Lokasi: Teknologi >>
Pendaftaran Jalur Rapor UNJ Ditutup 31 Mei 2026
Teknologi1372 Dilihat
RingkasanUniversitas Negeri Jakarta (UNJ) membuka seleksi PENMABA Jalur Portofolio Akademik Rapor 2026 bagi calon mahasiswa baru tanpa tes tertulis. Proses seleksi jalur ini menggunakan nilai rapor sebagai dasar penilaian utama....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-negeri-jakarta-unj-4345.jpg)
Universitas Negeri Jakarta (UNJ) membuka seleksi PENMABA Jalur Portofolio Akademik Rapor 2026 bagi calon mahasiswa baru tanpa tes tertulis. Proses seleksi jalur ini menggunakan nilai rapor sebagai dasar penilaian utama. Program tersebut diperuntukkan bagi siswa eligible yang belum diterima pada jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) maupun lulusan SMA/sederajat tahun 2026 yang belum lolos SNBP atau SNBT.
Calon peserta dapat melakukan pendaftaran secara daring melalui laman resmi UNJ dengan biaya pendaftaran sebesar Rp350.000. Dalam ketentuan yang diumumkan pihak kampus, setiap peserta hanya diperbolehkan memilih maksimal dua program studi, baik jenjang Sarjana (S-1) maupun Sarjana Terapan (D-4). Ketentuan ini berlaku untuk seluruh peserta PENMABA Jalur Portofolio Akademik Rapor tahun 2026.
Selain itu, terdapat beberapa syarat umum yang wajib diperhatikan calon pendaftar. Peserta yang sudah diterima melalui SNBP tidak dapat mengikuti seleksi ini. UNJ juga menegaskan bahwa peserta yang dinyatakan lolos PENMABA Jalur Rapor, tetapi kemudian melakukan daftar ulang pada jalur UTBK-SNBT 2026, maka kelulusannya pada jalur mandiri rapor otomatis dibatalkan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/09xpnsywm.html
Artikel Terkait
Prabowo Tak Pakai Dolar, Desa Paling Rentan Rupiah Melemah
TeknologiYusuf menanggapi pernyataan Presiden dengan menegaskan bahwa warga desa tetap terdampak pelemahan rupiah melalui rantai pasok barang dan jasa sehari-hari, meski mereka tidak memegang dolar AS secara fisik. Contoh nyata dampak tersebut terlihat pada pupuk urea dan NPK yang bahan bakunya berasal dari impor, solar untuk kebutuhan diesel sawah, serta pakan ternak yang bergantung pada jagung dan bungkil kedelai impor....
Baca SelengkapnyaProfil Sigit, Dirut PT Pindad Diminta Prabowo Bikin Mobil Presiden
TeknologiPresiden Prabowo Subianto mengaku terpaksa berdiri di dalam mobil kepresidenan untuk menyapa dan bersalaman dengan warga yang memadati jalan saat perjalanan dinas. Dalam pernyataannya melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden pada Senin (18/5/2026), Prabowo mengatakan kondisi itu cukup melelahkan karena jumlah rakyat yang sangat banyak....
Baca Selengkapnya9.000 Bangunan SMK Rusak, Butuh 6 Tahun Diperbaiki
TeknologiPemerintah mencatat telah membangun lebih dari 7. 586 ruang praktik untuk mendukung pembelajaran berbasis proyek atau project-based learning di sekolah-sekolah di Indonesia....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Stevan Pasaribu Curhat Kesepian Lewat Lagu Lama
- Kemenag Prediksi Idul Adha 27 Mei 2026, Hilal Terlihat
- KSPSI Minta Pemerintah Tekan Impor Demi Rupiah Stabil
- PDIP Sebut Jokowi Berkeliling Indonesia Ancam Prabowo
- Rumah Rachel Vennya-Okin, Kuasa Hukum Singgung Janji Manis
- Tujuh Komoditas Strategis Tak Perlu Impor, Ketahanan Pangan Kuat
Artikel Terbaru
Pendapatan Aset GBK Tembus Rp812 Miliar di 2025
Din Desak Netanyahu Bebaskan WNI Lewat Forum BoP
KPK Dalami Aliran Dana Bea Cukai dari Heri Black
Pimpinan Komisi III Minta Komunitas Motor Tak Sekadar Touring
Profil Sigit, Dirut PT Pindad Diminta Prabowo Bikin Mobil Presiden
Tujuh Jenazah WNI Korban Kapal Karam Dipulangkan
Tautan Sahabat
- Zulhas Janjikan Skema SPPG Beli Ikan Nelayan
- Jakarta Candle Ekspor Lilin Limbah Sawit Berkat KUR BRI
- Rupiah Sentuh Rp 17.532, Data Ekonomi Disebut Tak Realistis
- Prabowo Sampaikan KEM PPKF 2027 di Paripurna DPR Besok
- Pertumbuhan Ekonomi RI Mentereng, Rakyat Tak Rasakan
- IHSG Ambruk 3,08 Persen ke 6.396, Ini Pemicunya
- PaDi Dioptimalkan, BUMN Perkebunan Perkuat Ekosistem UMKM
- Cadangan 31 Miliar Ton, Batu Bara Penopang Energi Indonesia
- Sistem Digital Pantau Penebusan Pupuk Subsidi Hingga Titik Serah
- IHSG Anjlok 2 Persen Lebih, Tinggalkan Level 6.600