Lokasi: Bisnis >>
Gap Year Buka Peluang Lebih Luas ke Kampus
Bisnis12 Dilihat
RingkasanSebanyak 5. 400....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/GANESHA-OPERATION-Ilustrasi-gap-year-Ba.jpg)
Sebanyak 5.400.167 siswa kelas 12 SMA, SMK, dan MA di Indonesia pada 2025 harus menghadapi persaingan ketat memperebutkan kursi di perguruan tinggi negeri (PTN) impian. Persaingan tersebut tidak hanya datang dari lulusan tahun berjalan, karena dalam seleksi SNBT 2026, lulusan 2025 dan 2024 masih memiliki kesempatan mengikuti ujian kembali. Kelompok inilah yang dikenal sebagai siswa gap year, yaitu mereka yang memutuskan menunda kuliah untuk mempersiapkan diri lebih matang.
Sebagian siswa gap year memilih fokus belajar kembali agar peluang masuk PTN impian semakin besar, sementara yang lain tetap berkuliah di Perguruan Tinggi Swasta (PTS) sambil mempersiapkan diri mengikuti seleksi PTN pada tahun berikutnya. Tidak sedikit pula siswa yang sebenarnya sudah diterima di suatu jurusan namun memutuskan untuk tidak mengambilnya demi mengejar pilihan yang lebih sesuai. Risiko salah jurusan sebenarnya dapat diminimalkan melalui perencanaan matang sejak awal, termasuk memanfaatkan layanan konsultasi jurusan dan konsultasi pemilihan PTN dari lembaga pendidikan terpercaya.
Di tengah tekanan sosial yang sering muncul, banyak orang masih memandang gap year sebagai keputusan negatif, padahal periode ini dapat dimanfaatkan secara produktif. Dengan strategi belajar yang tepat, siswa gap year justru memiliki keunggulan berupa waktu lebih banyak untuk mempersiapkan ujian dan memperkuat pemahaman materi. Langkah ini menjadi kunci untuk meraih kursi di PTN favorit tanpa harus menyesal di kemudian hari.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/30trp779j.html
Artikel Terkait
Iran Sampaikan 10 Tuntutan Resmi ke FIFA dan Tuan Rumah Piala Dunia
BisnisPresiden Federasi Sepak Bola Iran menyampaikan kepastian partisipasi timnya di Piala Dunia 2026 dengan mengajukan sekitar 10 tuntutan khusus kepada negara tuan rumah dan FIFA. "Namun tuan rumah Piala Dunia harus mendengar permintaan khusus kami," sambungnya....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaAKP Deky Tiba di Bareskrim, Tangan Diborgol
BisnisAKP Deky, perwira Polres Kutai Barat yang terjerat kasus narkoba, jalani pemeriksaan di Gedung Dittipidnarkoba Bareskrim Polri dengan tangan diborgol sejak turun dari mobil. Pantauan wartawan Tribunnews....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaFerry Latuhihin Ramal Dolar Rp25 Ribu, Minta Menkeu Diganti
BisnisFerry menyampaikan prediksi tersebut saat menjadi narasumber dalam podcast Escape Clause bersama staf pengajar hukum Universitas Indonesia (UI), Prof. Topo Santoso, yang membahas kondisi ekonomi nasional, pelemahan rupiah, hingga kepercayaan investor terhadap pemerintah....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Jakarta Garuda Hadapi Jalur Neraka di AVC Champions League 2026
- KSAD Bantah Perintahkan Bubarkan Nobar Film Pesta Babi
- PDIP Sebut Jokowi Berkeliling Indonesia Ancam Prabowo
- Keluarga Ilham Pradipta Kecewa Tuntutan 4-12 Tahun TNI
- Bruno Fernandes Garang, Casemiro Kunci Kemenangan MU
- Komnas HAM dan Polisi Selidiki Pencabulan Santri Pati
Artikel Terbaru
Cavaliers Hajar Pistons, Lolos ke Final Wilayah Timur
WNI Relawan Gaza Ditangkap Israel, TB Hasanuddin Desak Diplomasi
Pembubaran Film 'Pesta Babi' Dinilai Tutupi Ketidakadilan Papua
Yusril Sebut Pemerintah Bisa Petik Hikmah dari Film Pesta Babi
Arsenal Menang 1-0, Arteta Pantau Bournemouth vs City
50 Kupon Daging Kurban Idul Adha 2026 Siap Edit
Tautan Sahabat
- Republika Tolak Kriminalisasi Dua Jurnalis Ditahan Israel
- PM Jepang Pertimbang Anggaran Tambahan 3 Triliun Yen
- Mahasiswi PhD Tewas Dibius dan Diperas Video Tak Senonoh
- Penembakan Islamic Center San Diego Tewaskan 5 Orang
- Konflik Israel-Palestina: Dua Wartawan Indonesia Diculik
- Pemerintah Minta Bantuan BoP Bebaskan 9 WNI Ditahan Israel
- Hantavirus Dilaporkan di ASEAN, Indonesia Termasuk Daftar
- Israel Darurat Kekurangan 12.000 Tentara, Perwira Senior Angkat Bicara
- Iran Sambut Diplomasi China-Pakistan di Tengah Konflik
- Indonesia Kecam Dewan Keamanan PBB yang Mandul