Lokasi: Kuliner >>
Unesa Buka Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka 2026
Kuliner98841 Dilihat
RingkasanUniversitas Negeri Surabaya (Unesa) membuka Jalur Mandiri Prestasi bagi siswa yang pernah menjadi pengurus OSIS dan/atau dewan ambalan selama di bangku SMA/MA/SMK/Paket C. Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi dengan biaya Rp300 ribu untuk satu pilihan program studi dan Rp400 ribu untuk dua pilihan program studi....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-negeri-surabaya-unesa-x.jpg)
Universitas Negeri Surabaya (Unesa) membuka Jalur Mandiri Prestasi bagi siswa yang pernah menjadi pengurus OSIS dan/atau dewan ambalan selama di bangku SMA/MA/SMK/Paket C. Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi dengan biaya Rp300 ribu untuk satu pilihan program studi dan Rp400 ribu untuk dua pilihan program studi. Khusus untuk program studi S1 Kedokteran, biaya pendaftaran sebesar Rp750 ribu.
Persyaratan utama mencakup keaktifan sebagai pengurus inti atau anggota dewan ambalan yang dibuktikan dengan surat keterangan dari sekolah. Tata cara pendaftaran dimulai dengan mengisi formulir daring, mengunggah dokumen pendukung, dan melakukan pembayaran sesuai program studi yang dipilih. Jadwal seleksi Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka Unesa 2026 telah ditetapkan dengan tahapan verifikasi berkas dan pengumuman hasil.
Informasi lebih lanjut mengenai jadwal, tata cara, dan persyaratan lengkap dapat diakses melalui portal resmi Unesa. Calon mahasiswa diimbau untuk mempersiapkan dokumen seperti rapor, sertifikat prestasi, dan surat rekomendasi sekolah sebelum mendaftar. Jalur ini menjadi alternatif bagi siswa berprestasi di bidang organisasi untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Unesa.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/0xzmcgesc.html
Artikel Terkait
Trump Tunda Serangan Iran atas Permintaan Negara Teluk
KulinerPresiden Amerika Serikat Donald Trump mengaku menerima permintaan dari para pemimpin untuk menghentikan rencana serangan skala besar terhadap Iran. Dalam unggahan di Truth Social pada Selasa (19/5/2026) dini hari waktu Indonesia, Trump menyebut bahwa dirinya diberi tahu adanya kesepakatan yang dapat diterima oleh kedua belah pihak....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaGunung Soffeh Dibom 20 Kali, Rudal Iran Aman
KulinerPerdebatan baru muncul di kalangan militer dunia setelah serangan udara AS terhadap jaringan fasilitas bawah tanah di Isfahan tidak mampu melumpuhkan aktivitas militer Iran. Isfahan, yang dikenal sebagai kota bersejarah dengan arsitektur Persia, ternyata merupakan jantung kompleks militer-industri Iran yang dilindungi oleh pegunungan Zagros....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaBlokade AS, Iran Imbau Warga Hemat BBM dan Listrik
KulinerMajid Doustali, anggota Komite Perencanaan dan Anggaran parlemen Iran, menyerukan masyarakat berpartisipasi aktif mengurangi konsumsi energi nasional. Dalam keterangan resminya, Doustali menegaskan penghematan listrik, air, dan bahan bakar kini bukan sekadar persoalan ekonomi tetapi bagian dari upaya nasional menghadapi apa yang disebut Iran sebagai "perang ekonomi" dari musuh-musuh negara tersebut....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
Artikel Terbaru
Google-Meta Tingkatkan Kualitas Instagram di Android
CENTCOM Akui Blokade, Selat Hormuz Jadi Senjata Iran
Polisi Tokyo Tangkap Eks Bos MTU Jepang Kasus Rp170 Miliar
Arsitek Bali Nyoman Popo Danes Bawa Filosofi ke Panggung Dunia
Veda Pratama Finis P4 di Moto3 Prancis 2026
Siklus 9 Tahun Hubungan Trump-Xi: Mesra KTT Lalu Perang Tarif
Tautan Sahabat
- Diaspora Indonesia Meriahkan Fukuyama Rose Festival Raih Pujian
- China vs AS: Perbandingan Mitra Dagang Terbanyak
- Israel Rencanakan Serangan Baru ke Iran
- Siklus 9 Tahun Hubungan Trump-Xi: Mesra KTT Lalu Perang Tarif
- Penembakan Islamic Center San Diego Tewaskan 5 Orang
- Macron Tegur Peserta KTT Afrika, Tuai Kritik Pedas
- Trump Tunda Serang Iran Atas Permintaan Qatar, Saudi, UEA
- Menlu Singapura Dukung RI Hadapi Krisis Energi
- Turki Incar Investor Asing di Tengah Konflik Iran
- Tabrakan Kereta Maut Bangkok, Mirip Tragedi Bekasi Timur?