Lokasi: Bisnis >>
SPMB Jakarta 2026: Syarat Afirmasi, Domisili, Mutasi Orangtua
Bisnis288 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-34543534.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran. Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jakarta 2026 menyediakan beberapa jalur penerimaan, seperti afirmasi, domisili, dan mutasi, dengan kuota yang telah ditentukan.
Berdasarkan laman resmi SPMB Jakarta 2026, kuota Jalur Afirmasi sebanyak 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota Jalur Domisili mencapai 77 persen dari daya tampung, dengan prioritas ditentukan berdasarkan domisili Calon Murid Baru (CMB). Apabila jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah tertentu. Jika kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota dilimpahkan ke PMB Tahap Kedua.
Kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar persen dari daya tampung, yang meliputi beberapa kategori. Proses pendaftaran dan seleksi ini menjadi panduan bagi orang tua atau wali murid yang ingin mendaftarkan anaknya di jenjang SD melalui SPMB Jakarta 2026. Informasi lebih lengkap mengenai persyaratan dan tahapan dapat diakses melalui laman resmi SPMB Jakarta 2026.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/znmdpeer1.html
Artikel Terkait
Kunci Gitar Say No Tasya Viral TikTok Besar Kepala
BisnisTasya Kamila kembali menjadi sorotan setelah lagu lawasnya, "Say No", yang dirilis pada 4 November 2011, mendadak viral di TikTok sebagai latar konten lipsync dan video estetik. Lagu bergenre pop ceria ciptaan Cahyo "The Face" ini bercerita tentang penolakan terhadap lelaki buaya darat yang jago merayu, dan kini menjadi ekspresi percaya diri anak muda setelah 15 tahun berlalu....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaPakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
BisnisDicky menegaskan bahwa rentetan wabah dalam beberapa tahun terakhir membuktikan dunia mendesak menerapkan pendekatan One Health, yaitu keselarasan antara kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan. “Ebola, hantavirus, hingga Covid-19 memberi pesan serupa....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaKemenkes Temukan Hipertensi Meningkat pada Anak SMA
BisnisNadia mengungkapkan data International Health Metrics dan Survei Kesehatan Indonesia terbaru menunjukkan prevalensi tekanan darah tinggi di Indonesia mencapai angka yang mengkhawatirkan. Sekitar 50 hingga 60 juta penduduk Indonesia menderita tekanan darah tinggi, berdasarkan temuan survei tersebut....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Lirik Lagu 405 Justin Bieber: Loving On Me
- El Nino Ekstrem: Ancaman DBD dan Gangguan Pencernaan Anak
- WHO Tetapkan Darurat Ebola Global, Bandara Indonesia Siaga
- Hipertensi dan Jantung Kini Ancaman Usia 20-30 Tahun
- Gagal di Thailand Open, Ginting Tersingkir, 6 Wakl Lolos
- WHO Peringatkan 12 Negara Soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
Artikel Terbaru
JBP Lolos ke Semifinal AVC Champions 2026
WNA di Jakarta Kontak Erat dengan Pasien Hantavirus
Pancaroba, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Gizi Seimbang
Food Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
Borneo FC Tertahan 0-0 vs Persijap, Asa Juara Meredup
Hantavirus, Leptospirosis, Pes: Beda Penyakit dari Tikus
Tautan Sahabat
- Jurnalis WNI Diculik di Israel, Ibu Dapat Kabar Anak Dicegat IDF
- Plh Wali Kota Tasikmalaya Dicky Candra Dirawat di RS
- Gempa M4,6 Guncang Sukabumi, Terasa Hingga Bandung Bogor
- Ayah di Bandung Sekap Anak dan Ancam Bakar Rumah
- Waspada Hujan Lebat di Buleleng dan Klungkung, Kamis
- Polisi Geledah Ponpes Ponorogo Usai Pimpinan Tersangka Pencabulan
- Plafon Gedung Rp15,3 Miliar di Tuban Roboh Dua Kali
- Polisi Tetapkan Istri Tersangka Lukai Suami di Bantul
- 99 Persen Wilayah Terdampak Bencana Bersih Lumpur
- AKP Yohanes Bonar Tersangka Narkoba, Baru 5 Bulan Menjabat