Lokasi: Berita >>
SPMB Bandung 2026: Jadwal, Syarat, dan Ketentuan Lengkap
Berita73 Dilihat
RingkasanPendataan untuk jenjang TK dimulai pada 22-26 Juni 2026 melalui website resmi SPMB Kota Bandung. Proses penerimaan murid baru dilakukan melalui beberapa jalur, mulai dari domisili, afirmasi, mutasi, hingga prestasi dengan jadwal dan persyaratan yang berbeda di tiap jenjang pendidikan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-KOTA-BANDUNG-34534534.jpg)
Pendataan untuk jenjang TK dimulai pada 22-26 Juni 2026 melalui website resmiSPMB Kota Bandung. Proses penerimaan murid baru dilakukan melalui beberapa jalur, mulai dari domisili, afirmasi, mutasi, hingga prestasi dengan jadwal dan persyaratan yang berbeda di tiap jenjang pendidikan.
Orang tua dan calon peserta didik diimbau memperhatikan tahapan pendataan, pendaftaran, seleksi, hingga daftar ulang agar tidak melewatkan jadwal yang telah ditentukan. Mengutip laman resmi SPMB Kota Bandung 2026, berikut informasi selengkapnya mengenai alur dan jadwal penerimaan.
Setiap jalur penerimaan memiliki ketentuan khusus yang harus dipenuhi oleh peserta didik. Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Pendidikan memastikan proses ini berjalan transparan dan akuntabel demi pemerataan akses pendidikan bagi seluruh warga.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/12ctf1pef.html
Artikel Terkait
Wanita Tewas di Serang Ternyata Korban Pembunuhan Pelaku
BeritaPolresta Serang Kota menangkap pria berinisial SH sebagai terduga pelaku pembunuhan Babay, wanita yang ditemukan tewas tergantung di pohon melinjo. Kasat Reskrim Polresta Serang Kota, Kompol Alfano Ramadhan mengungkapkan SH memiliki hubungan dekat dengan korban dan ditangkap pada Kamis (21/5/2026) malam....
【Berita】
Baca SelengkapnyaKemenkes Awasi Pelaku Perjalanan Amerika Latin soal Hantavirus
BeritaPelaksana Tugas Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan, Andi Saguni mengumumkan pengawasan ketat terhadap pelaku perjalanan dari Amerika Selatan, terutama Argentina, menyusul kasus penyebaran Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) di Kapal MV Hondius. Pernyataan itu disampaikan di Kantor Bakom RI, Jakarta, pada Rabu (13/5/2026)....
【Berita】
Baca SelengkapnyaWaspada Monkey Malaria, Deforestasi Dekatkan Nyamuk Pembawa Penyakit
BeritaDr Inke Nadia Diniyanti Lubis, Dokter spesialis anak konsultan infeksi penyakit tropik dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), mengungkapkan bahwa masih banyak masyarakat Indonesia yang belum memahami ancaman penyakit Monkey Malaria. "Saya tahu di Indonesia ini masih banyak sekali masyarakat yang belum cukup paham," ujarnya dalam media briefing virtual pada Kamis (14/5/2026)....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Sandy Walsh Bintang Lapangan, Bawa Buriram United ke Final
- Mikroplastik Ditemukan di Otak Manusia, Ini Kata Ilmuwan
- BPJS Kesehatan Efisien Rp 6,5 Triliun dari Pencegahan Fraud
- Hantavirus Bukti Nyata Ancaman Zoonosis dari Hewan
- Portugal Panggil 28 Pemain Piala Dunia 2026, Jota Simbol Kekuatan
- Wabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
Artikel Terbaru
Sarwendah Pertimbangkan Jalur Hukum Atas Tudingan Pesugihan
Protein Hewani Kunci Asam Amino Esensial Tumbuh Kembang Anak
Kesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
Hantavirus Tewaskan 3 Orang di Indonesia, Terbaru Kalbar
D'Masiv Kembali ke Indie, Rilis Logo Pesawat Kertas dan Lagu Inggris
BPJS Kesehatan Efisien Rp 6,5 Triliun dari Pencegahan Fraud
Tautan Sahabat
- Aplikator Ojol Dapat Komisi 8 Persen dari Ekosistem Digital
- Jasa Raharja Libatkan Driver Online Percepat Lapor Laka
- Pelemahan Rupiah Dongkrak Ekspor Tambang dan Perkebunan
- Under Invoicing Sebabkan Kebocoran Fiskal, Akademisi Minta Badan Ekspor Baru Lindungi Negara
- IHSG Ambrol 3,37 Persen pada 21 Mei 2026
- QRIS BRI Permudah Warung Ibu Nurul Tanpa Repot Kembalian
- Koperasi Diajak Garap Pasar Luar Negeri Lewat Jejaring Global
- 8 Peringatan The Economist untuk Pemerintahan Prabowo
- Aktivitas Ekonomi Warga Lesu Imbas Industri Nikel Melambat
- Susukan Menangi Desa BRILiaN BRI dengan Ekonomi Cetuk