Lokasi: Kesehatan >>
TKA Tidak Tercantum di Ijazah, Ini Penjelasannya
Kesehatan7131 Dilihat
RingkasanTKA tidak diposisikan sebagai ujian kelulusan, melainkan sebagai alat ukur yang bersifat diagnostik dan komparatif untuk melihat sejauh mana kemampuan siswa dalam memahami materi pembelajaran secara nasional. Pelaksanaan TKA jenjang SD dan SMP pada tahun 2026 telah dijadwalkan secara resmi, dengan TKA SMP berlangsung pada 6–16 April 2026, sementara TKA SD dilaksanakan pada 20–30 April 2026....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/GLADI-BERSIH-TKA-1.jpg)
TKA tidak diposisikan sebagai ujian kelulusan, melainkan sebagai alat ukur yang bersifat diagnostik dan komparatif untuk melihat sejauh mana kemampuan siswa dalam memahami materi pembelajaran secara nasional. Pelaksanaan TKA jenjang SD dan SMP pada tahun 2026 telah dijadwalkan secara resmi, dengan TKA SMP berlangsung pada 6–16 April 2026, sementara TKA SD dilaksanakan pada 20–30 April 2026. Setelah seluruh rangkaian ujian selesai, hasil TKA akan melalui proses pengolahan data dan verifikasi pada 18–23 Mei 2026, sebelum akhirnya diumumkan secara serentak pada 24 Mei 2026.
Tujuan utama dari TKA adalah untuk memperkuat sistem penilaian pendidikan yang lebih objektif dan terstandar secara nasional. Selama ini, penilaian di sekolah cenderung memiliki variasi antar daerah dan satuan pendidikan, sehingga diperlukan instrumen tambahan yang dapat memberikan gambaran lebih adil dan terukur. TKA hadir bukan untuk menggantikan penilaian sekolah, melainkan untuk melengkapinya sebagai bagian dari ekosistem evaluasi pendidikan yang lebih komprehensif.
Siswa yang merasa siap dapat mengikutinya, sementara yang tidak mengikuti tidak akan mendapatkan sanksi atau hambatan dalam kelulusan. Namun, hasil TKA memiliki nilai strategis karena dapat digunakan sebagai salah satu pertimbangan dalam seleksi pendidikan lanjutan, termasuk jalur prestasi, serta berbagai proses seleksi akademik lainnya. Karena itu, keputusan untuk mengikuti TKA tetap perlu dipertimbangkan dengan matang sebagai bagian dari investasi akademik jangka panjang. Dalam praktiknya, TKA dirancang sebagai asesmen berbasis komputer yang menyesuaikan dengan kesiapan infrastruktur masing-masing daerah.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/3rf36mix5.html
Artikel Terkait
3 Remaja Dibacok di Kotabaru Jogja, 3 Pelaku Ditangkap
KesehatanPolresta Yogyakarta berhasil menangkap tiga pelaku pembacokan yang menewaskan AA (17) di Jalan Yos Sudarso, Kotabaru, Gondokusuman, Yogyakarta, pada Minggu (17/5/2026) dini hari. Ketiga tersangka berinisial LA, AF, dan MY diringkus di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, pada Selasa malam (19/5/2026) dan langsung dibawa ke Mapolresta Yogyakarta....
Baca SelengkapnyaPsikiater: Trauma Tak Ditangani Bisa Ubah Korban Jadi Pelaku
KesehatanKorban kekerasan seksual berisiko mengalami gangguan mental hingga menjadi pelaku di masa depan jika luka psikologis tidak ditangani dengan baik, ujar dr Johan dalam podcast Momspiration yang tayang langsung di YouTube Tribunnews dan Tribun Health pada Senin (11/5/2026). Masyarakat sering kali hanya fokus pada proses hukum, padahal pemulihan psikologis korban sama pentingnya, jelas dr Johan....
Baca SelengkapnyaIlmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
KesehatanAhli entomologi medis mengungkapkan bahwa manusia tidak selalu menjadi magnet nyamuk sepanjang waktu. Beberapa teori populer mengenai faktor yang menarik nyamuk ternyata tidak berdasar....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Raim Laode: Bahagialah Kamu dengan Duniamu Chord
- Durasi Karantina Hantavirus: Ini Penjelasan Lengkap
- Hantavirus, Leptospirosis, Pes: Beda Penyakit dari Tikus
- Kesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
- Neymar di Ujung Tanduk, Peluang Piala Dunia 2026?
- 6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme Optimal Turunkan Berat Badan
Artikel Terbaru
Gempa 4,6 Guncang Sukabumi, Terasa Hingga Bandung Bogor
Yani Panigoro Peringatkan Bahaya TBC di Daerah Padat
WNA di Jakarta Kontak Erat dengan Pasien Hantavirus
DPR Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi Puncak Haji
Nico Paz, Wonderkid Argentina yang Bersinar di Piala Dunia 2026
BPOM Temukan 22 Obat Herbal Mengandung Bahan Kimia Berbahaya
Tautan Sahabat
- Anak Perwira Polisi Pembuat Lomba Rasis Rp100 Ribu
- Minta Maaf ke Prabowo, Anggota DPRD Jember Ngaku Khilaf
- Program MBG Target Kurangi Ketimpangan Nutrisi Desa
- SMAN 1 Sambas Hapus Pernyataan Sikap Soal LCC MPR
- Mantan Kasat Narkoba Kubar Jalani Sidang Etik Hari Ini
- TNI Perbaiki Rumah Reot Sandi Sekuriti Cilegon
- Oknum Pengasuh Ponpes Ponorogo Cabuli 11 Santri, Viral
- Kronologi Pelajar Jogja Tewas Ditusuk Klitih Dini Hari
- Prakiraan Cuaca Cirebon 18 Mei 2026: Siang Cerah Malam Hujan
- Pemadaman Listrik Sumatera Ganggu Aktivitas Warga Padang