Lokasi: Kesehatan >>
Beasiswa Doktoral Unpad 2026 Dibuka, Ini Syaratnya
Kesehatan41696 Dilihat
RingkasanUniversitas Padjadjaran (Unpad) membuka pendaftaran Program Beasiswa BPDP 2026 hingga 13 Juli 2026 bagi calon mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan doktoral dengan pembiayaan penuh. Program ini diselenggarakan untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia unggul di bidang akademik dan riset, di mana peserta akan mendapatkan dana pendidikan serta riset selama maksimal tiga tahun dengan pendampingan dari promotor unggul Unpad....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/suasana-di-kampus-unpad-jatinangor-sumedang-kamis-2632020.jpg)
Universitas Padjadjaran (Unpad) membuka pendaftaran Program Beasiswa BPDP 2026 hingga 13 Juli 2026 bagi calon mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan doktoral dengan pembiayaan penuh. Program ini diselenggarakan untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia unggul di bidang akademik dan riset, di mana peserta akan mendapatkan dana pendidikan serta riset selama maksimal tiga tahun dengan pendampingan dari promotor unggul Unpad.
Program beasiswa ini ditujukan bagi lulusan S2 berprestasi yang memiliki motivasi akademik tinggi dan potensi penelitian yang kuat. Peserta yang lolos seleksi akan memperoleh sejumlah fasilitas pembiayaan, sehingga mahasiswa diharapkan dapat fokus menyelesaikan studi doktoral tepat waktu dan menghasilkan riset berkualitas. Beberapa persyaratan umum yang harus dipenuhi calon pendaftar antara lain: Warga Negara Indonesia (WNI) atau Warga Negara Asing (WNA), serta memiliki sertifikat Tes Kemampuan Akademik (TKA) dari Pusat Inovasi Psikologi Universitas Padjadjaran (PIP Unpad) dengan nilai minimal 525 yang masih berlaku.
Sebagai alternatif, calon pendaftar juga dapat menggunakan sertifikat Tes Potensi Akademik (TPA) dari institusi penyelenggara resmi lainnya yang diakui Unpad, seperti PLTI Himpsi, UGM, UNAIR, UI, atau BAPPENAS. Dengan dukungan pembiayaan penuh dan bimbingan dari para promotor unggul, program BPDP diharapkan dapat mencetak doktor-doktor berkualitas yang siap berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan riset di Indonesia.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/yrixmnspo.html
Artikel Terkait
BPJS Kesehatan Usul Mahasiswa Baru Wajib Punya Jaminan Aktif
KesehatanPemerintah melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek) tengah merencanakan kerja sama untuk mewajibkan perlindungan kesehatan bagi mahasiswa baru sejak awal masa pendidikan. Langkah ini diambil setelah pihaknya mengirimkan surat resmi ke kementerian terkait guna memastikan setiap mahasiswa memiliki jaminan kesehatan sebagai kebutuhan dasar selama menempuh studi....
Baca SelengkapnyaEl Nino Godzilla Picu Diare dan Heat Stroke pada Anak
KesehatanKetua Satgas Kesehatan Lingkungan dan Perubahan Iklim Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dr. Darmawan Budi Setyanto, Sp....
Baca SelengkapnyaPancaroba, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Gizi Seimbang
Kesehatandr. Yohan Samudra, SpGK, AIFO-K mengungkapkan perubahan suhu drastis memengaruhi sistem imun tubuh dan mempercepat perkembangbiakan kuman, virus, serta bakteri penyebab penyakit....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Pinkan Mambo Cerai Usai Abaikan Peringatan Anak
- Serat Kunci Kontrol Gula Darah Penderita Diabetes
- Dongeng dan Permainan Edukatif Hibur Pasien Kanker Cilik Bandung
- 1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
- PSIM Yogyakarta Bungkam Madura United 2-1, Persis Solo Senang
- Serat Kunci Kontrol Gula Darah Penderita Diabetes
Artikel Terbaru
Kevin Diks Cetak Gol Penalti, Klub Jerman Nyaris Degradasi
Penyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
Kabut Abu-abu Ancam Kesehatan Warga Jabodetabek
Pemanfaatan AI pada MRI Bantu Dokter Petakan Penyakit Kompleks
Rekor Ronaldo Lawan Al Hilal Gagal Amankan Trofi Top Skor
Pemda Larang Daging Anjing Cegah Penularan Rabies
Tautan Sahabat
- Pemerintah Daerah Perkuat Infrastruktur Digital Lawan Serangan Siber
- Tenant Baru Padati Mal Jakarta, Pasar Kondominium Lesu
- Hilirisasi Tebu Targetkan Indonesia Mandiri Gula
- IHSG Melemah 52,1 Poin, Rupiah Menguat ke Rp17.653
- Zulhas Janjikan Skema SPPG Beli Ikan Nelayan
- BTN Raup Laba Rp1,45 Triliun, Naik 43,8 Persen
- Rupiah Tembus Rp 17.600, Pengrajin Tahu Tempe Kelabakan
- Dolar AS Hari Ini Rp17.502,08 di Kurs Jual BI
- Minyak Iran Rp 900 Miliar Laku di BPA Fair
- BTN Cetak Laba Rp1,16 Triliun, Tumbuh 55,8 Persen