Lokasi: Properti >>
Unpad Buka Beasiswa Pascasarjana 2026, S2-S3 Tuntas 4 Tahun
Properti33 Dilihat
RingkasanBeasiswa Unggulan Pascasarjana Padjadjaran 2026 resmi dibuka untuk mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan Magister (S2) dan Doktor (S3) melalui skema pendampingan langsung dari promotor unggulan. Pendaftaran program ini dilakukan melalui mekanisme SMUP Reguler Pascasarjana dan berlangsung hingga 13 Juli 2026....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Beasiswa-Unggulan-Pascasarjana-Unpad-2026.jpg)
Beasiswa Unggulan Pascasarjana Padjadjaran 2026 resmi dibuka untuk mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan Magister (S2) dan Doktor (S3) melalui skema pendampingan langsung dari promotor unggulan. Pendaftaran program ini dilakukan melalui mekanisme SMUP Reguler Pascasarjana dan berlangsung hingga 13 Juli 2026.
BUPP 2026 dirancang untuk mencetak sumber daya manusia unggul melalui percepatan pendidikan. Penerima beasiswa akan memperoleh sejumlah fasilitas pendanaan yang mencakup biaya kuliah, biaya hidup, serta tunjangan penelitian. Program ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk mendapatkan bimbingan langsung dari promotor yang kompeten di bidangnya.
Persyaratan pendaftaran meliputi: Warga Negara Indonesia atau Warga Negara Asing; lulusan program Sarjana atau Sarjana Terapan yang terakreditasi oleh BAN PT/LAM-PTKes; memiliki IPK minimal 3,25 bagi lulusan dari Perguruan Tinggi di Indonesia atau GPA minimal 3,5 skala 4 bagi lulusan Perguruan Tinggi Luar Negeri; memiliki sertifikat Tes Kemampuan Akademik (TKA) dari Pusat Inovasi Psikologi Universitas Padjadjaran; serta sertifikat English Language Test (ELT) UNPAD yang masih berlaku (maksimal 2 tahun) dengan nilai minimal 525, atau tes kemampuan Bahasa Inggris dari institusi resmi yang diakui UNPAD.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/3ircisfxi.html
Artikel Terkait
10 Pendulang Tewas di Papua, Diduga Dibunuh KKB
PropertiSebanyak 10 orang pendulang emas meninggal dunia berdasarkan data sementara, namun jumlah tersebut berpotensi bertambah karena sejumlah pendulang masih bersembunyi di kawasan hutan sekitar lokasi kejadian. Hasil investigasi awal mengungkapkan pelaku pembunuhan diduga dilakukan oleh kelompok yang diperkirakan berjumlah sekitar 15 orang dengan persenjataan berupa satu pucuk senjata jenis AR-15 dan beberapa senjata api rakitan....
【Properti】
Baca SelengkapnyaPolisi Selidiki Pencuri Motor Bersenpi di Siang Hari JakTim
PropertiPencurian sepeda motor dengan todongan senjata api terjadi di sebuah indekos di Jalan H. Naman, Pondok Kelapa....
【Properti】
Baca SelengkapnyaLBH Minta Polda Metro Tinjau Ulang Tim Pemburu Begal
PropertiFadhil menegaskan bahwa warga yang diduga melakukan tindak pidana tetap harus dipandang sebagai subjek hukum yang memiliki hak konstitusional dan hak asasi manusia, termasuk hak atas proses hukum yang adil. "Dalam negara hukum yang demokratis, kepolisian bukan institusi perang....
【Properti】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- BRN Bali Serukan Perlawanan terhadap Mafia Gadai Rental
- LBH Minta Polda Metro Tinjau Ulang Tim Pemburu Begal
- Tiga WNA Jadi Korban Jambret di Jakarta Pusat Sebulan
- Keringanan PBB-P2 2026 Dorong Warga Jakarta Lunasi Pajak
- Gempa M4,6 Guncang Sukabumi, Terasa Hingga Bandung Bogor
- Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan 15 Mei 2026
Artikel Terbaru
Layvin Kurzawa Cedera Akhir Musim Usai Kemenangan Persib
KA Jaka Tingkir dan Serayu Anjlok di Pasar Senen
Brimob Gagalkan Tawuran di 3 Lokasi, 18 Pemuda Diamankan
Bisnis Motor Ilegal Raup Rp 26 Miliar Pakai KTP Warga
Ahmad Dhani Bujuk Safeea Korban Bully, Sebut Haters Deterjen 78
Pemprov DKI dan Polda Integrasikan 50 Ribu CCTV Jakarta
Tautan Sahabat
- Jamu Mbok Moncer Desa BRILiaN Klaten Tembus Pasar Luar Daerah
- MSCI Coret Antam, Fundamental Bisnis Tetap Solid
- Bank BCA, BNI, Mandiri Libur Kenaikan Yesus Kristus 2026
- Kisah Ratidjo Bangun Jejamuran, Kapok Miskin Kini Punya 2,5 Hektare Jamur
- Jadah Tempe Lereng Merapi, Warisan Rasa di Tengah Modernisasi
- Rangkap Jabatan di Danantara Dinilai Ganggu Kinerja
- Likuiditas Bank Kuat, Kredit Konsumsi dan UMKM Melambat
- Pemerintah Didorong Cari Solusi Regulasi Rokok
- Pertamina Patra Niaga Siap Pasok Energi untuk KKKS
- IHSG Ambruk 3,08 Persen ke 6.396, Ini Pemicunya