Lokasi: Pendidikan >>
Politeknik Transportasi Darat STTD Buka Jalur Mandiri 2024
Pendidikan539 Dilihat
RingkasanPoliteknik Transportasi Darat Indonesia-STTD (PTDI-STTD) membuka pendaftaran mahasiswa baru melalui website SIPENCATAR mulai 7 Mei 2026 hingga 31 Mei 2026. Dalam seleksi kali ini, calon peserta tidak hanya bisa memilih program studi di PTDI-STTD, tetapi juga di kampus kerja sama seperti Politeknik Transportasi Sungai Danau dan Penyeberangan (Poltektrans SDP) Palembang dan Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Politeknik-Transportasi-Darat-Indonesia-STTD-34563443.jpg)
Politeknik Transportasi Darat Indonesia-STTD (PTDI-STTD) membuka pendaftaran mahasiswa baru melalui website SIPENCATAR mulai 7 Mei 2026 hingga 31 Mei 2026. Dalam seleksi kali ini, calon peserta tidak hanya bisa memilih program studi di PTDI-STTD, tetapi juga di kampus kerja sama seperti Politeknik Transportasi Sungai Danau dan Penyeberangan (Poltektrans SDP) Palembang dan Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali.
Tersedia berbagai pilihan jurusan di bidang transportasi darat, logistik, perkeretaapian, hingga pelayaran yang dapat dipilih sesuai minat dan rencana karier peserta. Setiap calon peserta dapat memilih maksimal tiga program studi dari seluruh pilihan yang tersedia di ketiga kampus tersebut. Tahap seleksi meliputi seleksi administrasi, nilai akademik, hingga tes kesehatan dan kebugaran.
Mengutip website resmi PTDI-STTD, informasi lengkap mengenai jadwal, syarat, dan tata cara pendaftaran dapat diakses langsung melalui portal SIPENCATAR. Program ini memberikan kesempatan luas bagi calon mahasiswa untuk mengembangkan karier di sektor transportasi nasional.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/2nnooobsi.html
Artikel Terkait
Murray Valley Tewaskan 2 Orang di Australia Akibat Virus Nyamuk
PendidikanDepartemen Kesehatan Wilayah Utara menyebut kasus ini sebagai bagian dari peningkatan risiko penyakit yang dibawa nyamuk. TRT World melaporkan bahwa kasus ini muncul setelah virus MVE sebelumnya terdeteksi pada populasi nyamuk di Darwin, ibu kota wilayah tersebut....
Baca SelengkapnyaRadiogenomics: Pendekatan Baru Deteksi Dini Penyakit di Indonesia
PendidikanTeknologi yang menggabungkan radiologi dan genomik dinilai mampu membantu tenaga medis mendeteksi risiko penyakit secara lebih personal bahkan sebelum gejala muncul. Founder Rhemedi Medical Services, dr....
Baca SelengkapnyaPreeklampsia Ancaman Serius Ibu Hamil, Deteksi Dini Penting
PendidikanTekanan darah tinggi saat kehamilan atau preeklampsia menyebabkan lebih dari 70 ribu kematian ibu dan 500 ribu kematian janin setiap tahun di dunia. Tingginya risiko tersebut mendorong edukasi mengenai preeklampsia semakin penting, terutama bagi perempuan usia produktif....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- JBP Vs Zhaiyk di Semifinal AVC Champions League 2026
- Waspada Stroke saat Tubuh Tiba-tiba Limbung dan Sempoyongan
- Hantavirus Sulit Dikenali, Gejala Mirip Flu hingga DBD
- Hantavirus Bukti Nyata Ancaman Zoonosis dari Hewan
- Iran Ancam Jadikan Teluk Oman Kuburan Kapal AS
- WHO Peringatkan 12 Negara Soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
Artikel Terbaru
Persib dan Borneo FC Bersaing di Dua Laga Sisa
WHO Peringatkan 12 Negara Soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
El Nino Picu Kebakaran Hutan, Asap Ancam Anak Pneumonia
Kabut Abu-abu Ancam Kesehatan Warga Jabodetabek
Pelatih Ekuador Sebastian Beccacece Tanpa Karier Pemain
Kemenkes Temukan Hipertensi Meningkat pada Anak SMA
Tautan Sahabat
- Googlebook Laptop AI Gabungan Android ChromeOS Diumumkan
- Wamena Resmi Operasi, Kapasitas Internet Tembus 40 Gbps
- Apple Hadirkan Iklan di Apple Maps, Privasi Tetap Terjaga
- Instagram Rilis Fitur Instants, Mirip Snapchat
- Apple Batal Hadirkan Touch ID di Apple Watch
- Klaim Kode Redeem FC Mobile 10 Mei: Pemain 117 OVR
- Transformasi Digital Tingkatkan Kebutuhan Backup Data Aman
- Samsung Galaxy S26 Ultra Pecahkan Rekor Charging Android
- Apple dan Intel Kembali Jalin Kerja Sama
- WhatsApp Plus Kini Tersedia di iPhone, Mulai Rp14 Ribuan