Lokasi: Bisnis >>
Beasiswa Doktoral Unpad 2026 Dibuka, Ini Syaratnya
Bisnis5617 Dilihat
RingkasanUniversitas Padjadjaran (Unpad) membuka pendaftaran Program Beasiswa BPDP 2026 hingga 13 Juli 2026 bagi calon mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan doktoral dengan pembiayaan penuh. Program ini diselenggarakan untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia unggul di bidang akademik dan riset, di mana peserta akan mendapatkan dana pendidikan serta riset selama maksimal tiga tahun dengan pendampingan dari promotor unggul Unpad....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/suasana-di-kampus-unpad-jatinangor-sumedang-kamis-2632020.jpg)
Universitas Padjadjaran (Unpad) membuka pendaftaran Program Beasiswa BPDP 2026 hingga 13 Juli 2026 bagi calon mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan doktoral dengan pembiayaan penuh. Program ini diselenggarakan untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia unggul di bidang akademik dan riset, di mana peserta akan mendapatkan dana pendidikan serta riset selama maksimal tiga tahun dengan pendampingan dari promotor unggul Unpad.
Program beasiswa ini ditujukan bagi lulusan S2 berprestasi yang memiliki motivasi akademik tinggi dan potensi penelitian yang kuat. Peserta yang lolos seleksi akan memperoleh sejumlah fasilitas pembiayaan, sehingga mahasiswa diharapkan dapat fokus menyelesaikan studi doktoral tepat waktu dan menghasilkan riset berkualitas. Beberapa persyaratan umum yang harus dipenuhi calon pendaftar antara lain: Warga Negara Indonesia (WNI) atau Warga Negara Asing (WNA), serta memiliki sertifikat Tes Kemampuan Akademik (TKA) dari Pusat Inovasi Psikologi Universitas Padjadjaran (PIP Unpad) dengan nilai minimal 525 yang masih berlaku.
Sebagai alternatif, calon pendaftar juga dapat menggunakan sertifikat Tes Potensi Akademik (TPA) dari institusi penyelenggara resmi lainnya yang diakui Unpad, seperti PLTI Himpsi, UGM, UNAIR, UI, atau BAPPENAS. Dengan dukungan pembiayaan penuh dan bimbingan dari para promotor unggul, program BPDP diharapkan dapat mencetak doktor-doktor berkualitas yang siap berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan riset di Indonesia.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/yabw2ml6b.html
Artikel Terkait
Jokowi Yoga di Solo Jelang Safari Keliling Indonesia Juni
BisnisDevi Putri, perwakilan panitia kegiatan, menyampaikan sekitar 25 peserta mengikuti sesi yoga yang digelar di lokasi dengan suasana asri. Peserta datang dari berbagai daerah seperti Ponorogo hingga Semarang....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaKemenkes Awasi Pelaku Perjalanan Amerika Latin soal Hantavirus
BisnisPelaksana Tugas Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan, Andi Saguni mengumumkan pengawasan ketat terhadap pelaku perjalanan dari Amerika Selatan, terutama Argentina, menyusul kasus penyebaran Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) di Kapal MV Hondius. Pernyataan itu disampaikan di Kantor Bakom RI, Jakarta, pada Rabu (13/5/2026)....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaStrategi TOSS Tekan TBC: Temukan, Obati, Sampai Sembuh
BisnisPPTI menerapkan strategi TOSS (Temukan, Obati, Sampai Sembuh) yang diadopsi dari program Kementerian Kesehatan. Yani menyatakan garda terdepan program ini bukan dokter melainkan para ibu rumah tangga yang menjadi relawan atau kader....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Schaeffler Ekspansi Baterai EV Jangkau Pasar Kalimantan
- Yani Panigoro Soroti Perjuangan Kader Penyembuh TBC
- Menkes Ungkap Obesitas Pangkas Kualitas Hidup Manusia
- Hoaks Media Sosial Picu Rendahnya Imunisasi Anak Aceh
- Erling Haaland Bukan Satu-satunya, Ini Skuad Norwegia
- Wabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
Artikel Terbaru
Southampton Gagal Promosi Akibat Skandal Mata-mata
Tidur Lama tapi Ngantuk dan Ngorok? Waspada Gangguan Jantung
Dongeng dan Permainan Edukatif Hibur Pasien Kanker Cilik Bandung
Kemenkes: PHBS Kunci Tangkal Ancaman Hantavirus
Rieke Diah dampingi Nikita Mirzani adukan dugaan etik ke KY
WHO Tetapkan Darurat Ebola Global, Bandara Indonesia Siaga
Tautan Sahabat
- Wamen Minta Kampus Berbenah, Bukan Menyalahkan Pihak Lain
- MK Soroti QR Code Produk Makanan Tidak Aktif
- Sidang Isbat Idul Adha 2026 Dipantau dari 88 Lokasi
- Nilai Matematika TKA SMA 36,10, Pembelajaran Perlu Dibbenahi
- DPR Desak Prabowo Lobi Trump soal 9 WNI Disandera
- Jadwal Libur Idul Adha 2026: Ini Perkiraan Tanggalnya
- Pakar Ingatkan Potensi Pencatutan Nama Atasan di Bea Cukai
- UU PDP Rawan Disalahgunakan, Bisa Jadi UU ITE Jilid II
- KPK Periksa 8 Pejabat RSUD Cilacap soal Dugaan Pemerasan THR
- RSCM Kirim Andrie Yunus ke India Ditangani Profesor