaftaran. TKAD menjadi langkah krusial bagi siswa luar DIY untuk bersaing mendapatkan tempat di sekolah favorit di Yogyakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/422w499f2.html
Artikel Terkait
Kode Redeem FF 10 Mei 2026, Klaim Bundle & Emote Eksklusif
BeritaKode redeem FF terbaru 10 Mei 2026 dirilis Garena sebagai bagian dari komitmen menjaga antusiasme komunitas global. Selain menghadirkan gameplay kompetitif dan event menarik, Garena rutin membagikan redeem code sebagai bentuk apresiasi kepada pemain setianya....
【Berita】
Baca SelengkapnyaPolemik Cerdas Cermat, Ketua Komisi II Minta Juri Dicopot
BeritaRifqinizamy, alumni SMA Negeri 1 Pontianak, menyampaikan kekecewaan terhadap keputusan dewan juri yang dinilai keliru saat menilai peserta dari sekolah tersebut. Menurutnya, siswa SMA Negeri 1 Pontianak telah memberikan jawaban benar terkait mekanisme pemilihan anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), baik secara konstitusional maupun normatif, namun justru dinyatakan salah oleh juri....
【Berita】
Baca SelengkapnyaPurbaya Bela Prabowo Soal Tuduhan Tak Paham Rupiah
BeritaPurbaya meminta masyarakat menyaksikan video atau pernyataan Presiden secara utuh sesuai dengan tempat dan segmentasi audiensnya. Menurutnya, penjelasan mengenai kondisi nilai tukar di wilayah perdesaan memiliki pendekatan komunikasi yang berbeda dengan wilayah perkotaan....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- iPhone 17 Pro Diklaim Punya Charging Tercepat Tahun Ini
- Menkes Budi Dilaporkan ke Polda Metro soal Gelar Palsu
- Curigai Rismon, Dokter Tifa Buka Jalur Baru Ijazah Jokowi
- ULD Terbatas, Akses Pendidikan Disabilitas Belum Inklusif
- Raim Laode: Bahagialah Kamu dengan Duniamu Chord
- Prabowo Serahkan 6 Rafale dan Radar GCI ke TNI AU
Artikel Terbaru
CENTCOM Akui Blokade, Selat Hormuz Jadi Senjata Iran
Terdakwa Ibrahim Pejamkan Mata Sebelum Vonis Chromebook
BPK Diabaikan, Romli Pertanyakan Jaksa dan Hakim Hitung Kerugian Negara
KSP Dudung Bela Pidato Prabowo: Tergantung Sudut Pandang
Prediksi Arsenal vs Burnley: The Gunners Jaga Puncak Klasemen
Kualitas Pemimpin Faktor Penting Kemajuan Negara
Tautan Sahabat
- KSP Dudung Bela Pidato Prabowo: Tergantung Sudut Pandang
- 50 Ucapan Ultah Romantis & Lucu untuk Pacar
- Menteri P2MI Canangkan Gerakan Nasional Migran Aman
- Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara Kasus K3
- KPK: Monopoli BPK Hitung Kerugian Negara Hambat Korupsi
- RUU Polri Dorong Profesionalisme dan Modernisasi Kepolisian
- Terdakwa Satelit Kemhan Bebas, Dilarang ke Luar Negeri
- Oditur Hadirkan Dua Dokter Spesialis Kasus Andrie Yunus
- Keadilan Tuntutan Berat Nadiem Makarim Dibahas 18 Mei
- 9.000 Bangunan SMK Rusak, Butuh 6 Tahun Diperbaiki