Lokasi: Kuliner >>
Kemenag Buka Jalur Akselerasi BIB 2026 S2-S3
Kuliner28 Dilihat
RingkasanKementerian Agama (Kemenag) meluncurkan Program Magister Langsung Doktor (PMLD) sebagai terobosan baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/BIB-Kemenag-2026-Buka-Jalur-Akselerasi.jpg)
Kementerian Agama (Kemenag) meluncurkan Program Magister Langsung Doktor (PMLD) sebagai terobosan baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia. Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Kemenag, Ruchman Basori, mengatakan skema ini dirancang untuk mempercepat lahirnya akademisi unggul dari lingkungan pendidikan keagamaan.
"Melalui program ini, peserta cukup mengikuti satu kali seleksi untuk memperoleh akses studi magister yang terintegrasi langsung dengan program doktor," ujar Ruchman. Dalam skema PMLD, peserta yang lolos seleksi tidak perlu kembali mendaftar untuk jenjang doktor karena jalur pendidikan telah tersambung secara otomatis hingga tingkat S3 di kampus tujuan. Peserta akan menjalani masa studi total selama 4,5 tahun, terdiri atas 18 bulan pendidikan magister dan 36 bulan pendidikan doktor.
Menurut Ruchman, program ini diperuntukkan bagi lulusan baru pendidikan keagamaan dengan usia maksimal 25 tahun agar dapat melanjutkan studi tanpa jeda akademik. "Jadi peserta tidak perlu mendaftar ulang untuk jenjang berikutnya. Setelah diterima di program ini, jalur studi sudah tersambung hingga doktor di kampus tujuan yang dipilih," jelasnya. Ruchman menilai model akselerasi tersebut mampu memperkuat kualitas sumber daya manusia keagamaan, khususnya dalam mencetak akademisi, peneliti, dan pemimpin intelektual di bidang studi Islam.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/xedppcuea.html
Artikel Terkait
WhatsApp Rilis Incognito Chat dengan Meta AI
KulinerMeta resmi meluncurkan fitur percakapan pribadi berbasis AI yang memungkinkan pengguna membahas topik sensitif tanpa khawatir data bocor. Seluruh proses kecerdasan buatan dilakukan melalui Trusted Execution Environment, yaitu lingkungan pemrosesan aman yang memastikan pesan tidak dapat diakses oleh Meta sendiri....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaPenyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
KulinerPenyakit moya-moya merupakan kondisi langka yang menyebabkan penyempitan pembuluh darah otak secara perlahan namun progresif, demikian dijelaskan oleh dr. Muhammad Hafif, Sp....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaMenkes Ungkap Obesitas Pangkas Kualitas Hidup Manusia
KulinerPrevalensi obesitas di Indonesia meningkat signifikan berdasarkan Data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. Sekitar 1 dari 4 orang dewasa atau 23,4 persen kini hidup dengan obesitas, naik dibanding tahun 2018 yang tercatat sebesar 21,3 persen....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kunci Gitar 8 Letters Why Don't We Viral TikTok
- WNA di Jakarta Kontak Erat dengan Pasien Hantavirus
- 9 Gejala Monkey Malaria Sering Disangka Flu Biasa
- Wabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
- Raim Laode: Bahagialah Kamu dengan Duniamu Chord
- Kemenkes Pastikan Infrastruktur Kesehatan Siap Lawan Hantavirus
Artikel Terbaru
Xi Jinping Sajikan Bebek Panggang dan Bakpao Babi untuk Trump
Radiogenomics: Pendekatan Baru Deteksi Dini Penyakit di Indonesia
Kemenkes Temukan Hipertensi Meningkat pada Anak SMA
Diet Suntik Tak Hanya Hilangkan Lemak, Otot Juga Terbakar
Terjemahan Lirik Ora Urus Toton Caribo Viral di TikTok
Waspada Monkey Malaria, Deforestasi Dekatkan Nyamuk Pembawa Penyakit
Tautan Sahabat
- KPK Geledah Kantor dan Mobil Kepala Dinkes Ponorogo
- Aditya Halindra Bupati Mirip Partai Disorot Mobil Dinas
- Motif Pembunuhan Karyawan Cuci Motor Badung Terungkap
- Prakiraan Cuaca Babel Rabu: Bangka Tengah Berudara Kabur
- Prakiraan Cuaca Madura: Masalembu, Sumenep Hujan Petir
- Bripka Abu Bakar Tertangkap Pesta Narkoba di Buru
- Prakiraan Cuaca Surabaya, Kediri, Madiun, Blitar 18 Mei 2026
- KPAI: Kekerasan Anak di Daycare Terjadi di 5 Kota, Yogya Terbanyak
- Ayah di Klaten Cabuli Anak Kandung, Catatan Harian Jadi Bukti
- Rico Waas Lapor Mendagri Berobat ke Luar Negeri Tanpa APBD