Lokasi: Berita >>
6 Keunggulan Kuliah di PTKIN, Pendaftaran Ditutup 30 Mei
Berita587 Dilihat
RingkasanUM-PTKIN 2026 masih membuka pendaftaran hingga 30 Mei 2026, mengajak generasi muda Indonesia bergabung ke PTKIN yang berkembang menjadi pusat pendidikan tinggi modern. Abdul Aziz menyatakan PTKIN mengintegrasikan sains, teknologi, riset global, dan penguatan karakter berbasis moderasi beragama untuk membentuk lulusan adaptif, beretika, dan berdaya saing internasional....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/UM-PTKIN-2026.jpg)
UM-PTKIN 2026 masih membuka pendaftaran hingga 30 Mei 2026, mengajak generasi muda Indonesia bergabung ke PTKIN yang berkembang menjadi pusat pendidikan tinggi modern. Abdul Aziz menyatakan PTKIN mengintegrasikan sains, teknologi, riset global, dan penguatan karakter berbasis moderasi beragama untuk membentuk lulusan adaptif, beretika, dan berdaya saing internasional. UM-PTKIN 2026 dapat diikuti lulusan MA, MAK, SMA, SMK, SPM, PDF, PKPPS, dan sederajat tahun 2024, 2025, dan 2026.
Peserta dapat memilih maksimal tiga program studi pada PTKIN maupun PTN serta menentukan lokasi ujian secara mandiri. Proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi dengan biaya Rp 200.000 (Dua ratus ribu rupiah), belum termasuk biaya tambahan jika menggunakan bank selain Bank Mandiri. PTKIN terus bergerak menuju internasionalisasi dan digitalisasi melalui tiga pilar utama untuk menyiapkan kompetensi profesional dan karakter unggul.
Melalui UM-PTKIN 2026, institusi ini membuka kesempatan luas bagi generasi muda menjadi bagian dari ekosistem akademik inklusif, inovatif, dan berdaya saing. Abdul Aziz menegaskan PTKIN hadir sebagai institusi yang mengintegrasikan ilmu, nilai, dan karakter dalam lingkungan akademik modern. Pendaftaran masih dibuka hingga akhir Mei 2026 bagi lulusan berbagai jenjang pendidikan menengah.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/news/b81okbpnc.html
Artikel Terkait
Lansia Diabetes Wajib Aktif Cegah Luka Busuk
Beritadr Agus mengungkapkan kebiasaan kurang gerak pada lansia justru bisa memicu masalah serius seperti kekakuan otot dan sendi. Hal ini disampaikannya dalam Healthy Talk di kanal YouTube Tribun Health pada Senin (18/5/2026)....
【Berita】
Baca SelengkapnyaAlex Marquez Alami Kecelakaan Motor Salto di MotoGP Catalunya
BeritaInsiden kecelakaan beruntun mewarnai MotoGP setelah Pedro Acosta melambat saat akan memasuki tikungan 10. Motor RC-16 miliknya yang berada di posisi tengah lintasan kesulitan menghindar karena kehilangan tenaga....
【Berita】
Baca SelengkapnyaDaftar Pemain Timnas MLBB Asian Games 2026: Full Alter Ego
BeritaPBESI resmi mengumumkan skuad Timnas MLBB Indonesia untuk Asian Games 2026 melalui akun Instagram resminya pada Minggu (17/5) malam WIB. Skuad yang dipilih kali ini sepenuhnya diisi oleh pemain dari dalam negeri tanpa pemain naturalisasi atau asing....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Jennifer Coppen Cemburu Lihat Kamari dan Kekasih Justin Hubner
- Unmul Juara Campus League Samarinda, Lolos ke The National Jakarta
- Marc Marquez Menangis, Luka Mandalika Harus Dioperasi Lagi
- 10 Tim Basket SMA Berebut Tiket Asia Pasifik di Singapura
- Usia Minimal Kambing Kurban Berapa Tahun? Ini Aturannya
- David Franico Pimpin PERBASASI DKI, Target PON XXII
Artikel Terbaru
KUHP Baru Berlaku, Perusahaan Keuangan Wajib Transparan
Rexy Mainaky Target All Malaysian Final di Malaysia Masters 2026
49 Offroader Ramaikan Kejurnas Adventure Offroad Tangkiling
Veda Pratama Finis P4 di Moto3 Prancis 2026
Danes Rabani Gelar Showcase, Iwan Fals Dukung Album Debut
RRQ Hoshi Kalah 0-2 dari Geek Fam, Gagal ke Playoff
Tautan Sahabat
- Menkeu Guyur Pasar Obligasi Rp2 Triliun Tiap Hari Redam Rupiah
- Agen BRILink BUMDes Kemudo Jaga Dompet Warga dan Cegah Penipuan
- BYD Tanggapi Potensi Kenaikan Harga Imbas Rupiah Turun
- IHSG Ambruk 3,08 Persen ke 6.396, Ini Pemicunya
- Prabowo Tanya Rupiah ke Purbaya Saat Serah Terima Rafale
- Sistem Digital Pantau Penebusan Pupuk Subsidi Hingga Titik Serah
- Emas Antam Stagnan di Rp2.839.000 per Gram Hari Ini
- Dolar AS Hari Ini Rp17.502,08 di Kurs Jual BI
- BI Didorong Naikkan Suku Bunga, Rupiah Melemah
- Bank Indonesia Dinilai Kehilangan Trust Akibat Rupiah dan IHSG Anjlok