Lokasi: Berita >>
KKP Buka PENTARU 2026, Ini Daftar Sekolah dan Syarat
Berita44312 Dilihat
RingkasanKementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) secara resmi meluncurkan Penerimaan Peserta Didik (Pentaru) 2026 pada Selasa (12/5) di Kantor Pusat KKP. Peluncuran program ini dilakukan oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP), I Nyoman Radiarta, yang mewakili Menteri Kelautan dan Perikanan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/KKP-Resmi-Buka-PENTARU-2026.jpg)
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) secara resmi meluncurkan Penerimaan Peserta Didik (Pentaru) 2026 pada Selasa (12/5) di Kantor Pusat KKP. Peluncuran program ini dilakukan oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP), I Nyoman Radiarta, yang mewakili Menteri Kelautan dan Perikanan.
KKP merupakan lembaga pemerintah yang bertugas mengelola sektor kelautan dan perikanan Indonesia, termasuk pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang tersebut. Terdapat beberapa jalur penerimaan, mulai dari jalur khusus hingga jalur umum dan mandiri, dengan fokus utama pada anak pelaku usaha dan pendukung sektor kelautan dan perikanan. Adapun kuota penerimaan dibagi berdasarkan jalur pendidikan, termasuk skema 100 persen jalur khusus pada satuan tertentu serta 80 persen umum dan 20 persen jalur khusus di unit PK-BLU, dikutip dari Instagram resmi KKP.
Dalam sambutannya, Nyoman Radiarta menegaskan bahwa pembangunan sektor kelautan dan perikanan sangat bergantung pada kualitas SDM. Menurutnya, transformasi menuju sektor yang maju dan berkelanjutan hanya dapat dicapai melalui pendidikan vokasi yang mampu melahirkan generasi unggul, adaptif, dan berintegritas. “Melalui Pentaru 2026, kita tidak hanya membuka proses penerimaan peserta didik, tetapi juga menyiapkan generasi baru pelaku utama sektor kelautan dan perikanan yang akan menjadi penggerak utama ekonomi biru di masa depan. Para peserta didik yang akan bergabung adalah calon-calon profesional yang diharapkan mampu menjawab tantangan zaman serta membawa inovasi bagi kemajuan sektor ini,” ujarnya.
KKP memiliki sejumlah kampus vokasi yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, yaitu Politeknik Kelautan dan Perikanan (Poltek KP) di beberapa daerah, Akademi Komunitas Kelautan dan Perikanan (Akom KP), serta Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM). Kampus-kampus ini menjadi pusat pendidikan tinggi vokasi yang menyiapkan tenaga ahli di bidang teknologi kelautan, perikanan tangkap, budidaya, pengolahan hasil laut, hingga manajemen usaha perikanan modern.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/news/aol3bvb35.html
Artikel Terkait
Pengacara Bantah Okin Punya Utang ke Rachel Vennya
BeritaPerseteruan Okin dan Rachel Vennya bermula dari sengketa rumah yang sempat memanas di media sosial. Polemik kepemilikan rumah yang awalnya diperuntukkan bagi anak pertama mereka, Xabiru, menjadi masalah saat keduanya sepakat menjual rumah di Kemang seharga Rp4,1 miliar....
【Berita】
Baca SelengkapnyaRupiah Ambrol, Dolar AS Tembus Rp17.750 di Money Changer
BeritaNilai tukar dolar terhadap rupiah di kios-kios money changer Jakarta Selatan menunjukkan angka lebih tinggi dibandingkan patokan internasional. Reporter Tribunnewscom menemukan di kawasan Blok M, satu money changer menetapkan nilai tukar dolar AS mencapai Rp17....
【Berita】
Baca SelengkapnyaKemenperin dan LPEI Dorong Ekspor Rendang Payakumbuh
BeritaKementerian Perindustrian terus memperkuat daya saing Industri Kecil dan Menengah (IKM) agar mampu menembus pasar global melalui kolaborasi dengan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia dalam pengembangan sentra IKM berbasis potensi daerah lewat program One Village One Product (OVOP). Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan pendekatan OVOP difokuskan untuk mengangkat produk unggulan daerah agar mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Prabowo Tak Pakai Dolar, Desa Paling Rentan Rupiah Melemah
- ESG Batu Bara: Laporan Hijau Bentrok Fakta Lapangan
- Indonesia dan Belarus Teken MoU Bisnis Rp7 Triliun
- Jakarta Candle Ekspor Lilin Limbah Sawit Berkat KUR BRI
- Dokter Peringatkan Bahaya Salah Obat Diabetes Lansia
- Rupiah Tembus Rp17.600, IHSG Merosot 4,26 Persen
Artikel Terbaru
KPK Dalami Aliran Dana Bea Cukai dari Heri Black
Rini Bawa Bawang Goreng Desa Tembus Pasar Global
Promo Indomaret, Alfamart, Superindo 19 Mei: Popok Rp27.900
Koperasi Diajak Bangun Jejaring Bisnis Internasional
Kemenkes Pastikan Infrastruktur Kesehatan Siap Lawan Hantavirus
BWS Edukasi Generasi Muda Semarang soal Menabung Bijak
Tautan Sahabat
- Polisi Usut Model Diduga Dibegal Usai Pemotretan
- Polisi Pindahkan 321 WNA Kasus Judol ke Imigrasi
- Polisi Selidiki Pencuri Motor Bersenpi di Siang Hari
- Aktivis KontraS Andrie Yunus Jalani Operasi Wajah
- Pelaku Jambret WN Polandia di Menteng Ditangkap, Damai
- LBH Jakarta Desak Polda Tinjau Ulang Tim Pemburu Begal
- Terra Drone Bantah Abaikan Keselamatan Kerja Karyawan
- AMPG Kawal Kebijakan Sekolah Swasta Gratis Jakarta
- Pria Tewas Diduga Dilempar dari Lantai 2 Grogol
- TAUD Nilai Andrie Yunus Rentan Intimidasi di Sidang Militer