Lokasi: Gaya Hidup >>
SPMB Jabar 2026: Daftar SMA SMK Maung dan Bedanya
Gaya Hidup759 Dilihat
RingkasanSPMB Reguler dan SMA/SMK Maung sama-sama menjadi pintu masuk ke sekolah negeri, tetapi memiliki perbedaan dari sisi pendekatan seleksi dan karakter program yang ditawarkan. SPMB Reguler umumnya mengacu pada mekanisme penerimaan berbasis jalur standar seperti domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi dengan sistem kuota yang telah ditetapkan secara nasional....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JABAR-2026-45345433.jpg)
SPMB Reguler dan SMA/SMK Maung sama-sama menjadi pintu masuk ke sekolah negeri, tetapi memiliki perbedaan dari sisi pendekatan seleksi dan karakter program yang ditawarkan. SPMB Reguler umumnya mengacu pada mekanisme penerimaan berbasis jalur standar seperti domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi dengan sistem kuota yang telah ditetapkan secara nasional. Sementara itu, SMA/SMK Maung merupakan skema khusus yang dikembangkan di Jawa Barat dengan penekanan pada penguatan karakter, kedisiplinan, serta pembinaan yang lebih intensif sesuai kebutuhan daerah.
Perbedaan ini membuat daftar sekolah yang masuk kategori SMA/SMK Maung menjadi perhatian tersendiri, karena tidak semua sekolah negeri otomatis masuk dalam program tersebut. SMA/SMK Maung merupakan sekolah dengan sistem pembinaan khusus, sehingga proses seleksinya tidak hanya berfokus pada nilai akademik, tetapi juga mempertimbangkan rekam jejak kedisiplinan serta prestasi siswa selama di sekolah sebelumnya. Kesiapan calon peserta didik untuk mengikuti pembinaan yang lebih intensif menjadi salah satu aspek penting dalam penilaian.
Peserta didik yang diterima di SMA/SMK Maung diharapkan memiliki komitmen tinggi terhadap dunia pendidikan, termasuk kesediaan untuk menaati aturan sekolah yang lebih ketat dan mengikuti program pembinaan karakter secara berkelanjutan. Pendaftaran calon murid baru sekolah Maung dilakukan melalui website resmi. Mengutip laman Disdik Jawa Barat, berikut daftar SMA dan SMK Maung dalam SPMB Jabar 2026.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/0md69lsit.html
Artikel Terkait
Mahfud MD Dapat Jersey Timnas Spesial di Ultah ke-69
Gaya HidupSuasana hangat dan sederhana mewarnai perayaan ulang tahun ke-69 Mahfud MD yang dihadiri sejumlah sahabat, akademisi, budayawan, seniman, hingga kolega dekat. Meski digelar tanpa kemewahan berlebihan, sejumlah hadiah unik dan simbolis turut mewarnai perayaan tersebut....
Baca SelengkapnyaWHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
Gaya HidupDirektur Jenderal WHO Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus menyampaikan surat terbuka kepada warga Tenerife, Spanyol, dengan mengakui kekhawatiran masyarakat yang kembali teringat pandemi COVID-19....
Baca SelengkapnyaEl Nino Ekstrem: Ancaman DBD dan Gangguan Pencernaan Anak
Gaya HidupKetua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dr Piprim Basarah Yanuarso mengingatkan bahwa anak merupakan kelompok paling rentan menghadapi perubahan cuaca ekstrem yang memicu suhu panas dan kekeringan berkepanjangan. Menurutnya, perubahan cuaca tersebut perlu diwaspadai karena dapat memicu berbagai gangguan kesehatan pada anak....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- FIFA Bertemu Timnas Iran, Sambutan Cerah ke Piala Dunia 2026
- Kemenkes Awasi Minuman Manis, Nutri-Level Tekan Stroke dan Gagal Ginjal
- DPR Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi Puncak Haji
- Kemenkes Siaga Hantavirus, Siapkan Ribuan Tempat Tidur dan PCR
- WHO Nyatakan Wabah Ebola Darurat Kesehatan Global
- Studi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
Artikel Terbaru
Jafar/Felisha Ikuti Jejak Ubed, Menang di Thailand Open
Kesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
Wabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
Kemenkes Siaga Hantavirus, Siapkan Ribuan Tempat Tidur dan PCR
Kunci Gitar Seketika Rizwan Fadilah RnBoyz Mahalini
Avigan, Obat Jepang, Berpotensi Lawan Hantavirus
Tautan Sahabat
- Trump Angkut 13,5 Kg Uranium Venezuela, Publik Curiga
- Tabrakan Kereta Maut Bangkok, Mirip Tragedi Bekasi Timur?
- Gerakan 'Kecoak' Makin Santer di India
- Pemerintah Meksiko Batalkan Ubah Kalender Sekolah Saat Piala Dunia
- AS Desak Iran Penuhi 5 Tuntutan Baru, Uranium Jadi Taruhan
- Kongres AS Soroti Kerugian 42 Pesawat Pentagon Lawan Iran
- Arsitek Bali Nyoman Popo Danes Bawa Filosofi ke Panggung Dunia
- Kemlu Tegaskan Tak Ada Komunikasi Langsung dengan Israel
- Murray Valley Tewaskan 2 Orang di Australia Akibat Virus Nyamuk
- Trump Tunda Serang Iran Atas Permintaan Qatar, Saudi, UEA