Lokasi: Kesehatan >>
Pendaftaran Prodi Apoteker UB Dibuka hingga 24 Juli 2026
Kesehatan34267 Dilihat
RingkasanPendaftaran program studi Sarjana Farmasi dibuka mulai 4 Mei 2026 hingga 24 Juli 2026. Pada periode ini, program studi hanya menerima calon mahasiswa yang merupakan lulusan Sarjana Farmasi dari seleksi bersifat terbuka dan kompetitif....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-brawijaya-ub.jpg)
Pendaftaran program studi Sarjana Farmasi dibuka mulai 4 Mei 2026 hingga 24 Juli 2026. Pada periode ini, program studi hanya menerima calon mahasiswa yang merupakan lulusan Sarjana Farmasi dari seleksi bersifat terbuka dan kompetitif.
Seluruh peserta wajib memenuhi persyaratan akademik, administratif, serta lulus tahapan seleksi yang telah ditetapkan. Ketentuan ini berlaku untuk semua calon mahasiswa yang mendaftar pada periode tersebut.
Seleksi bersifat kompetitif dan terbuka bagi lulusan Sarjana Farmasi dari berbagai institusi. Calon mahasiswa harus memastikan kelengkapan dokumen dan memenuhi syarat yang ditentukan untuk dapat mengikuti proses seleksi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/yd2jt81pg.html
Artikel Terkait
Rupiah Melemah, Harga Mobil dan Elektronik Diprediksi Naik
KesehatanPelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS mulai memberikan tekanan besar terhadap sejumlah sektor industri, seperti otomotif, elektronik, petrokimia, hingga farmasi. Kondisi ini terjadi seiring meningkatnya tensi geopolitik global, lonjakan harga minyak dunia, dan tingginya kebutuhan dolar AS di dalam negeri....
Baca SelengkapnyaTerapi Sel Punca Dokter Kardiovaskular Pulihkan Jantung
KesehatanDr. dr....
Baca SelengkapnyaKemenkes Temukan Hipertensi Meningkat pada Anak SMA
KesehatanNadia mengungkapkan data International Health Metrics dan Survei Kesehatan Indonesia terbaru menunjukkan prevalensi tekanan darah tinggi di Indonesia mencapai angka yang mengkhawatirkan. Sekitar 50 hingga 60 juta penduduk Indonesia menderita tekanan darah tinggi, berdasarkan temuan survei tersebut....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Ayu Ting Ting Minta Doa untuk Pria di Bioskop
- 80% Kebutaan Usia 50+ Dipicu Katarak di Indonesia
- Ilmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
- Hantavirus Tewaskan 3 Orang di Indonesia, Terbaru Kalbar
- Harga Solar Mahal, Pemilik Fortuner Beralih ke Zenix Hybrid
- Senam Ergonomik Bantu Lansia Jaga Sendi dan Redakan Stres
Artikel Terbaru
Julian Quinones Raih Sepatu Emas Liga Arab Saudi 2025/2026
WHO Tetapkan Darurat Ebola Global, Bandara Indonesia Siaga
Preeklampsia Ancaman Serius Ibu Hamil, Deteksi Dini Penting
Mikroplastik Ditemukan di Otak Manusia, Ini Kata Ilmuwan
Kunci Gitar Hatchu Salma Salsabil: Terbangun Siapkan Kopi
IDAI Tegaskan ASI Standar Emas, Bukan Susu Formula
Tautan Sahabat
- WNA di Jakarta Kontak Erat dengan Pasien Hantavirus
- IDAI Tegaskan ASI Standar Emas, Bukan Susu Formula
- 80% Kebutaan Usia 50+ Dipicu Katarak di Indonesia
- Cahaya Biru Ponsel Ganggu Tidur? Ini Kata Ahli
- Fluktuasi Hormon Memperparah Gejala ADHD pada Wanita
- Kemenkes Pastikan Infrastruktur Kesehatan Siap Lawan Hantavirus
- Pakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
- WHO Tetapkan Darurat Ebola Global, Bandara Indonesia Siaga
- Hantavirus Bukti Nyata Ancaman Zoonosis dari Hewan
- Food Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan