Lokasi: Pendidikan >>
SPMB Jabar 2026: Daftar SMA SMK Maung dan Bedanya
Pendidikan9765 Dilihat
RingkasanSPMB Reguler dan SMA/SMK Maung sama-sama menjadi pintu masuk ke sekolah negeri, tetapi memiliki perbedaan dari sisi pendekatan seleksi dan karakter program yang ditawarkan. SPMB Reguler umumnya mengacu pada mekanisme penerimaan berbasis jalur standar seperti domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi dengan sistem kuota yang telah ditetapkan secara nasional....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JABAR-2026-45345433.jpg)
SPMB Reguler dan SMA/SMK Maung sama-sama menjadi pintu masuk ke sekolah negeri, tetapi memiliki perbedaan dari sisi pendekatan seleksi dan karakter program yang ditawarkan. SPMB Reguler umumnya mengacu pada mekanisme penerimaan berbasis jalur standar seperti domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi dengan sistem kuota yang telah ditetapkan secara nasional. Sementara itu, SMA/SMK Maung merupakan skema khusus yang dikembangkan di Jawa Barat dengan penekanan pada penguatan karakter, kedisiplinan, serta pembinaan yang lebih intensif sesuai kebutuhan daerah.
Perbedaan ini membuat daftar sekolah yang masuk kategori SMA/SMK Maung menjadi perhatian tersendiri, karena tidak semua sekolah negeri otomatis masuk dalam program tersebut. SMA/SMK Maung merupakan sekolah dengan sistem pembinaan khusus, sehingga proses seleksinya tidak hanya berfokus pada nilai akademik, tetapi juga mempertimbangkan rekam jejak kedisiplinan serta prestasi siswa selama di sekolah sebelumnya. Kesiapan calon peserta didik untuk mengikuti pembinaan yang lebih intensif menjadi salah satu aspek penting dalam penilaian.
Peserta didik yang diterima di SMA/SMK Maung diharapkan memiliki komitmen tinggi terhadap dunia pendidikan, termasuk kesediaan untuk menaati aturan sekolah yang lebih ketat dan mengikuti program pembinaan karakter secara berkelanjutan. Pendaftaran calon murid baru sekolah Maung dilakukan melalui website resmi. Mengutip laman Disdik Jawa Barat, berikut daftar SMA dan SMK Maung dalam SPMB Jabar 2026.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/0271q5oyp.html
Artikel Terkait
Curigai Rismon, Dokter Tifa Buka Jalur Baru Ijazah Jokowi
PendidikanPublik tidak hanya menyoroti substansi dokumen yang dipersoalkan, tetapi juga dinamika internal kelompok aktivis yang selama ini vokal mengkritisi persoalan tersebut. Dokter Tifa mengaku sejak awal memiliki kekhawatiran terhadap arah gerakan yang dibawa Rismon karena dinilai mulai melebar ke isu-isu di luar substansi polemik....
Baca SelengkapnyaKecelakaan SUV Mengintai, Pilih Ban yang Tepat Demi Keselamatan
PendidikanKesalahan memilih ban bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga taruhan nyawa. Data mencatat sekitar 10,7 persen kecelakaan lalu lintas disebabkan oleh faktor kendaraan, termasuk insiden pecah ban....
Baca SelengkapnyaToyota Pertimbangkan Jual Mobil PHEV Murah
PendidikanToyota masih mempertimbangkan peluncuran mobil Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) di Indonesia. Bansar, perwakilan Toyota, menyatakan pihaknya perlu melihat kebutuhan konsumen terlebih dahulu sebelum menghadirkan teknologi tersebut....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
Artikel Terbaru
Layvin Kurzawa Cedera Akhir Musim Usai Kemenangan Persib
Wuling Eksion Mulai Diniagakan di India dengan Nama Starlight 560
BYD Atto 1 STD Rp199 Juta, Target Pengguna EV Pemula
Honda Patenkan Motor Trail Listrik Rasa Konvensional
El Rumi Ucapkan Selamat untuk Al Ghazali yang Jadi Ayah
Umar Abdullah Juara 2 Lamborghini Super Trofeo Eropa 2026
Tautan Sahabat
- Agen BRILink BUMDes Kemudo Jaga Dompet Warga dan Cegah Penipuan
- BRI KPR Permudah Masyarakat Miliki Properti Fleksibel
- Prabowo Tanya Rupiah ke Purbaya Saat Serah Terima Rafale
- Analis Mandiri Targetkan IHSG 9.050 di Tengah Tekanan Energi
- Kaesang-Akbar Himawan Hadiri Malam Dukung Bryan Ketum HIPMI
- Libur Panjang, Arus Ferry Merak-Bakauheni Padat
- Koperasi Diajak Bangun Jejaring Bisnis Internasional
- Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp7.622,5 Triliun
- Generasi Muda Didorong Berkiprah di Industri Sawit
- IBC Mulai Produksi BESS Juli 2026 Dukung Target 100 GW