Lokasi: Berita >>
SPMB Bandung 2026: Jadwal, Syarat, dan Ketentuan Lengkap
Berita6125 Dilihat
RingkasanPendataan untuk jenjang TK dimulai pada 22-26 Juni 2026 melalui website resmi SPMB Kota Bandung. Proses penerimaan murid baru dilakukan melalui beberapa jalur, mulai dari domisili, afirmasi, mutasi, hingga prestasi dengan jadwal dan persyaratan yang berbeda di tiap jenjang pendidikan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-KOTA-BANDUNG-34534534.jpg)
Pendataan untuk jenjang TK dimulai pada 22-26 Juni 2026 melalui website resmiSPMB Kota Bandung. Proses penerimaan murid baru dilakukan melalui beberapa jalur, mulai dari domisili, afirmasi, mutasi, hingga prestasi dengan jadwal dan persyaratan yang berbeda di tiap jenjang pendidikan.
Orang tua dan calon peserta didik diimbau memperhatikan tahapan pendataan, pendaftaran, seleksi, hingga daftar ulang agar tidak melewatkan jadwal yang telah ditentukan. Mengutip laman resmi SPMB Kota Bandung 2026, berikut informasi selengkapnya mengenai alur dan jadwal penerimaan.
Setiap jalur penerimaan memiliki ketentuan khusus yang harus dipenuhi oleh peserta didik. Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Pendidikan memastikan proses ini berjalan transparan dan akuntabel demi pemerataan akses pendidikan bagi seluruh warga.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/2noed2rhp.html
Artikel Terkait
BMKG Rilis Prakiraan Cuaca 7 Wilayah Bangka Belitung Besok
BeritaSeluruh wilayah Provinsi Sementara terpantau mengalami cuaca ekstrem berdasarkan data resmi dari bmkg. go....
【Berita】
Baca SelengkapnyaDPR Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi Puncak Haji
BeritaFase pergerakan jemaah menuju Armuzna menjadi tahapan paling krusial dalam penyelenggaraan haji tahun ini, demikian disampaikan Singgih kepada wartawan, Minggu (17/5/2026). Singgih menilai potensi kepadatan jemaah dan cuaca ekstrem harus diantisipasi secara serius demi menjamin keselamatan jemaah, terutama bagi jamaah lanjut usia dan berisiko tinggi....
【Berita】
Baca SelengkapnyaKesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
BeritaDokter Spesialis Bedah Saraf dari RS Pusat Otak Nasional (RSPON) Prof. Dr....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Toyota Zenix Hybrid Fleet Rilis 2027, Fitur Diturunkan
- Hantavirus Tewaskan 3 Orang di Indonesia, Terbaru Kalbar
- Tidur Lama tapi Ngantuk dan Ngorok? Waspada Gangguan Jantung
- 80% Kebutaan Usia 50+ Dipicu Katarak di Indonesia
- Alvaro Arbeloa Dinilai Toksik untuk Real Madrid
- Menkes: Tanpa Transformasi Digital, Layanan Kesehatan Bermutu Mustahil
Artikel Terbaru
Toyota Respons Positif Insentif EV, Minta Jangan Fokus Satu Teknologi
WHO Dalami Vaksin Uji Coba untuk Lawan Ebola
Food Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
Dongeng dan Permainan Edukatif Hibur Pasien Kanker Cilik Bandung
Insentif EV Baru Jaga Momentum Transisi Kendaraan Listrik
BPJS Kesehatan Perluas Cathlab untuk Pasien Jantung
Tautan Sahabat
- Polisi Tangkap Pria di Kebumen Aniaya Istri dan Mertua Hingga Tewas
- Panglima Jilah Temui Jokowi, Ajak Main Film Kolosal
- Prakiraan Cuaca Papua Barat: Hujan Ringan-Sedang di Arfak
- ART Tersangka Kematian Bocah 11 Tahun Akibat Pengobatan Mistik
- Bupati Bogor Ajak Warga Jaga Sungai, 220 Kg Ikan Ditangkap
- Wagub Babel Hellyana Divonis 4 Bulan Penjara Kasus Hotel
- Prakiraan Cuaca Sorong 20 Mei: Hujan Ringan dan Kabut
- Batik Ciprat BRILiaN Kemodo, Disabilitas Buktikan Karya Hebat
- Prakiraan Cuaca Madura: Masalembu, Sumenep Hujan Petir
- Dubes Spanyol Temui Wali Kota Semarang Bahas Kerja Sama