Lokasi: Olahraga >>
Fenomena Menguap Menular: Ini Penjelasan Ilmiahnya
Olahraga65767 Dilihat
RingkasanFenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak, respons sosial, dan kemampuan empati manusia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ernah-tiba-tiba-menguap-setelah-melihat-teman-di-sebelah.jpg)
Fenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak,respons sosial, dan kemampuan empati manusia. Ilmuwan hingga kini masih terus meneliti alasan pasti mengapa tubuh manusia seolah "meniru" respons sederhana ini secara tidak sadar.
Menurut para peneliti yang diwawancarai PBS NewsHour, saat tubuh lelah, kadar karbon dioksida dapat meningkat dan memicu sinyal tertentu di otak yang mendorong seseorang untuk menguap. Fenomena ini diduga berkaitan dengan mekanisme bernama social mirroring, yaitu kecenderungan otak untuk meniru tindakan orang lain secara tidak sadar. Respons serupa juga terjadi saat seseorang ikut tertawa, ikut menggaruk, atau otomatis tersenyum setelah melihat orang lain melakukannya. Dalam penelitian yang dikutip Psychology Today, sekitar 40 persen hingga 60 persen orang cenderung mengalami contagious yawning setelah melihat, mendengar, atau bahkan hanya memikirkan orang lain yang sedang menguap.
Temuan tersebut melahirkan teori bahwa contagious yawning mungkin berkaitan dengan empati, yaitu kemampuan seseorang untuk memahami dan merasakan apa yang dialami orang lain. Secara sederhana, otak bisa saja sedang membangun respons sosial tanpa kita sadari. Penelitian lain juga menemukan bahwa anak-anak umumnya baru mulai menunjukkan respons menguap menular pada usia tertentu. Meski begitu, temuan-temuan tersebut menunjukkan bahwa tindakan sesederhana menguap memiliki kaitan kompleks dengan mekanisme otak dan hubungan sosial manusia.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/news/52d7r1de2.html
Artikel Terkait
Hantavirus, Leptospirosis, Pes: Beda Penyakit dari Tikus
OlahragaPenyakit akibat tikus memiliki perbedaan mendasar meskipun sama-sama ditularkan oleh hewan pengerat. Dokter Spesialis Penyakit Dalam RSUP Dr....
【Olahraga】
Baca SelengkapnyaKode Redeem FF 10 Mei 2026, Klaim Bundle & Emote Eksklusif
OlahragaKode redeem FF terbaru 10 Mei 2026 dirilis Garena sebagai bagian dari komitmen menjaga antusiasme komunitas global. Selain menghadirkan gameplay kompetitif dan event menarik, Garena rutin membagikan redeem code sebagai bentuk apresiasi kepada pemain setianya....
【Olahraga】
Baca SelengkapnyaLG Rilis Mesin Cuci AI 20 Kg, Tipe WashTower dan Top Loading
OlahragaPT LG Electronics Indonesia (LG) meluncurkan koleksi mesin cuci terbaru untuk memperkuat posisinya sebagai penyedia inovasi perawatan pakaian terdepan. LG WashTower dan mesin cuci top loading hadir dengan mengutamakan kepraktisan, efisiensi, dan hasil optimal....
【Olahraga】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Pedagang Jaksel Ogah Jual Minyakita karena Mahal dan Langka
- Apple Hadirkan Iklan di Apple Maps, Privasi Tetap Terjaga
- Baterai Maju Tapi Konsumsi Daya Masih Boros
- Google Hapus 28 Aplikasi Klaim Bisa Lihat Riwayat WA
- Serka M Nasir Dituntut 12 Tahun atas Kasus Pembunuhan Kacab Bank
- Survei CNET: 13 Persen Konsumen Minat Ponsel Lipat
Artikel Terbaru
Rupiah Terancam Rp17.600, BI Diminta Jaga Kepercayaan Investor
OpenAI Hadirkan Fitur Keuangan Pribadi di ChatGPT
Googlebook Laptop AI Gabungan Android ChromeOS Diumumkan
Spotify Kembalikan Logo Lama Setelah Banjir Kritik
Dede Sunandar Talak Istri Lewat Telepon, Karen Hertatum Syok
iPhone 17 Pro Diklaim Punya Charging Tercepat Tahun Ini
Tautan Sahabat
- ESG Batu Bara: Laporan Hijau Bentrok Fakta Lapangan
- Promo Alfamart, Indomaret, Superindo 13 Mei: Minyak Fortune Rp42.800
- Junanto Herdiawan Resmi Pimpin BI Jabar Genjot Ekonomi Baru
- Agen BRILink BUMDes Kemudo Jaga Dompet Warga dan Cegah Penipuan
- Rupiah Tembus Rp17.500 meski Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen
- Rupiah Tembus Rp17.500, Harga Pangan-Elektronik-Obat Melonjak
- Telkom Solution Perkuat Transformasi Digital BUMN dengan AI
- DPR Soroti Kenaikan Komisi Marketplace Bebani UMKM
- Menkeu Purbaya Santai soal Rupiah dan IHSG Ambruk
- Dolar AS Hari Ini Rp17.502,08 di Kurs Jual BI