Lokasi: Berita >>
SIT Darul Abidin Ajarkan Siswa Kendalikan AI, Bukan Jadi Pengguna
Berita494 Dilihat
RingkasanInternational Scratch Day 2026 bertajuk "Scratch in the Age of AI, Igniting Creativity and Problem Solving" sukses digelar di Aula SIT Darul Abidin pada Jumat (22/5/2026). Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding Kemendikdasmen Yogi Anggraena, Kepala Dinas Pendidikan Kota, serta jajaran pimpinan sekolah, guru, komite, orang tua murid, dan tamu undangan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Sekolah-Islam-Terpadu-SIT-Darul-Abidin-menggelar-International-Scratch-Day-2026.jpg)
International Scratch Day 2026 bertajuk "Scratch in the Age of AI, Igniting Creativity and Problem Solving" sukses digelar di Aula SIT Darul Abidin pada Jumat (22/5/2026). Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding KemendikdasmenYogi Anggraena, Kepala Dinas Pendidikan Kota, serta jajaran pimpinan sekolah, guru, komite, orang tua murid, dan tamu undangan.
Kepala Litbang SIT Darul AbidinEndah Tri Kusumawati menegaskan komitmen sekolah dalam memberikan pendidikan yang relevan dengan perkembangan zaman. Menurutnya, kemajuan teknologi harus disikapi secara positif dan penuh tanggung jawab. "Kami mendidik anak-anak sesuai zamannya. Melalui program ini, kita ingin anak-anak bukan hanya bertindak sebagai pengguna teknologi, melainkan mampu berperan aktif dalam menciptakan sebuah inovasi," ujar Endah dalam sambutannya.
Apresiasi tinggi datang dari Kepala Dinas Pendidikan Kota yang mengingatkan pentingnya batasan dalam memanfaatkan teknologi. "Acara ini keren sekali. Kita tidak bisa menghindari kemajuan teknologi saat ini. Yang bisa dilakukan adalah membuat pedoman penggunaan AI. Jangan sampai kita percaya sepenuhnya pada AI. Tetap manusia yang harus memegang kendali dan melakukan verifikasi," tegas Wahid. Senada dengan hal tersebut, Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding KemendikdasmenYogi Anggraena menganalogikan AI seperti dua sisi mata pisau yang membawa dampak positif sekaligus negatif. "Jika digunakan dengan baik, AI akan memberikan manfaat besar bagi aktivitas manusia. Pemerintah sendiri sudah menetapkan keputusan bersama tujuh menteri dan menerbitkan buku saku AI. Jadi, bukan hanya soal cara menggunakannya, tetapi etika yang harus dikedepankan," jelas Yogi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/xyr2vx2mb.html
Artikel Terkait
Claudio Ranieri Buka Peluang Latih Timnas Italia
BeritaClaudio Ranieri menyatakan kesiapannya menangani timnas Italia setelah mengakhiri masa kebebasannya tanpa kontrak. Mantan pelatih AS Roma itu sebelumnya menjabat sebagai kepala pelatih Serigala Ibukota pada tahun 2024 hingga musim panas 2025, dengan sukses membawa tim finis di peringkat 5 klasemen dari posisi ke-16 dan raihan rasio kemenangan 2,03 poin per laga dari 36 pertandingan....
【Berita】
Baca SelengkapnyaPuluhan Karyawan Dukung Michael Wisnu di Sidang Terra Drone
BeritaMichael Wisnu Wardana, Direktur Utama PT Terra Drone Indonesia, menyebut peristiwa kebakaran pada 9 Desember 2025 sebagai "titik terkelam dan terendah" dalam hidupnya karena kehilangan rekan kerja yang dianggap sebagai sahabat dan keluarga sendiri. Dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (19/5/2026), Michael mengaku sangat terpukul atas tragedi tersebut dan menegaskan tidak pernah berniat mengabaikan aspek keselamatan kerja atau membahayakan karyawan....
【Berita】
Baca SelengkapnyaDokter Tifa Kritik UGM Soal Transparansi Ijazah Jokowi
BeritaDokter Tifa mengecam sikap UGM yang dinilainya justru menutupi data terkait polemik ijazah Presiden Joko Widodo, padahal universitas seharusnya berdiri di atas bukti atau evidence base. Ia menegaskan bahwa polemik tersebut tidak seharusnya dibawa ke ranah pidana atau saling serang antarkelompok, melainkan diuji secara terbuka melalui jalur keterbukaan informasi publik....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Terjemahan Lirik All Too Well Taylor Swift: Lost in Translation
- Guru Besar IPB: Kawasan Hutan Wajib Dibuktikan Peta Tata Batas
- TNI AL Temukan 16 Ton Timah Ilegal di Gudang PIK
- Lima Kapolda Baru Dilantik, Panca Putra Promosi Kalemdiklat
- Polisi Buka Suara soal Ansy Jan De Vries Dibegal
- Kejagung Lelang Replika Kursi Firaun Jimmy Sutopo Rp43 Juta
Artikel Terbaru
Periklindo Desak Insentif EV Diperluas ke Kendaraan Niaga
Dirut Terra Drone Minta Hukuman Ringan, Klaim Damai dengan Korban
Dewan Pertahanan Nasional Dikhawatirkan Tumpang Tindih Kewenangan
Insentif Guru Non-ASN Naik Jadi 365 Ribu Orang
Arrowhead Stadium Disulap FIFA untuk Piala Dunia 2026
DPR Minta Waspadai Ancaman Hantavirus Andes Masuk RI
Tautan Sahabat
- Kode Redeem ML Terbaru 12 Mei 2026 Gratis
- Apple TV Rekam Sejarah MLS dengan iPhone 17 Pro
- iPhone Ultra Foldable Hanya Dua Warna Siap Meluncur
- Apple Batal Hadirkan Touch ID di Apple Watch
- LG Rilis Mesin Cuci AI 20 Kg, Tipe WashTower dan Top Loading
- Instagram Rombak Tampilan Aplikasi iPad Mirip iPhone
- Sony Xperia 1 VIII Resmi Meluncur, Ini Spesifikasinya
- Transformasi Digital Tingkatkan Kebutuhan Backup Data Aman
- Wamena Resmi Operasi, Kapasitas Internet Tembus 40 Gbps
- Kode Redeem FC Mobile 12 Mei 2026, Klaim Gems Gratis