Lokasi: Gaya Hidup >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Gaya Hidup53963 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/086es4ork.html
Artikel Terkait
Prakiraan Cuaca Papua Barat: Kaimana-Fakfak Hujan Malam
Gaya HidupCuaca ekstrem melanda sebagian besar wilayah Papua Barat pada hari ini, Selasa (21/1/2025). BMKG mengeluarkan peringatan dini bagi masyarakat yang akan beraktivitas di luar ruangan, terutama nelayan, pengendara, dan warga di wilayah pesisir maupun pegunungan....
Baca SelengkapnyaPemanfaatan AI pada MRI Bantu Dokter Petakan Penyakit Kompleks
Gaya HidupRumah sakit swasta dan pemerintah mulai meningkatkan investasi pada teknologi pencitraan medis Magnetic Resonance Imaging (MRI) berbasis kecerdasan buatan (AI). Teknologi ini menghasilkan kualitas gambar lebih detail dan waktu pemeriksaan lebih efisien....
Baca SelengkapnyaWHO Sebut Kantong Nikotin Rasa Permen Incar Remaja
Gaya HidupWHO merilis laporan yang menyoroti bahaya rokok elektrik atau vape yang dipasarkan dengan rasa manis menyerupai permen dan buah-buahan, terutama karena strategi ini menargetkan anak muda dan remaja. Laporan tersebut dirilis menjelang Hari Tanpa Tembakau Sedunia yang diperingati setiap 31 Mei, dengan fokus tahun ini pada kecanduan nikotin....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- FIFA Bertemu Timnas Iran, Sambutan Cerah ke Piala Dunia 2026
- 80% Kebutaan Usia 50+ Dipicu Katarak di Indonesia
- WHO Dalami Vaksin Uji Coba untuk Lawan Ebola
- Cahaya Biru Ponsel Ganggu Tidur? Ini Kata Ahli
- Ammar Zoni Kembali ke Nusakambangan, Aditya Zoni Bicara Asmara
- Penyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
Artikel Terbaru
Syifa Hadju Sebut Soleil Bayi Tercantik yang Pernah Dilihat
Serat Kunci Kontrol Gula Darah Penderita Diabetes
Siswa SD Lombok Meninggal Usai Aksi Freestyle, Bahaya Medis Terungkap
Ilmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
Terjemahan Lirik All Too Well Taylor Swift: Lost in Translation
6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme Optimal Turunkan Berat Badan
Tautan Sahabat
- BYD Luncurkan M6 DM, MPV PHEV Irit 65 Km per Liter
- Wuling Eksion Mulai Diniagakan di India dengan Nama Starlight 560
- Inverse 2026 Satukan Pecinta Otomotif dan Industri Kreatif
- BYD Pastikan Pabrik Rp11,7 Triliun di Subang Beroperasi 2024
- Toyota Agya Club Manado Tempuh 3.027 Km ke GR DAY 2026
- Geely Tambah Diler Baru, Target 80 Jaringan Akhir Tahun
- MAN RR4 Debut Busworld 2026, Gempur Segmen Bus Premium
- Omo X Suspensi Double Wishbone Nyaman di Jalan Rusak
- Geely Siap Luncurkan SUV Bensin Baru di Indonesia
- Insentif EV Baru Jaga Momentum Transisi Kendaraan Listrik