Lokasi: Bisnis >>
Unpad Buka Beasiswa Pascasarjana 2026, S2-S3 Tuntas 4 Tahun
Bisnis68542 Dilihat
RingkasanBeasiswa Unggulan Pascasarjana Padjadjaran 2026 resmi dibuka untuk mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan Magister (S2) dan Doktor (S3) melalui skema pendampingan langsung dari promotor unggulan. Pendaftaran program ini dilakukan melalui mekanisme SMUP Reguler Pascasarjana dan berlangsung hingga 13 Juli 2026....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Beasiswa-Unggulan-Pascasarjana-Unpad-2026.jpg)
Beasiswa Unggulan Pascasarjana Padjadjaran 2026 resmi dibuka untuk mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan Magister (S2) dan Doktor (S3) melalui skema pendampingan langsung dari promotor unggulan. Pendaftaran program ini dilakukan melalui mekanisme SMUP Reguler Pascasarjana dan berlangsung hingga 13 Juli 2026.
BUPP 2026 dirancang untuk mencetak sumber daya manusia unggul melalui percepatan pendidikan. Penerima beasiswa akan memperoleh sejumlah fasilitas pendanaan yang mencakup biaya kuliah, biaya hidup, serta tunjangan penelitian. Program ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk mendapatkan bimbingan langsung dari promotor yang kompeten di bidangnya.
Persyaratan pendaftaran meliputi: Warga Negara Indonesia atau Warga Negara Asing; lulusan program Sarjana atau Sarjana Terapan yang terakreditasi oleh BAN PT/LAM-PTKes; memiliki IPK minimal 3,25 bagi lulusan dari Perguruan Tinggi di Indonesia atau GPA minimal 3,5 skala 4 bagi lulusan Perguruan Tinggi Luar Negeri; memiliki sertifikat Tes Kemampuan Akademik (TKA) dari Pusat Inovasi Psikologi Universitas Padjadjaran; serta sertifikat English Language Test (ELT) UNPAD yang masih berlaku (maksimal 2 tahun) dengan nilai minimal 525, atau tes kemampuan Bahasa Inggris dari institusi resmi yang diakui UNPAD.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/1vazdkosf.html
Artikel Terkait
Dendam Pemicu, Pelaku Pembakar Mobil Kades Hoho Ditangkap
BisnisPolres Banjarnegara menangkap RP (34), pelaku pembakaran mobil Hoho Alkaf di halaman rumahnya. Pelaku nekat membakar mobil putih korban karena dendam atas keterlambatan pembayaran gaji saat ia bekerja sebagai sopir dump truk....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaWaspada Monkey Malaria, Deforestasi Dekatkan Nyamuk Pembawa Penyakit
BisnisDr Inke Nadia Diniyanti Lubis, Dokter spesialis anak konsultan infeksi penyakit tropik dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), mengungkapkan bahwa masih banyak masyarakat Indonesia yang belum memahami ancaman penyakit Monkey Malaria. "Saya tahu di Indonesia ini masih banyak sekali masyarakat yang belum cukup paham," ujarnya dalam media briefing virtual pada Kamis (14/5/2026)....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaKemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
BisnisAndes Virus yang ditemukan pada kasus di kapal pesiar MV Hondius merupakan jenis berbeda yang banyak tersebar di wilayah Amerika Selatan dan hingga kini belum pernah dilaporkan ditemukan di Indonesia, baik pada manusia maupun tikus. “Distribusi virus ini tersebar di Amerika dan hingga saat ini belum pernah dilaporkan di Indonesia, baik pada manusia maupun tikus,” ujar Andi....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Jurnalis Thoudy Dibebaskan, Ibu Menanti Kepulangan Putra
- BPJS Kesehatan Efisien Rp 6,5 Triliun dari Pencegahan Fraud
- Hipertensi dan Jantung Kini Ancaman Usia 20-30 Tahun
- Diet Suntik Tak Hanya Hilangkan Lemak, Otot Juga Terbakar
- Kronologi Neuer Kembali ke Timnas Jerman Panggilan Nagelsmann
- Hantavirus Tewaskan 3 Orang di Indonesia, Terbaru Kalbar
Artikel Terbaru
Insentif EV Baru Jaga Momentum Transisi Kendaraan Listrik
WHO Peringatkan 12 Negara soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
Kemenkes Pastikan Infrastruktur Kesehatan Siap Lawan Hantavirus
Waspada Stroke saat Tubuh Tiba-tiba Limbung dan Sempoyongan
Kamelia Fokus Keadilan Ammar Zoni, Tunda Rencana Nikah
Pancaroba, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Gizi Seimbang
Tautan Sahabat
- Trump Spam 20 Konten AI Serang Musuh Termasuk Iran
- IRGC Iran Bocorkan Serangan ke AS Pakai Satelit China
- Israel Tangkap 5 Relawan, 4 WNI di Kapal GSF Rawan
- WHO Peringatkan Krisis Kesehatan Mental Ukraina Akibat Perang
- Inggris Pasang Sistem Anti-Drone Baru di Jet Tempur Typhoon
- Netanyahu Sebut Mojtaba Hidup, Akui AS-Israel Keliru Prediksi Selat Hormuz
- Putin Genjot Produksi Drone, Kekuatan Militer Iran Menguat
- Menlu Singapura Dukung Indonesia Hadapi Krisis Energi
- Ratusan Warga Irlandia Protes Kematian Pria Kongo
- Mesir Perkuat Pertahanan Udara Arab Saudi, UEA, Kuwait