Lokasi: Travel >>
SPMB Jakarta 2026 Buka Empat Jalur PPDB SMA
Travel74469 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 membuka empat jalur penerimaan yaitu Jalur Prestasi, Jalur Afirmasi, Jalur Domisili, dan Jalur Mutasi Tugas Orang Tua/Wali. Pendaftaran dimulai pada 15 Juni 2026 melalui website resmi....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-345345435R4W3.jpg)
SPMB Jakarta 2026 membuka empat jalur penerimaan yaitu Jalur Prestasi,Jalur Afirmasi, Jalur Domisili, dan Jalur Mutasi Tugas Orang Tua/Wali. Pendaftaran dimulai pada 15 Juni 2026 melalui website resmi. Setiap calon murid baru wajib memahami ketentuan dan persyaratan sesuai jalur yang dipilih.
Pada Jalur Prestasi Akademik, jika jumlah calon murid baru melebihi daya tampung, seleksi dilakukan berdasarkan urutan langkah tertentu. Sementara itu, pada Jalur Prestasi Nonakademik, prosedur seleksi serupa diterapkan apabila pendaftar melebihi kapasitas. Sisa kuota yang tidak terpenuhi pada Jalur Prestasi akan dilimpahkan ke PMB Tahap Kedua.
Jalur Afirmasi menyediakan kuota sebesar 30 persen dari total daya tampung, termasuk kuota khusus untuk anak penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, Jalur Domisili memiliki kuota 35 persen dari daya tampung. Wilayah prioritas PMB ditentukan berdasarkan domisili calon murid baru dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/yb04kpp4f.html
Artikel Terkait
Jennifer Coppen Kagumi Cara Justin Hubner Luluhkan Hati Putrinya
TravelJennifer Coppen akan menikahi Justin Hubner pada Juni 2026 di Bali. Keduanya menggelar pesta pernikahan selama dua hari dengan konsep adat dan internasional....
【Travel】
Baca SelengkapnyaKesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
TravelDokter Spesialis Bedah Saraf dari RS Pusat Otak Nasional (RSPON) Prof. Dr....
【Travel】
Baca SelengkapnyaStudi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
TravelPenelitian pada Maret–Mei 2026 dengan metode mixed-method melibatkan 448 responden dari kota besar seperti Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Semarang, dan Yogyakarta. Ketua peneliti sekaligus Pendiri HCC, Dr....
【Travel】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Toyota Respons Insentif EV: Positif, Jangan Fokus Satu Teknologi
- Yani Panigoro Peringatkan Bahaya TBC di Daerah Padat
- Kemenkes: PHBS Kunci Tangkal Ancaman Hantavirus
- Durasi Karantina Hantavirus: Ini Penjelasan Lengkap
- BMKG Rilis Prakiraan Cuaca 7 Wilayah Bangka Belitung Besok
- Cahaya Biru Ponsel Ganggu Tidur? Ini Kata Ahli
Artikel Terbaru
DSS Motor Bertransformasi Jadi Mobix Perkuat Ekosistem Bekas
Yani Panigoro Peringatkan Bahaya TBC di Daerah Padat
Senam Ergonomik Bantu Lansia Jaga Sendi dan Redakan Stres
Lansia Diabetes Wajib Aktif Cegah Luka Busuk
Anggota DPR Bantah Garudayaksa FC Promosi karena Prabowo
Dokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes
Tautan Sahabat
- Libur Panjang, 10 Ribu Pengunjung Padati TMII Kamis Siang
- Hercules Aniaya Anak Ahmad Bahar, Dilaporkan ke Polisi
- Helita Digital: Kesiapan OPD Kunci Respons Aduan Masyarakat
- Pengedar Ratusan Tramadol dan Hexymer di Babelan Bekasi Ditangkap
- Polda Metro Tangkap Penadah Ribuan Motor Selundupan
- Anak Ahmad Bahar Lapor Polisi, Hercules Disangka Sekap
- Terra Drone Bantah Abaikan Keselamatan Kerja Karyawan
- Jakarta Targetkan 100 Persen Air Bersih pada 2029
- Residivis Curanmor Ditangkap Warga di Pondok Aren Tangsel
- Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan 15 Mei 2026