Lokasi: Kesehatan >>
Kunci Jawaban PJOK Kelas 4 Halaman 155 Kurikulum Merdeka
Kesehatan218 Dilihat
RingkasanSebuah soal latihan mengukur denyut nadi menguji kemampuan siswa dalam mengisi bagian yang hilang dengan kata yang tepat. Andika Suhendar merasa lemas setelah denyut nadinya terhitung 55 kali per menit....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SISWA-SD-BELAJAR-10.jpg)
Sebuah soal latihan mengukur denyut nadi menguji kemampuan siswa dalam mengisi bagian yang hilang dengan kata yang tepat. Andika Suhendar merasa lemas setelah denyut nadinya terhitung 55 kali per menit. Dari data tersebut, guru menyimpulkan kondisi kebugaran Andika sedang tidak baik dan menyarankannya untuk beristirahat. Dalam kondisi bugar, Andika dikenal sebagai anak periang yang suka bergaul dan aktif dalam aktivitas fisik seperti pelajaran olahraga.
Soal tersebut merupakan bagian dari latihan mengisi titik-titik dalam paragraf dengan isian kata yang sesuai dari kotak jawaban. Data denyut nadi Andika yang rendah menunjukkan kebugarannya sedang menurun, sehingga ia perlu pemulihan. Aktivitas fisik yang biasanya dilakukan Andika saat sehat mencakup interaksi sosial dan partisipasi dalam pelajaran olahraga.
Latihan ini mengajarkan siswa untuk menghubungkan data medis sederhana dengan kondisi kebugaran seseorang. Hasil pengukuran denyut nadi Andika menjadi indikator utama dalam menentukan saran istirahat dari guru. Pemahaman tentang denyut nadi normal dan faktor yang memengaruhinya penting untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/2pr9v61hl.html
Artikel Terkait
Fitur AI Inbox Resmi Hadir di Gmail Android iOS
KesehatanFitur AI Inbox kini hadir di aplikasi Google setelah sebelumnya tersedia di versi web, berdasarkan laporan 9to5Google pada 7 Mei 2026. Perubahan paling mencolok terlihat pada bagian bawah aplikasi dengan penambahan tab khusus AI Inbox di antara menu, sehingga tampilan bawah aplikasi kini terdiri dari empat tab....
Baca SelengkapnyaIlmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
KesehatanAhli entomologi medis mengungkapkan bahwa manusia tidak selalu menjadi magnet nyamuk sepanjang waktu. Beberapa teori populer mengenai faktor yang menarik nyamuk ternyata tidak berdasar....
Baca SelengkapnyaIlmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
KesehatanAhli entomologi medis mengungkapkan bahwa manusia tidak selalu menjadi magnet nyamuk sepanjang waktu. Beberapa teori populer mengenai faktor yang menarik nyamuk ternyata tidak berdasar....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Chelsea Resmi Tunjuk Xabi Alonso sebagai Pelatih hingga 2030
- Preeklampsia Ancaman Serius Ibu Hamil, Deteksi Dini Penting
- Radiogenomics: Pendekatan Baru Deteksi Dini Penyakit di Indonesia
- Kesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
- Pre-Order MacBook Neo Indonesia Dibuka 15 Mei 2026
- Hantavirus Sulit Dikenali, Gejala Mirip Flu hingga DBD
Artikel Terbaru
Thailand Open 2026: Banyak Unggulan Tumbang di 16 Besar
Ilmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
Senam Ergonomik Bantu Lansia Jaga Sendi dan Redakan Stres
Kemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
Google Bantah Latih Gemini Pakai Email Gmail
Berdebar Naik Tangga, Waspada Gangguan Irama Jantung
Tautan Sahabat
- Robert Kardinal Yakin Papua Jadi Lumbung Tuna Nasional
- Indri Wahyuni Juri LCC MPR Soroti Artikulasi, Harta Rp4 M
- Ayah di Bandung Sekap Anak dan Ancam Bakar Rumah
- Ledakan di Gereja Intan Jaya Lukai Empat Warga
- Prakiraan Cuaca Bandung Raya: Barat Cerah, Kota Hujan
- Oknum ASN Tuban Divonis 8 Bulan Aniaya Petugas SPBU
- Julukan Kampung Texas, Transaksi Narkoba 24 Jam Dijaga 'Sniper'
- Dendam Pemicu, Pelaku Pembakar Mobil Kades Hoho Ditangkap
- Prakiraan Cuaca Pekanbaru: Hujan Ringan Dominasi Rabu Ini
- Remaja Bogor Tewas Digigit Mainan Ular Berbisa, Viral