Lokasi: Properti >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Properti36 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/yj7rt2kuz.html
Artikel Terkait
Kemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
PropertiAndes Virus yang ditemukan pada kasus di kapal pesiar MV Hondius merupakan jenis berbeda yang banyak tersebar di wilayah Amerika Selatan dan hingga kini belum pernah dilaporkan ditemukan di Indonesia, baik pada manusia maupun tikus. “Distribusi virus ini tersebar di Amerika dan hingga saat ini belum pernah dilaporkan di Indonesia, baik pada manusia maupun tikus,” ujar Andi....
【Properti】
Baca SelengkapnyaPrakiraan Cuaca Ternate Jumat: Hujan Ringan Dominan
PropertiHujan ringan mengguyur wilayah Kota dengan intensitas rendah mencapai kurang dari 2,5 mm per jam. Kondisi ini membuat tetesan air kecil dan jarang sehingga tidak terlalu deras, dengan suhu udara diperkirakan berkisar antara 26 hingga 28 derajat Celsius dan kelembapan mencapai 80 hingga 90 persen....
【Properti】
Baca SelengkapnyaPrakiraan Cuaca Madura: Masalembu, Sumenep Hujan Petir
PropertiBadan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi hujan dengan intensitas ringan akan mengguyur beberapa wilayah di Madura, yaitu Kabupaten Bangkalan, Kabupaten Sampang, dan Kabupaten Pamekasan. Satu-satunya wilayah yang berpotensi mengalami hujan petir adalah Kecamatan Masalembu, Kabupaten Sumenep....
【Properti】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
- Andi Gani Tinjau Museum Marsinah Jelang Peresmian Prabowo
- Kasat Resnarkoba Polres Kukar Tersangka Narkotika Etomidate
- ART Tersangka Kasus Kematian Bocah Akibat Pengobatan Mistik
- Rupiah Merosot, Legislator PAN Minta Perry Warjiyo Mundur
- Pemkab Bogor Gandeng KPK Perkuat Reformasi Birokrasi
Artikel Terbaru
Food Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
Prakiraan Cuaca Madura: Masalembu, Sumenep Hujan Petir
Kecelakaan Lalu Lintas Picu Konflik Wamena, Warga Mengungsi
Prakiraan Cuaca Bandung: Seluruh Wilayah Hujan 15 Mei 2026
Menhut Raja Juli Soroti Multilateralisme Lawan Krisis Iklim
Patricia Telepon Keluarga dan Bagikan Lokasi Sebelum Tewas Terbakar
Tautan Sahabat
- Syarat Daftar Telkom University Jakarta 2026, Seleksi Rapor
- Pendaftaran UM-PTKIN 2026 Dibuka, Ini 6 Keunggulan Kuliah
- Kunci Jawaban LKS Informatika Kelas 7 Halaman 7-8
- Polteknaker Perpanjang Pendaftaran SBP 2026 hingga 27 Mei
- 6 Keunggulan Kuliah di PTKIN, Pendaftaran Ditutup 30 Mei
- SPMB Jabar 2026: Daftar SMA SMK Maung dan Bedanya
- 60 Soal IPAS Kelas 2 Semester 2 dan Kunci Jawaban
- 50 Soal Seni Rupa Kelas 5 Semester 2 Lengkap Kunci Jawaban
- Kunci Jawaban IPAS Kelas 5 SD Halaman 174 Uji Kompetensi
- Fenomena Menguap Menular: Ini Penjelasan Ilmiahnya