Lokasi: Bisnis >>
Beasiswa Doktoral Unpad 2026 Dibuka, Ini Syaratnya
Bisnis29 Dilihat
RingkasanUniversitas Padjadjaran (Unpad) membuka pendaftaran Program Beasiswa BPDP 2026 hingga 13 Juli 2026 bagi calon mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan doktoral dengan pembiayaan penuh. Program ini diselenggarakan untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia unggul di bidang akademik dan riset, di mana peserta akan mendapatkan dana pendidikan serta riset selama maksimal tiga tahun dengan pendampingan dari promotor unggul Unpad....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/suasana-di-kampus-unpad-jatinangor-sumedang-kamis-2632020.jpg)
Universitas Padjadjaran (Unpad) membuka pendaftaran Program Beasiswa BPDP 2026 hingga 13 Juli 2026 bagi calon mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan doktoral dengan pembiayaan penuh. Program ini diselenggarakan untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia unggul di bidang akademik dan riset, di mana peserta akan mendapatkan dana pendidikan serta riset selama maksimal tiga tahun dengan pendampingan dari promotor unggul Unpad.
Program beasiswa ini ditujukan bagi lulusan S2 berprestasi yang memiliki motivasi akademik tinggi dan potensi penelitian yang kuat. Peserta yang lolos seleksi akan memperoleh sejumlah fasilitas pembiayaan, sehingga mahasiswa diharapkan dapat fokus menyelesaikan studi doktoral tepat waktu dan menghasilkan riset berkualitas. Beberapa persyaratan umum yang harus dipenuhi calon pendaftar antara lain: Warga Negara Indonesia (WNI) atau Warga Negara Asing (WNA), serta memiliki sertifikat Tes Kemampuan Akademik (TKA) dari Pusat Inovasi Psikologi Universitas Padjadjaran (PIP Unpad) dengan nilai minimal 525 yang masih berlaku.
Sebagai alternatif, calon pendaftar juga dapat menggunakan sertifikat Tes Potensi Akademik (TPA) dari institusi penyelenggara resmi lainnya yang diakui Unpad, seperti PLTI Himpsi, UGM, UNAIR, UI, atau BAPPENAS. Dengan dukungan pembiayaan penuh dan bimbingan dari para promotor unggul, program BPDP diharapkan dapat mencetak doktor-doktor berkualitas yang siap berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan riset di Indonesia.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/yv47fblgp.html
Artikel Terkait
AC Milan Cuci Gudang, Rafael Leao dan 4 Pemain Lain Dijual
BisnisAC Milan berpotensi kehilangan pemasukan hingga 80 juta euro atau setara Rp1,6 triliun jika gagal lolos ke Liga Champions musim depan, situasi yang membuat sejumlah pemain kunci masuk dalam daftar jual klub meski Rossoneri masih bersaing ketat dengan AS Roma di peringkat kelima yang memiliki poin sama dan Como di posisi keenam yang hanya terpaut dua poin. Laporan terbaru menyebut setidaknya ada lima nama utama yang berpeluang hengkang dari San Siro pada bursa transfer musim panas mendatang, yaitu Ruben Loftus-Cheek, Youssouf Fofana, dan Christopher Nkunku, mengingatkan pada musim panas lalu ketika Milan melepas pemain penting seperti Theo Hernandez, Malick Thiaw, hingga Tijjani Reijnders yang saat itu dianggap sebagai salah satu pemain terbaik sepanjang musim....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaSiswa SD Lombok Meninggal Usai Aksi Freestyle, Bahaya Medis Terungkap
BisnisSeorang siswa SD dari Desa Lenek Baru, Kecamatan Lenek, Lombok Timur meninggal dunia diduga setelah meniru aksi freestyle yang viral. Kepala Kepolisian Subsektor (Kapolsubsek) Lenek, Ipda Alam Prima Yogi, mengungkapkan korban adalah murid kelas 1 di SDN 3 Lenek Baru berinisial HIW....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaHoaks Media Sosial Picu Rendahnya Imunisasi Anak Aceh
BisnisAceh mencatatkan diri sebagai penyumbang terbesar angka anak tanpa imunisasi atau zero dose di tingkat nasional. Berdasarkan data berkala, jumlah anak yang belum pernah menerima vaksin DPT dosis pertama di Aceh terus meningkat setiap tahun, dari 52....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Arteta Dukung Bournemouth Kalahkan Teman Masa Kecil Guardiola
- Radiogenomics: Pendekatan Baru Deteksi Dini Penyakit di Indonesia
- Dokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes
- Kemenkes Siaga Hantavirus, Siapkan Ribuan Tempat Tidur dan PCR
- Thom Haye Bawa Persib Ungguli PSM Makassar 0-1
- El Nino Godzilla Tingkatkan Risiko Gizi Buruk dan Stunting Anak
Artikel Terbaru
Rupiah Melemah, Harga Mobil dan Elektronik Diprediksi Naik
Hantavirus, Leptospirosis, Pes: Beda Penyakit dari Tikus
El Nino Godzilla Tingkatkan Risiko Gizi Buruk dan Stunting Anak
IDAI Tegaskan ASI Standar Emas, Bukan Susu Formula
Ayu Aulia Dicap Duta Halusinasi Buntut Pengakuan Hubungan Pejabat
WHO Tetapkan Darurat Ebola Global, Bandara Indonesia Siaga
Tautan Sahabat
- Fitur AI Inbox Resmi Hadir di Gmail Android iOS
- Eksperimen AI Kafe di Swedia Berakhir Kacau
- Kode Redeem Fish It Roblox 19 Mei 2026 Klaim Hadiah
- Samsung Siap Rilis Galaxy Z Fold 8 dan Kacamata AI Juli 2026
- Akun Medsos Wajib Nomor Ponsel Demi Ruang Digital Sehat
- 20 Link Twibbon Hari Reformasi 21 Mei 2026 dan Cara Unggah
- Google Bocorkan Fitur Tersembunyi Fitbit Air
- Facebook Luncurkan Creator Fast Track, Kreator Raup Puluhan Juta
- Klaim Kode Redeem FC Mobile 14 Mei 2026, Dapat Gems
- Samsung Galaxy S26 Ultra Pecahkan Rekor Charging Android