Lokasi: Pendidikan >>
SPMB Jabar 2026: Daftar SMA SMK Maung dan Bedanya
Pendidikan878 Dilihat
RingkasanSPMB Reguler dan SMA/SMK Maung sama-sama menjadi pintu masuk ke sekolah negeri, tetapi memiliki perbedaan dari sisi pendekatan seleksi dan karakter program yang ditawarkan. SPMB Reguler umumnya mengacu pada mekanisme penerimaan berbasis jalur standar seperti domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi dengan sistem kuota yang telah ditetapkan secara nasional....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JABAR-2026-45345433.jpg)
SPMB Reguler dan SMA/SMK Maung sama-sama menjadi pintu masuk ke sekolah negeri, tetapi memiliki perbedaan dari sisi pendekatan seleksi dan karakter program yang ditawarkan. SPMB Reguler umumnya mengacu pada mekanisme penerimaan berbasis jalur standar seperti domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi dengan sistem kuota yang telah ditetapkan secara nasional. Sementara itu, SMA/SMK Maung merupakan skema khusus yang dikembangkan di Jawa Barat dengan penekanan pada penguatan karakter, kedisiplinan, serta pembinaan yang lebih intensif sesuai kebutuhan daerah.
Perbedaan ini membuat daftar sekolah yang masuk kategori SMA/SMK Maung menjadi perhatian tersendiri, karena tidak semua sekolah negeri otomatis masuk dalam program tersebut. SMA/SMK Maung merupakan sekolah dengan sistem pembinaan khusus, sehingga proses seleksinya tidak hanya berfokus pada nilai akademik, tetapi juga mempertimbangkan rekam jejak kedisiplinan serta prestasi siswa selama di sekolah sebelumnya. Kesiapan calon peserta didik untuk mengikuti pembinaan yang lebih intensif menjadi salah satu aspek penting dalam penilaian.
Peserta didik yang diterima di SMA/SMK Maung diharapkan memiliki komitmen tinggi terhadap dunia pendidikan, termasuk kesediaan untuk menaati aturan sekolah yang lebih ketat dan mengikuti program pembinaan karakter secara berkelanjutan. Pendaftaran calon murid baru sekolah Maung dilakukan melalui website resmi. Mengutip laman Disdik Jawa Barat, berikut daftar SMA dan SMK Maung dalam SPMB Jabar 2026.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/2ls1tt15v.html
Sebelumnya: Penembakan Islamic Center San Diego Tewaskan 5 Orang
Berikutnya: Apple Batal Hadirkan Touch ID di Apple Watch
Artikel Terkait
Polisi Jepang Tangkap Dua Penyusup Kandang Monyet Viral
PendidikanDua pria ditangkap polisi setelah satu di antaranya memanjat pagar dan masuk ke area habitat monyet di Kebun Binatang Ichikawa, dekat Tokyo, pada Minggu pagi sambil mengenakan kostum karakter. Polisi menyebut kedua pria itu ditangkap atas dugaan menghalangi operasional kebun binatang secara paksa, di mana rekannya merekam aksi tersebut menggunakan telepon genggam....
Baca SelengkapnyaWNA di Jakarta Kontak Erat dengan Pasien Hantavirus
PendidikanPlt Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kemenkes Andi Saguni menerangkan, International Health Regulations National Focal Point (IHR NFP) Inggris mengirimkan notifikasi kepada Indonesia pada 7 Mei 2026 mengenai kontak erat warga negara asing (WNA) dengan pasien tertentu. WNA Inggris berusia 60 tahun itu mengikuti perjalanan menggunakan kapal pesiar MV Hondius dan memiliki riwayat kontak, termasuk satu penginapan di Saint Helena serta duduk berdekatan dalam penerbangan menuju Johannesburg, Afrika Selatan....
Baca SelengkapnyaHantavirus Tewaskan 3 Orang di Indonesia, Terbaru Kalbar
PendidikanHantavirus kembali menjadi perhatian global setelah terdeteksi di Kalimantan Barat dan menyebabkan satu pasien meninggal dunia pada Maret 2026. Gubernur Kalimantan Barat, Harisson, mengonfirmasi temuan satu kasus virus Hanta berdasarkan hasil pemeriksaan spesimen yang dikirim oleh Dinkes Provinsi....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Vanja Bukilic Kembali ke Red Sparks Liga Voli Korea
- Food Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
- Tidur Lama tapi Ngantuk dan Ngorok? Waspada Gangguan Jantung
- DPR Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi Puncak Haji
- Messi Akhirnya Menang di Kandang, Kutukan Patah di MLS
- Tidur Lama tapi Ngantuk dan Ngorok? Waspada Gangguan Jantung
Artikel Terbaru
Bardia Saadat Cedera, Bela Jakarta Bhayangkara Batal
Ilmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
Kabut Abu-abu Ancam Kesehatan Warga Jabodetabek
Kesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
Newcastle Kalahkan West Ham, Tottenham Semakin Dekat Bertahan
Hantavirus, Leptospirosis, Pes: Beda Penyakit dari Tikus
Tautan Sahabat
- BCA Buka Magang Bakti 2026 untuk Lulusan SMA-S1
- Jakarta Job Fair 19-20 Mei 2026, 42 Perusahaan Buka Ribuan Lowongan
- Proses Pemilihan Ketua Umum PPP Diungkap Eks Pimpinan Sidang
- Primus Yustisio Minta Gubernur BI Perry Mundur karena Rupiah
- 5 WNI Ditahan Israel, GPCI Minta Bantuan MPR
- AKP Deky Diduga Minta Rp65 Juta dari Bandar Ishak
- Trump Apresiasi Prabowo, Indonesia Masuk BoP
- Komisi III DPR Minta Komunitas Motor Tak Sekadar Touring
- Agenda Jokowi Keliling Indonesia, Yunarto Sebut Untungkan PSI
- 6 Jet Tempur Rafale dan Radar Thales Perkuat TNI