Lokasi: Travel >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Travel51662 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/2voqlim03.html
Artikel Terkait
Kecelakaan SUV Mengintai, Pilih Ban yang Tepat Demi Keselamatan
TravelKesalahan memilih ban bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga taruhan nyawa. Data mencatat sekitar 10,7 persen kecelakaan lalu lintas disebabkan oleh faktor kendaraan, termasuk insiden pecah ban....
【Travel】
Baca SelengkapnyaWHO Dalami Vaksin Uji Coba untuk Lawan Ebola
TravelOrganisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan status darurat global setelah dugaan kasus wabah misterius menembus angka 500 dengan 130 kematian per Selasa (19/5/2026). Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengakui keputusan ini diambil tanpa melalui sidang komite darurat resmi karena kecepatan dan skala epidemi yang mengkhawatirkan....
【Travel】
Baca SelengkapnyaEl Nino Godzilla Tingkatkan Risiko Gizi Buruk dan Stunting Anak
TravelEl Nino "Godzilla" merupakan istilah populer untuk fenomena super El Nino dengan intensitas sangat kuat yang dapat mengancam ketahanan pangan keluarga. Ketua Satgas Kesehatan Lingkungan dan Perubahan Iklim Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dr....
【Travel】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Prediksi Sevilla vs Real Madrid, Laga Degradasi Los Nervionenses
- Lemas Lansia Bukan Hanya Usia, Waspada Hipoglikemia
- Mikroplastik Ditemukan di Otak Manusia, Ini Kata Ilmuwan
- Berdebar Naik Tangga, Waspada Gangguan Irama Jantung
- Ibunda Bela Ria Ricis soal Tudingan Pengaruh Buruk
- Avigan, Obat Jepang, Berpotensi Lawan Hantavirus
Artikel Terbaru
Kunci Gitar Breathless Krisdayanti: Cara Kau Membuatku Tak Bernapas
6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme untuk Turunkan Berat Badan
Atur Ulang Jadwal BAB Agar Lebih Teratur
Lemas Lansia Bukan Hanya Usia, Waspada Hipoglikemia
Prakiraan Cuaca Ternate Rabu, 20 Mei 2026: Hujan Ringan
Virus Hanta Menular Lewat Kotoran Tikus, Waspadai Demam-Sesak
Tautan Sahabat
- 24 Atlet Dunia Debut Red Bull Cliff Diving di Bali
- Oleksandr Usyk dan Rico Verhoeven Rebut Status Raja Nil
- Timnas Voli Putri Uji Coba Lawan Korea Tanpa Megawati
- Wamenpora Taufik Hidayat Dukung Arena Selatan 2026 Cegah Tawuran
- Paulo Ricardo Nyaman di Jakarta, Buka Peluang Bertahan di Persija
- Farhan Halim Comeback, Doni Haryono Bersinar, Fahreza Absen
- Putri KW Akui Beban Gregoria Kini Pindah ke Pundaknya
- Skenari EVOS Gagal Lolos Playoff MPL S17 Terungkap
- EVOS Kalah 0-2 dari NAVI di MPL ID S17
- Digiland Run 2026 Hadirkan Half Marathon 21K Ramah Lingkungan