Lokasi: Berita >>
Pendaftaran Seleksi Mandiri UNS Dibuka 11 Mei 2026
Berita12379 Dilihat
RingkasanUniversitas Sebelas Maret (UNS) resmi membuka pendaftaran Seleksi Mandiri tahun ini dengan tiga jalur masuk utama, sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat di seluruh Indonesia. Calon mahasiswa dapat mengakses seluruh informasi terkait tahapan, alur, hingga mekanisme pendaftaran melalui situs resmi UNS....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Seleksi-Mandiri-UNS-2026.jpg)
Universitas Sebelas Maret (UNS) resmi membuka pendaftaran Seleksi Mandiri tahun ini dengan tiga jalur masuk utama, sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat di seluruh Indonesia. Calon mahasiswa dapat mengakses seluruh informasi terkait tahapan, alur, hingga mekanisme pendaftaran melalui situs resmi UNS.
Seleksi Mandiri UNS tahun ini dibagi menjadi tiga kelompok jalur masuk. Pertama adalah Jalur Reguler yang mencakup Ujian Tulis UNS serta penggunaan nilai Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional. Jalur ini menjadi salah satu opsi utama bagi calon mahasiswa yang ingin masuk UNS melalui seleksi akademik. Kedua adalah Jalur Afirmasi yang diperuntukkan bagi kelompok tertentu, seperti jalur Disabilitas, Bibit Unggul, Kemaslahatan, serta Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K). Jalur ini disiapkan untuk memberikan kesempatan lebih luas kepada calon mahasiswa dari berbagai latar belakang.
Ketiga adalah Jalur Kemitraan yang melibatkan kerja sama dengan Mitra Strategis dan Ikatan Keluarga Alumni (IKA) UNS. Jalur ini menjadi bagian dari kolaborasi kampus dengan berbagai pihak dalam menjaring calon mahasiswa berkualitas. Melalui berbagai jalur tersebut, UNS menegaskan komitmennya untuk menghadirkan sistem penerimaan mahasiswa baru yang inklusif, adaptif, dan mampu menjaring talenta terbaik dari seluruh Indonesia.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/news/mutmxtb8h.html
Artikel Terkait
Iran Kirim Pesan Keras ke AS di BRICS: Siap Perang dan Diplomasi
BeritaMenteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, dalam pidatonya pada Pertemuan Menteri Luar Negeri BRICS di India, Kamis (14/5/2026), mengecam Washington dan Tel Aviv atas apa yang disebutnya sebagai "agresi brutal dan ilegal" terhadap Iran. Araghchi menegaskan bahwa Iran tidak dapat dipatahkan dan justru menjadi lebih kuat serta lebih bersatu ketika berada di bawah tekanan....
【Berita】
Baca SelengkapnyaChina Ungguli AS dalam Jumlah Mitra Dagang Global
BeritaDalam persaingan memperluas jaringan mitra dagang ke berbagai kawasan seperti Asia, Afrika, Eropa, hingga Amerika Latin, muncul pertanyaan besar mengenai negara mana yang lebih dominan menjalin hubungan perdagangan global di tengah ketegangan geopolitik dan perang tarif. Mengutip data Direction of Trade Statistics dari Dana Moneter Internasional (IMF), kebangkitan perdagangan global setelah berakhirnya Perang Dingin menunjukkan demokrasi liberal dan pasar terbuka berkembang di banyak bekas negara blok Soviet, sementara pusat perdagangan global masih bertumpu pada pasar konsumen AS....
【Berita】
Baca SelengkapnyaTabrakan Kereta Maut Bangkok, Mirip Tragedi Bekasi Timur?
BeritaKecelakaan kereta api di Thailand pada Sabtu, 16 Mei 2026 pukul 15. 40 waktu setempat menyisakan duka mendalam dan membuka mata banyak pihak mengenai rapuhnya sistem keselamatan transportasi di sejumlah negara di Asia Tenggara....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Inter Milan dan PSG Juara, Man City Tekuk Arsenal
- Iran Kirim Pesan Keras ke AS di BRICS: Siap Perang dan Diplomasi
- India Larang Rakyat Beli Emas Selama Setahun
- Gencatan Senjata Diperpanjang, Israel dan Hezbollah Saling Serang
- Program Goes to Campus I.League Bekali Peserta Peluang Karier Sepakbola
- Israel Hentikan Relawan Sumud Flotilla, Netanyahu Pantau dari Tel Aviv
Artikel Terbaru
Jadwal Sprint MotoGP Catalunya 2026, Bagnaia Frustrasi
China Gelar Jamuan Mewah untuk Donald Trump
Trump Tolak Tawaran Iran, Sebut Gencatan Senjata Sekarat
Iran Kirim Pesan Keras ke AS di BRICS: Siap Perang dan Diplomasi
Pengadilan Houthi Yaman Hukum Mati 19 Terkait Koalisi Saudi
Arab Saudi Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Pertama Kali
Tautan Sahabat
- Rupiah Jeblok, Pengusaha Tercekik, PHK Massal Mengancam
- Pertamina Hulu Indonesia Lampaui Target Produksi Migas
- Pertamina Operasikan Dua Kapal Gas Raksasa Jaga Pasokan LPG
- Arsari Tambang Bangun Pusat Riset Timah dan REE di Bangka
- Minyak Iran Rp 900 Miliar Laku di BPA Fair
- Rangkap Jabatan di Danantara Dinilai Ganggu Kinerja
- Prabowo Dorong Industrialisasi, Kemenperin Target Indonesia Produsen
- BRILink Toko Tika Jadi Jembatan Finansial Buruh Pabrik
- Pemerintah Patok Harga Ekspor Emas 150.555 Dolar AS
- Stok Beras Pecah Rekor, Tapi Minyakita Langka