Lokasi: Berita >>
KKP Buka PENTARU 2026, Ini Daftar Sekolah dan Syarat
Berita324 Dilihat
RingkasanKementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) secara resmi meluncurkan Penerimaan Peserta Didik (Pentaru) 2026 pada Selasa (12/5) di Kantor Pusat KKP. Peluncuran program ini dilakukan oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP), I Nyoman Radiarta, yang mewakili Menteri Kelautan dan Perikanan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/KKP-Resmi-Buka-PENTARU-2026.jpg)
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) secara resmi meluncurkan Penerimaan Peserta Didik (Pentaru) 2026 pada Selasa (12/5) di Kantor Pusat KKP. Peluncuran program ini dilakukan oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP), I Nyoman Radiarta, yang mewakili Menteri Kelautan dan Perikanan.
KKP merupakan lembaga pemerintah yang bertugas mengelola sektor kelautan dan perikanan Indonesia, termasuk pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang tersebut. Terdapat beberapa jalur penerimaan, mulai dari jalur khusus hingga jalur umum dan mandiri, dengan fokus utama pada anak pelaku usaha dan pendukung sektor kelautan dan perikanan. Adapun kuota penerimaan dibagi berdasarkan jalur pendidikan, termasuk skema 100 persen jalur khusus pada satuan tertentu serta 80 persen umum dan 20 persen jalur khusus di unit PK-BLU, dikutip dari Instagram resmi KKP.
Dalam sambutannya, Nyoman Radiarta menegaskan bahwa pembangunan sektor kelautan dan perikanan sangat bergantung pada kualitas SDM. Menurutnya, transformasi menuju sektor yang maju dan berkelanjutan hanya dapat dicapai melalui pendidikan vokasi yang mampu melahirkan generasi unggul, adaptif, dan berintegritas. “Melalui Pentaru 2026, kita tidak hanya membuka proses penerimaan peserta didik, tetapi juga menyiapkan generasi baru pelaku utama sektor kelautan dan perikanan yang akan menjadi penggerak utama ekonomi biru di masa depan. Para peserta didik yang akan bergabung adalah calon-calon profesional yang diharapkan mampu menjawab tantangan zaman serta membawa inovasi bagi kemajuan sektor ini,” ujarnya.
KKP memiliki sejumlah kampus vokasi yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, yaitu Politeknik Kelautan dan Perikanan (Poltek KP) di beberapa daerah, Akademi Komunitas Kelautan dan Perikanan (Akom KP), serta Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM). Kampus-kampus ini menjadi pusat pendidikan tinggi vokasi yang menyiapkan tenaga ahli di bidang teknologi kelautan, perikanan tangkap, budidaya, pengolahan hasil laut, hingga manajemen usaha perikanan modern.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/xslyf76te.html
Artikel Terkait
Macau Open 2026: Ginting dan Leo/Daniel Tampil, Ganda Campuran Absen
BeritaMacau Open 2026 akan berlangsung di Macao East Asian Games Dome, Macau, pada 16-21 Juni mendatang. Dari total 17 wakil, Indonesia mengirimkan amunisi di empat sektor, termasuk tunggal putra yang diperkuat Anthony Sinisuka Ginting dan deretan pemain muda seperti Prihadiska Bagas Sudjiwo, Muhammad Zaki Ubaidillah, Muhammad Yusuf, hingga Richie Duta Richardo....
【Berita】
Baca SelengkapnyaKebakaran Tewaskan 22 Orang, Bos Terra Drone Bantah Lalai
BeritaMichael terdakwa kasus kebakaran gedung tujuh lantai dinilai pihaknya tidak bertanggung jawab penuh atas ketiadaan fasilitas keselamatan permanen karena hal itu merupakan domain pemilik bangunan. Dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Senin (11/6/2026), Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut Michael bersalah melanggar Pasal 474 ayat 3 UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait kelalaian yang menyebabkan kematian 22 orang....
【Berita】
Baca SelengkapnyaART di Bekasi Ditangkap Curi Perhiasan Majikan karena Uang Gaib
BeritaSeorang pria berinisial R nekat mencuri perhiasan milik YA di rumah korban yang berlokasi di Perumahan Alamanda Indah 15, Kelurahan Pejuang, Kecamatan Medan Satria karena tergiur praktik penggandaan uang yang dikenalnya melalui media sosial. Korban merasa curiga setelah menemukan salah satu gelang diduga palsu yang tidak pernah dimilikinya, lalu menginterogasi pelaku yang akhirnya mengakui perbuatannya mengganti perhiasan asli dengan barang imitasi agar pencurian tidak segera terdeteksi....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Megawati Butuh Poin, Jordan Wilson Cemerlang di Luar Negeri
- Polisi Selidiki Child Grooming, Yayasan Nonaktifkan Kepsek
- Polisi Selidiki Pencuri Motor Bersenpi di Siang Hari
- Tabrakan Beruntun di Tol JORR Cakung, Dua Tewas
- Penasihat Iran Kirim Peringatan ke Trump Sebelum Lawatan ke China
- Terra Drone Bantah Abaikan Keselamatan Kerja Karyawan
Artikel Terbaru
Anggota DPR Bantah Garudayaksa FC Promosi karena Prabowo
Helita Digital: Kesiapan OPD Kunci Respons Aduan Masyarakat
Pramono Sebut Ketimpangan Kaya-Miskin Masalah Utama Jakarta
Polisi Amankan 3 Pemuda Curi Kabel di Pademangan
Raim Laode: Bahagialah Kamu dengan Duniamu Chord
Libur Panjang, 32 Ribu Pengunjung Padati Ragunan
Tautan Sahabat
- BMW dan Toyota Uji Masa Depan Hidrogen di Jerman-Jepang
- Trump Sebut Gencatan Senjata Kritis, Iran Siap Hadapi Segala Risiko
- Senat AS Tolak Rencana Trump Remodel Ballroom Putih
- Trump Tolak Proposal Damai AS-Iran, Sebut Dokumen Sampah
- 41 Jenis Hantavirus, Virus Andes di Kapal Pesiar dan Indonesia
- Menlu Singapura dan Sugiono Bahas Krisis Energi di Jakarta
- Forum BRICS India Jadi Panggung RI Pertegas Peran Aktif
- PBB Bongkar Rencana Israel Rampas Palestina
- 42 Pesawat AS Hancur, Termasuk F-15 dan F-35
- Iran Akui Ekonomi Lumpuh Akibat Perang, Infrastruktur Hancur