Lokasi: Gaya Hidup >>
Syarat Daftar Telkom University Jakarta 2026, Seleksi Rapor
Gaya Hidup7 Dilihat
RingkasanJalur TUJ memberikan kesempatan bagi siswa SMA, SMK, maupun MA untuk mendaftar kuliah hanya menggunakan nilai rapor tanpa harus mengikuti ujian tulis. Program seleksi ini dibuka khusus untuk pendaftaran di program studi yang tersedia di SITU....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/telkom-university-pertahankan-4-tahun-gelar-kampus-no1_20210304_160642.jpg)
Jalur TUJ memberikan kesempatan bagi siswa SMA, SMK, maupun MA untuk mendaftar kuliah hanya menggunakan nilai rapor tanpa harus mengikuti ujian tulis. Program seleksi ini dibuka khusus untuk pendaftaran di program studi yang tersedia di SITU. Seluruh proses pendaftaran dilakukan secara online melalui aplikasi SITU Admission.
Melalui Jalur TUJ, calon mahasiswa dapat memilih hingga empat program studi dengan harga PIN pendaftaran sebesar Rp300 ribu. Pihak kampus juga menyediakan program Beasiswa Pintar dengan potongan hingga 100 persen bagi pendaftar yang memiliki nilai terbaik sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku. Tersedia juga promo diskon biaya pendaftaran sebesar 50 persen dengan menggunakan kode referral TUJ150. Promo tersebut berlaku hingga 10 Mei 2026 sehingga calon peserta dapat memanfaatkan potongan biaya sebelum masa promo berakhir.
Jalur ini menjadi alternatif bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi tanpa mengikuti ujian tulis. Pengumuman hasil seleksi nantinya dapat dilihat langsung melalui aplikasi SITU Admission pada menu “Laporan Kelulusan”. Peserta disarankan untuk rutin memantau akun masing-masing agar tidak melewatkan informasi penting terkait hasil seleksi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/0erdp2hed.html
Sebelumnya: Lirik Lagu 405 Justin Bieber: Loving On Me
Berikutnya: Kunci Gitar Say No Tasya Viral TikTok Besar Kepala
Artikel Terkait
Polisi Jepang Tangkap 14 WNA, WNI Overstay Hampir 7 Tahun
Gaya HidupSebanyak 14 warga asing dari Thailand, Indonesia, dan Kamboja berusia 20 hingga 50 tahun ditindak karena melanggar aturan keimigrasian di Kota Asahi. Mereka tinggal bersama di sebuah apartemen dengan delapan kamar, dan enam kamar di antaranya ditempati oleh 14 orang tersebut....
Baca SelengkapnyaRupiah Jeblok, Pengusaha Tercekik, PHK Massal Mengancam
Gaya HidupSubsektor manufaktur dengan ketergantungan tinggi terhadap bahan baku impor dan energi mengalami tekanan paling besar akibat kenaikan harga komoditas global dan pelemahan rupiah. Shinta menyampaikan hal tersebut kepada Tribunnews....
Baca SelengkapnyaHarga Emas Antam Stagnan di Rp2.769.000 per Gram
Gaya HidupHarga emas Antam stabil di level Rp2. 769....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Igor Tolic Sebut Gol Dramatis Bukti Persib Siap Hattrick
- Usia Pesawat Bukan Satu-satunya Penentu Keandalan Penerbangan
- Rupiah Ambrol, Dolar AS Tembus Rp17.750 di Money Changer
- Promo JSM Indomaret, Alfamart, Superindo: Minyak Fortune Rp42.900
- Pengadilan Houthi Yaman Hukum Mati 19 Terkait Koalisi Saudi
- Arsari Tambang Bangun Pusat Riset Timah dan REE di Bangka
Artikel Terbaru
Malaysia Masters 2026: Hanya Lanny/Apriyani ke 16 Besar
Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp7.622,5 Triliun
Purbaya: Harga Minyak Sulit Turun, Pemerintah Beri Insentif EV
Pacific Palace Hotel Batam Sajikan Buffet Nusantara Rp99 Ribu
Nico Paz, Wonderkid Argentina yang Bersinar di Piala Dunia 2026
Double Decker Hunian Baru Solusi Lahan Sempit Jakarta
Tautan Sahabat
- Rupiah Jeblok, Pengusaha Tercekik, PHK Massal Mengancam
- Menteri Bappenas Dorong PTPN I Percepat Program Pangan Prabowo
- DPR Desak BI Optimalkan Devisa Ekspor Demi Rupiah
- BRILink Toko Tika Jadi Jembatan Finansial Buruh Pabrik
- Prabowo Targetkan Pendapatan Negara 12,40 Persen PDB 2027
- Bank Indonesia Dinilai Kehilangan Trust Akibat Rupiah dan IHSG Anjlok
- Melestarikan Wastra Nusantara Lewat Tas Etnik Perempuan
- Prabowo Heran Ekonomi Tumbuh, Rakyat Makin Miskin
- Jaringan Irigasi 14 Km Dibangun untuk Swasembada Pangan
- IHSG Ambruk 3,08 Persen ke 6.396, Ini Pemicunya