Lokasi: Bisnis >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Bisnis84 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/2su71fcdz.html
Artikel Terkait
PBB Bongkar Rencana Israel Rampas Palestina
BisnisPerserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) merilis laporan baru yang menuduh Israel melakukan pelanggaran serius terhadap hukum internasional hingga dugaan kejahatan perang di wilayah Palestina. Dalam laporan yang dirilis Senin (18/5/2026), PBB menyatakan tindakan militer Israel “dalam banyak kasus mungkin merupakan kejahatan perang dan kejahatan kekejaman lainnya”....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaLemas Lansia Bukan Hanya Usia, Waspada Hipoglikemia
Bisnisdr Agus mengungkapkan bahwa lansia sering tidak menunjukkan gejala khas saat mengalami hipoglikemia, berbeda dengan orang muda yang biasanya merasakan pusing atau keringat dingin. Kondisi diam ini justru berbahaya karena keluarga kerap terlambat menyadari penurunan drastis gula darah pada lansia....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaWaspada Stroke saat Tubuh Tiba-tiba Limbung dan Sempoyongan
Bisnisdr. Andre, Sp....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Chord Lagu Senyumlah Andmesh dari C untuk Masalah Hidup
- Ilmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
- Kemenkes Temukan Hipertensi Meningkat pada Anak SMA
- Kemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
- Israel Bangun Markas IDF di Bekas Kantor PBB Yerusalem
- Dongeng dan Permainan Edukatif Hibur Pasien Kanker Cilik Bandung
Artikel Terbaru
Penasihat Iran Kirim Peringatan ke Trump Sebelum Lawatan ke China
Lemas Lansia Bukan Hanya Usia, Waspada Hipoglikemia
Cahaya Biru Ponsel Ganggu Tidur? Ini Kata Ahli
Studi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
OpenAI Hadirkan Fitur Keuangan Pribadi di ChatGPT
Ilmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
Tautan Sahabat
- Mal Terbesar Asia di Iran Kalahkan China Jadi Nomor Satu Dunia
- Forum BRICS India Jadi Panggung RI Pertegas Peran Aktif
- Iran Kirim Pesan Keras ke AS di BRICS: Siap Perang dan Diplomasi
- Elon Musk dan 17 Bos AS Temui Xi Jinping di China
- Omar Daniel Bangga Jadi Tulang Punggung Keluarga
- PBB Bongkar Rencana Israel Rampas Palestina
- WHO Peringatkan Krisis Kesehatan Mental Ukraina Akibat Perang
- Mojtaba Khamenei Cedera di Awal Perang, Sempat Dirawat
- Dubes Kuba Paparkan Dampak Tekanan AS ke Megawati
- Polisi Jepang Tangkap Mahasiswi RI Buang Jenazah Bayi