Lokasi: Pendidikan >>
Unpad Buka Beasiswa Pascasarjana 2026, S2-S3 Tuntas 4 Tahun
Pendidikan98 Dilihat
RingkasanBeasiswa Unggulan Pascasarjana Padjadjaran 2026 resmi dibuka untuk mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan Magister (S2) dan Doktor (S3) melalui skema pendampingan langsung dari promotor unggulan. Pendaftaran program ini dilakukan melalui mekanisme SMUP Reguler Pascasarjana dan berlangsung hingga 13 Juli 2026....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Beasiswa-Unggulan-Pascasarjana-Unpad-2026.jpg)
Beasiswa Unggulan Pascasarjana Padjadjaran 2026 resmi dibuka untuk mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan Magister (S2) dan Doktor (S3) melalui skema pendampingan langsung dari promotor unggulan. Pendaftaran program ini dilakukan melalui mekanisme SMUP Reguler Pascasarjana dan berlangsung hingga 13 Juli 2026.
BUPP 2026 dirancang untuk mencetak sumber daya manusia unggul melalui percepatan pendidikan. Penerima beasiswa akan memperoleh sejumlah fasilitas pendanaan yang mencakup biaya kuliah, biaya hidup, serta tunjangan penelitian. Program ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk mendapatkan bimbingan langsung dari promotor yang kompeten di bidangnya.
Persyaratan pendaftaran meliputi: Warga Negara Indonesia atau Warga Negara Asing; lulusan program Sarjana atau Sarjana Terapan yang terakreditasi oleh BAN PT/LAM-PTKes; memiliki IPK minimal 3,25 bagi lulusan dari Perguruan Tinggi di Indonesia atau GPA minimal 3,5 skala 4 bagi lulusan Perguruan Tinggi Luar Negeri; memiliki sertifikat Tes Kemampuan Akademik (TKA) dari Pusat Inovasi Psikologi Universitas Padjadjaran; serta sertifikat English Language Test (ELT) UNPAD yang masih berlaku (maksimal 2 tahun) dengan nilai minimal 525, atau tes kemampuan Bahasa Inggris dari institusi resmi yang diakui UNPAD.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/ybftmb4pg.html
Artikel Terkait
Persis Solo di Ujung Tanduk: 2 Skenario Selamat dari Degradasi
PendidikanPersis Solo meraih kemenangan tipis 1-0 atas Madura United pada pekan ke-33 Liga 1. Gol tunggal kemenangan Laskar Sambernyawa dicetak melalui tandukan Luka Dumancic pada menit ke-75....
Baca SelengkapnyaVirus Hanta Menular Lewat Kotoran Tikus, Waspadai Demam-Sesak
PendidikanHantavirus menjadi perhatian karena sumber penularannya sangat dekat dengan kehidupan masyarakat sehari-hari, seperti rumah yang banyak tikus, gudang tertutup, hingga area bekas banjir. Plt Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan RI, dr....
Baca SelengkapnyaTidur Lama tapi Ngantuk dan Ngorok? Waspada Gangguan Jantung
PendidikanDokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Subspesialis Aritmia RS Pondok Indah – Pondok Indah, dr. Dony Yugo Hermanto, Sp....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Real Madrid Menang Tipis 1-0 atas Sevilla
- BPJS Kesehatan Perluas Cathlab untuk Pasien Jantung
- WHO Tetapkan Darurat Ebola Global, Bandara Indonesia Siaga
- WHO Tetapkan Darurat Ebola Global, Bandara Indonesia Siaga
- Pimpinan Komisi X Minta Evaluasi Total PSSI Usai Bentrok Suporter
- Hantavirus Bukti Nyata Ancaman Zoonosis dari Hewan
Artikel Terbaru
Nikita Mirzani Dibela Rieke, Reza Gladys: Langgar Kode Etik DPR
5 Cara Alami Tingkatkan Nafsu Makan untuk Naik Berat Badan
Dongeng dan Permainan Edukatif Hibur Pasien Kanker Cilik Bandung
Food Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
Rain Ring Bell Dinanti 4 Juta Penonton, Yang Yang Bintangi
Pemanfaatan AI pada MRI Bantu Dokter Petakan Penyakit Kompleks
Tautan Sahabat
- Aktivis GSF: Penderitaan Palestina Jauh Lebih Besar dari Tahanan
- Hantavirus Dilaporkan di ASEAN, Indonesia Termasuk Daftar
- Pemalsuan Tes DNA Saga, Pengacara Desak Investigasi Independen
- Iran Tinjau Proposal Damai AS, Trump Beri Tenggat Waktu
- 9 WNI Relawan GSF Bebas, Menuju Turki
- Arab Saudi Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Pertama Kali
- Kecelakaan Kereta Barang Vs Bus di Bangkok Tewaskan 8 Orang
- Mojtaba Khamenei Luka Gores Telinga, Bantah Rumor Kaki Palsu
- Omar Daniel Bangga Jadi Tulang Punggung Keluarga
- AS Tolak Penerbangan Air France Asal Kongo Cegah Ebola