Lokasi: Kuliner >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Kuliner15 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/yu3nrdctq.html
Artikel Terkait
Mendag: Mayoritas UMKM Tak Tahu Cari Pembeli Luar Negeri
KulinerBudi mengungkapkan ironi bahwa sebagian besar pegiat UMKM tidak mengetahui cara memasarkan produk ke luar negeri. Budi menemukan fenomena tersebut saat menemui ratusan pegiat UMKM dalam acara Ngobrol Produk Indonesia (Ngopi) UMKM pada Rabu (13/5/2026) di Jakarta....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaTujuh Komoditas Strategis Tak Perlu Impor, Ketahanan Pangan Kuat
KulinerPemerintah menegaskan penilaian ketahanan pangan tidak bisa hanya didasarkan pada komoditas seperti gandum yang secara agroklimatologis belum optimal diproduksi di dalam negeri. Kebijakan swasembada pangan tetap berjalan melalui penguatan produksi domestik, peningkatan cadangan pangan nasional, serta percepatan pembangunan kawasan swasembada pangan, energi, dan air sebagaimana diamanatkan dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 14 Tahun 2025....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaJaringan Narkoba Ishak Terbentuk dari Lapas, Seret AKP Deky
KulinerAKP Decky terseret kasus narkoba setelah Polsek Melak menangkap empat bandar berinisial IS alias Ishak, HR, IN, dan LM dengan barang bukti 63 bungkus sabu seberat 233,68 gram. Polisi juga menyita uang tunai Rp 54 juta hasil transaksi narkoba, delapan unit timbangan digital, buku catatan penjualan, dan puluhan alat hisap atau bong....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
Artikel Terbaru
Amanda Manopo Hentikan Syuting, Kenny Austin Siaga Jadi Suami
KPK Rilis Harta Prabowo Rp2 Triliun, Nihil Utang
Kapolri Bekali Seragam Taktis Anti Bom Molotov untuk Polri
5 Dokter Laporkan Menkes Budi ke Polisi Soal Gelar Palsu
BYD Tanggapi Potensi Kenaikan Harga Imbas Rupiah Turun
Jaringan Narkoba Ishak Terbentuk dari Lapas, Seret AKP Deky
Tautan Sahabat
- Kasasi Ditolak, Dosen UNDIP Taufik Eko Dipenjara 4 Tahun
- 30 Link Banner Idul Adha 2026 Siap Edit
- Kejagung Lelang Replika Kursi Firaun Jimmy Sutopo Rp43 Juta
- BPK Diabaikan, Romli Pertanyakan Jaksa dan Hakim Hitung Kerugian Negara
- Cadangan Migas Ganal, Tantangan Besar Energi Nasional
- BNN Tangkap 31 Tersangka Narkoba di Operasi Saber Bersinar 2026
- DPR Panggil BI, Desak Stabilkan Rupiah Segera
- Komjen RZ Panca Putra Simanjuntak Resmi Jabat Kalemdiklat Polri
- Nilai Matematika TKA SMA 36,10, Pembelajaran Perlu Dibbenahi
- MA Tolak Kasasi Razman, Vonis 1,5 Tahun Pencemaran Hotman