Lokasi: Olahraga >>
Fenomena Menguap Menular: Ini Penjelasan Ilmiahnya
Olahraga21 Dilihat
RingkasanFenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak, respons sosial, dan kemampuan empati manusia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ernah-tiba-tiba-menguap-setelah-melihat-teman-di-sebelah.jpg)
Fenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak,respons sosial, dan kemampuan empati manusia. Ilmuwan hingga kini masih terus meneliti alasan pasti mengapa tubuh manusia seolah "meniru" respons sederhana ini secara tidak sadar.
Menurut para peneliti yang diwawancarai PBS NewsHour, saat tubuh lelah, kadar karbon dioksida dapat meningkat dan memicu sinyal tertentu di otak yang mendorong seseorang untuk menguap. Fenomena ini diduga berkaitan dengan mekanisme bernama social mirroring, yaitu kecenderungan otak untuk meniru tindakan orang lain secara tidak sadar. Respons serupa juga terjadi saat seseorang ikut tertawa, ikut menggaruk, atau otomatis tersenyum setelah melihat orang lain melakukannya. Dalam penelitian yang dikutip Psychology Today, sekitar 40 persen hingga 60 persen orang cenderung mengalami contagious yawning setelah melihat, mendengar, atau bahkan hanya memikirkan orang lain yang sedang menguap.
Temuan tersebut melahirkan teori bahwa contagious yawning mungkin berkaitan dengan empati, yaitu kemampuan seseorang untuk memahami dan merasakan apa yang dialami orang lain. Secara sederhana, otak bisa saja sedang membangun respons sosial tanpa kita sadari. Penelitian lain juga menemukan bahwa anak-anak umumnya baru mulai menunjukkan respons menguap menular pada usia tertentu. Meski begitu, temuan-temuan tersebut menunjukkan bahwa tindakan sesederhana menguap memiliki kaitan kompleks dengan mekanisme otak dan hubungan sosial manusia.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/zqqmxrix9.html
Artikel Terkait
Eks Kasat Narkoba Kutai Barat Diborgol ke Rutan Bareskrim
OlahragaAKP Deky Jonathan Sasiang resmi ditahan di Rumah Tahanan Bareskrim Polri setelah diduga menjadi beking bisnis narkoba bandar Ishak. Kepala Dittipidnarkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso menyatakan pemeriksaan pendahuluan telah rampung dilakukan oleh Tim Penyidik Gabungan Subdit II, Subdit IV, dan Satgas NIC pada Selasa (18/5/2026)....
【Olahraga】
Baca SelengkapnyaAl Nassr Juara Liga Arab Saudi, Akhiri Penantian 7 Tahun
OlahragaCristiano Ronaldo dan kolega unggul dua angka dari rival abadi mereka, Klub asal Riyadh itu tercatat baru empat kali menjadi juara. Empat gelar tersebut hadir pada musim 2013/2014, 2014/2015, 2018/2019, dan kini 2025/2026....
【Olahraga】
Baca SelengkapnyaFIFA Bertemu Timnas Iran, Sambutan Cerah ke Piala Dunia 2026
OlahragaFIFA dan Federasi Sepak Bola Iran menggelar pertemuan tatap muka di markas Federasi Sepak Bola Turki yang dihadiri Sekretaris Jenderal FIFA, Mattias Grafstrom dan sejumlah tokoh penting kedua belah pihak. Pertemuan itu menjadi krusial karena FIFA mengejar kesediaan Timnas Iran untuk benar-benar berangkat ke Amerika Serikat yang akan menjadi tuan rumah pertandingan-pertandingan mereka....
【Olahraga】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Mantan Kasat Narkoba Kubar Jalani Sidang Etik Hari Ini
- Gelandang Manchester City Saksikan Laga Juara Persib Bandung
- Persaingan Degradasi Liga Spanyol Makin Panas, Sevilla Terancam
- Bojan Hodak Antar Persib ke Ambang Hattrick Juara
- Ogah Pisah, Eza Gionino Curiga Ada Pihak Pengaruhi Eca Banding
- Nico Paz, Wonderkid Argentina yang Bersinar di Piala Dunia 2026
Artikel Terbaru
Inter Milan dan PSG Juara, Man City Tekuk Arsenal
De Zerbi Targetkan Kemenangan Spurs di Stamford Bridge
Mbappe Ogah Main di Santiago Bernabeu, Real Madrid Krisis
Bosnia Panggil 26 Pemain Piala Dunia 2026, Dzeko dan Rekan Idzes Masuk
Butet Kartaredjasa Orasi di Titik Nol Yogya Peringati Reformasi
Messi Akhirnya Menang di Kandang, Kutukan Patah di MLS
Tautan Sahabat
- AS Siapkan Operasi Sledgehammer, Ancaman Perang Iran Menguat
- Trump Tolak Tawaran Iran, Sebut Gencatan Senjata Sekarat
- DPR Filipina Makzulkan Wapres Sara Duterte, Terancam Diskualifikasi
- 9 WNI Relawan GSF Bebas, Menuju Turki
- Rusia Ajak Wartawan Barat Buktikan Serangan Ukraina di Luhansk
- Petani Tiongkok Stroke saat Berjualan, Warga Borong 4 Ton Apel
- 41 Jenis Hantavirus, Virus Andes di Kapal Pesiar dan Indonesia
- PM Israel Kecam Ben-Gvir yang Ejek Aktivis
- Trump Tunda Serang Iran Atas Permintaan Qatar, Saudi, UEA
- Elon Musk dan 17 Bos AS Temui Xi Jinping di China