Lokasi: Bisnis >>
Indonesia-Malaysia Berpeluang Jadi Pusat Pendidikan Pascasarjana Asia
Bisnis49 Dilihat
RingkasanYudi menyatakan Indonesia dan Malaysia berpeluang menjadi tujuan pendidikan pascasarjana yang diperhitungkan dunia. "Kedatangan mahasiswa internasional di AS turun 17 persen....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/World-Post-Graduate-Expo.jpg)
Yudi menyatakan Indonesia dan Malaysia berpeluang menjadi tujuan pendidikan pascasarjana yang diperhitungkan dunia. "Kedatangan mahasiswa internasional di AS turun 17 persen. Ini peluang ASEAN, khususnya Indonesia dan Malaysia," ujar Yudi dalam pernyataannya. Menurut Yudi, saat ini terjadi pergeseran besar dalam peta pendidikan tinggi global, di mana Asia mulai menggeser dominasi Barat dalam sektor pendidikan dan riset. "Perguruan tinggi berada di perubahan yang besar. Asia mulai menggeser dominasi Barat," jelasnya.
Universitas Airlangga (UNAIR) berhasil meraih posisi ke-9 dunia dalam pemeringkatan Times Higher Education (THE) Impact Rankings. "Ini membuktikan perguruan tinggi kita tidak hanya mengejar angka, tetapi juga dampak," kata Yudi. Prestasi ini menunjukkan kemampuan perguruan tinggi Indonesia bersaing di level global.
"Kolaborasi RI-Malaysia dalam memajukan peradaban. Kedua negara bukan sekadar berkembang, tapi serumpun," ujar Yudi. Kerja sama ini diharapkan memperkuat posisi Asia sebagai pusat pendidikan dan riset dunia yang baru.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/yrgpvaknv.html
Artikel Terkait
Google Hapus Fitur Fitbit di Aplikasi Kesehatan
BisnisGoogle menghapus sejumlah fitur kesehatan dan kebugaran dari aplikasi Google Fit berdasarkan laporan 9to5Google yang dipublikasikan pada 7 Mei 2026. Perubahan ini mencakup fitur tidur, kebugaran, kesehatan, hingga fitur sosial yang selama ini tersedia di aplikasi....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaPurbaya: Harga Minyak Sulit Turun, Pemerintah Beri Insentif EV
BisnisPurbaya mengungkapkan harga minyak dunia dipastikan tidak akan turun setelah ia mempelajari strategi Amerika Serikat dalam mendesain ketentuan untuk Iran. Hal tersebut disampaikan Purbaya kepada awak media di Kantor Kementerian Keuangan RI, Jakarta, pada Selasa (12/5/2026)....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaBYD Tanggapi Potensi Kenaikan Harga Imbas Rupiah Turun
BisnisPT BYD Motor Indonesia menilai masih terlalu dini untuk menyimpulkan akan terjadi penyesuaian harga kendaraan akibat pelemahan rupiah. Luther, perwakilan perusahaan, menyatakan bahwa meskipun struktur komponen pembentuk produksi kendaraan masih ada yang berbasis impor, asumsi terhadap harga belum bisa diambil saat ini....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Leo/Daniel Comeback, Sabar/Reza Mundur di Thailand Open 2026
- Pelemahan Rupiah Dorong Swasembada Pangan dan Energi
- DPR Soroti Kenaikan Komisi Marketplace Bebani UMKM
- IHSG Ambruk 3,08 Persen ke 6.396, Ini Pemicunya
- Iran-China Perkuat Koordinasi Politik di Tengah Dinamika AS
- KAI Jual 504 Ribu Tiket Long Weekend, Yogyakarta Favorit
Artikel Terbaru
JBP Lolos ke Semifinal AVC Champions 2026
Rupiah Tembus Rp17.508, Pasar Mulai Khawatir
IHSG Tertekan MSCI, Investor Waspadai Arus Dana Asing
Aktivitas Ekonomi Warga Lesu Imbas Industri Nikel Melambat
Leo/Daniel Selamatkan Indonesia, Denmark Juara Thailand Open 2026
Jaringan Irigasi 14 Km Dibangun untuk Swasembada Pangan
Tautan Sahabat
- Indonesia Negara Paling Tahan Krisis Energi, Ini Faktornya
- Kementerian ESDM Tanggapi WN Tiongkok di Tambang Emas Ilegal Sangihe
- BRImo Dorong Ekonomi Solo hingga Lereng Merbabu
- Rupiah Ambles ke Rp17.528 per Dolar AS akibat Kekhawatiran Perang
- Prabowo Kunjungi Kopdes Merah Putih, Sanggah Saingi Alfamart
- RI Dorong Jadi Hub Storage Minyak ASEAN
- Prabowo Tinjau Kopdes Merah Putih, Bantah Saingi Alfamart
- Indonesia dan Belarus Teken MoU Bisnis Rp7 Triliun
- BI Yakin Rupiah Menguat Juli 2026, Yakinkan DPR
- BWS Edukasi Generasi Muda Semarang soal Menabung Bijak