Lokasi: Olahraga >>
Pendaftaran TKAD SPMB Jogja 2026 Berakhir Besok
Olahraga99 Dilihat
RingkasanCalon siswa dari luar Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) wajib mengikuti Tes Kemampuan Akademik Daerah (TKAD) sebagai syarat pendaftaran SPMB Jogja. Setelah mendaftar, siswa lulusan luar DIY akan mengikuti tes tersebut berdasarkan informasi resmi dari laman pendaftaran....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/TKAD-DIY-2026-34523434.jpg)
Calon siswa dari luar Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) wajib mengikuti Tes Kemampuan Akademik Daerah (TKAD) sebagai syarat pendaftaran SPMB Jogja. Setelah mendaftar, siswa lulusan luar DIY akan mengikuti tes tersebut berdasarkan informasi resmi dari laman pendaftaran. TKAD menjadi instrumen seleksi utama bagi peserta dari luar wilayah untuk mengukur kemampuan akademik sebelum diterima di sekolah tujuan.
Prosedur pendaftaran TKAD mengharuskan calon peserta untuk melengkapi data diri dan memilih sekolah tujuan di DIY. SPMB Jogja menetapkan jadwal tes secara terpusat yang diumumkan melalui laman resmi penerimaan. Peserta dari luar DIY harus memastikan ketersediaan kuota dan memenuhi persyaratan administratif yang telah ditentukan oleh panitia.
Informasi lengkap mengenai jadwal, biaya, dan tata cara pendaftaran TKAD dapat diakses melalui portal resmi SPMB Jogja. Panitia mengimbau calon siswa untuk memantau pengumuman terbaru agar tidak melewatkan batas waktu pendaftaran. TKAD menjadi langkah krusial bagi siswa luar DIY untuk bersaing mendapatkan tempat di sekolah favorit di Yogyakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/news/duw2vq46n.html
Artikel Terkait
Rupiah Ambrol, Dolar AS Tembus Rp17.750 di Money Changer
OlahragaNilai tukar dolar terhadap rupiah di kios-kios money changer Jakarta Selatan menunjukkan angka lebih tinggi dibandingkan patokan internasional. Reporter Tribunnewscom menemukan di kawasan Blok M, satu money changer menetapkan nilai tukar dolar AS mencapai Rp17....
【Olahraga】
Baca SelengkapnyaLarangan Potong Kuku dan Rambut Jelang Kurban
OlahragaKurban mengajarkan nilai keikhlasan, kepedulian sosial, dan semangat berbagi kepada sesama selain sebagai bentuk ketaatan. Ibadah kurban merupakan satu di antara ibadah yang dicontohkan oleh Nabi Ibrahim AS sebagai tanda agar manusia terus menyembah Allah SWT....
【Olahraga】
Baca SelengkapnyaTuntutan 128 Halaman untuk 3 TNI Pembunuh Kacab Bank BUMN
OlahragaOditur Militer dari Oditurat Militer II-07 Jakarta, Mayor (Chk) Wasinton Marpaung, menyampaikan surat tuntutan untuk tiga oknum TNI terdakwa setebal 128 lembar halaman dalam sidang lanjutan di Pengadilan Militer Jakarta, Senin. Ketua Majelis Hakim, Kolonel Chk Fredy Ferdian Isnartanto, membuka sidang sekitar pukul 15....
【Olahraga】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Ayu Aulia Tulis Kalimat Bijak Usai Dihujat Pengakuan Hubungan Pejabat R
- Harta Teddy Indra Wijaya Tembus Rp20 Miliar
- Jokowi Keliling Indonesia, Siap Kembali ke Panggung Politik
- ULD Terbatas, Akses Pendidikan Disabilitas Belum Inklusif
- Okupansi Perkantoran Segitiga Emas Jakarta Tembus 72 Persen
- Polemik Cerdas Cermat, Ketua Komisi II Minta Juri Dicopot
Artikel Terbaru
Pemerintah dan Muhammadiyah Potensi Rayakan Idul Adha Bersamaan
Jadwal Puasa Tarwiyah dan Arafah 1447 H/2026
TNI AL Temukan 16 Ton Timah Ilegal di Gudang PIK
Bamsoet Tekankan Peran Kebangsaan di HUT ke-8 Motor Besar
Casemiro Andai Carrick Datang Lebih Awal ke MU
Polisi Diminta Tembak Begal di Tempat, Indonesia Darurat
Tautan Sahabat
- Rupiah Terancam Rp17.600, BI Diminta Jaga Kepercayaan Investor
- Rupiah Ambrol, Dolar AS Tembus Rp17.750 di Money Changer
- Libur Panjang, Arus Ferry Merak-Bakauheni Padat
- Rupiah Anjlok ke Rp 17.735, Tertekan FOMO Valas
- Pertamina Hulu Indonesia Lampaui Target Produksi Migas
- KAI Jual 504 Ribu Tiket Long Weekend, Yogyakarta Favorit
- KSP Dudung Ungkap Maksud Prabowo Soal Dolar Desa
- Promo Alfamart, Indomaret, Superindo 13 Mei: Minyak Fortune Rp42.800
- Pernyataan Prabowo Soal Rupiah Dinilai Bahayakan Masyarakat Desa
- Rupiah Jeblok, Pengusaha Tercekik, PHK Massal Mengancam