Lokasi: Otomotif >>
Unair Buka Jalur Mandiri UTBK Plus 2026, Cek Syarat
Otomotif32214 Dilihat
RingkasanJalur Mandiri UTBK Plus Unair 2026 merupakan seleksi penerimaan mahasiswa baru yang menggunakan nilai UTBK-SNBT 2026 dan hasil tes mata pelajaran sesuai program studi pilihan. Tes mata pelajaran dilaksanakan melalui Computer Based Test (CBT) di kampus Universitas Airlangga Surabaya....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-airlangga-unair.jpg)
Jalur Mandiri UTBK Plus Unair 2026 merupakan seleksi penerimaan mahasiswa baru yang menggunakan nilai UTBK-SNBT 2026 dan hasil tes mata pelajaran sesuai program studi pilihan. Tes mata pelajaran dilaksanakan melalui Computer Based Test (CBT) di kampus Universitas Airlangga Surabaya. Pendaftar jalur mandiri ini wajib memiliki nilai UTBK-SNBT 2026.
Pendaftaran Jalur Mandiri UTBK Plus Unair 2026 dibuka mulai 11 Mei hingga 8 Juni 2026. Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui laman pendaftaran.unair.ac.id. Sebelum mengisi formulir pendaftaran online, calon pendaftar diwajibkan memiliki akun pendaftaran yang akan digunakan sebagai login ke dalam Sistem Pendaftaran Online Universitas Airlangga.
Simak persyaratan, tata cara pendaftaran, dan jadwal seleksi Jalur Mandiri UTBK Plus Unair 2026 selengkapnya di bawah ini. Informasi lebih detail mengenai prosedur dan ketentuan dapat diakses melalui portal resmi universitas.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/3fna44fom.html
Artikel Terkait
Ducati Konfirmasi Tak Cari Pengganti Marc Marquez
OtomotifTim pabrikan Italia secara resmi mengonfirmasi tidak akan menurunkan pebalap pengganti untuk mengisi posisi Marc Marquez di lintasan Barcelona. Keputusan ini memastikan Pecco Bagnaia menjadi satu-satunya representatif tim pabrikan yang bertarung di seri tersebut....
【Otomotif】
Baca Selengkapnya100 Kata Spesial Hari Kebangkitan Nasional 2026 Penuh Makna
OtomotifHari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) diperingati setiap tahun sebagai bentuk penghormatan terhadap lahirnya semangat persatuan dan perjuangan rakyat dalam meraih kemerdekaan. Pemerintah telah menetapkan tanggal peringatan melalui Keputusan Presiden Nomor 316 Tahun 1959 yang ditetapkan pada 16 Desember 1959....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaTangis Santriwati Ponpes Pati: Yatim Piatu, Terancam Putus Sekolah
OtomotifKomisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Diyah Puspitarini, mengungkapkan mayoritas korban kekerasan di sebuah pondok pesantren adalah anak yatim dan duafa tanpa orang tua. Dalam wawancara eksklusif di Studio Tribunnews, Jakarta, Senin (11/5/2026), Diyah menjelaskan anak-anak tersebut tidak memiliki tempat mengadu dan bergantung penuh pada lingkungan pondok....
【Otomotif】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Mourinho Buka Suara soal Masa Depan, Kembali ke Madrid
- Usia Minimal Kambing Kurban Berapa Tahun? Ini Aturannya
- Jadwal Puasa Tarwiyah dan Arafah 1447 H/2026
- WNI Relawan Gaza Ditangkap Israel, TB Hasanuddin Desak Diplomasi
- 10 Tim Basket SMA Berebut Tiket Asia Pasifik di Singapura
- Kemendiktisaintek Tangani Langsung Kasus Kekerasan Seksual Rektor
Artikel Terbaru
Kecelakaan Kerja di Shiga Jepang Tertinggi, 13 WNI Jadi Korban
Cadangan Migas Ganal, Tantangan Besar Energi Nasional
Prakiraan Cuaca BMKG: Puncak Jaya dan Intan Jaya Berawan
Komjen RZ Panca Putra Simanjuntak Resmi Jabat Kalemdiklat Polri
Persib Bandung Kena Denda Rp 3,5 Miliar dan Sanksi AFC
MK Soroti QR Code Produk Makanan Tidak Aktif
Tautan Sahabat
- 5 Cara Alami Tingkatkan Nafsu Makan untuk Naik Berat Badan
- Food Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
- Hantavirus, Leptospirosis, Pes: Beda Penyakit dari Tikus
- Dokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes
- Kemenkes Siaga Hantavirus, Siapkan Ribuan Tempat Tidur dan PCR
- Menkes: Tanpa Transformasi Digital, Layanan Kesehatan Bermutu Mustahil
- Hantavirus Tewaskan 3 Orang di Indonesia, Terbaru Kalbar
- PCOS Berganti Nama Jadi PMOS, Bukan Hanya Soal Kista
- Radiogenomics: Pendekatan Baru Deteksi Dini Penyakit di Indonesia
- Psikiater: Trauma Tak Ditangani Bisa Ubah Korban Jadi Pelaku