Lokasi: Berita >>
SIT Darul Abidin Ajarkan Siswa Kendalikan AI, Bukan Jadi Pengguna
Berita61 Dilihat
RingkasanInternational Scratch Day 2026 bertajuk "Scratch in the Age of AI, Igniting Creativity and Problem Solving" sukses digelar di Aula SIT Darul Abidin pada Jumat (22/5/2026). Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding Kemendikdasmen Yogi Anggraena, Kepala Dinas Pendidikan Kota, serta jajaran pimpinan sekolah, guru, komite, orang tua murid, dan tamu undangan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Sekolah-Islam-Terpadu-SIT-Darul-Abidin-menggelar-International-Scratch-Day-2026.jpg)
International Scratch Day 2026 bertajuk "Scratch in the Age of AI, Igniting Creativity and Problem Solving" sukses digelar di Aula SIT Darul Abidin pada Jumat (22/5/2026). Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding KemendikdasmenYogi Anggraena, Kepala Dinas Pendidikan Kota, serta jajaran pimpinan sekolah, guru, komite, orang tua murid, dan tamu undangan.
Kepala Litbang SIT Darul AbidinEndah Tri Kusumawati menegaskan komitmen sekolah dalam memberikan pendidikan yang relevan dengan perkembangan zaman. Menurutnya, kemajuan teknologi harus disikapi secara positif dan penuh tanggung jawab. "Kami mendidik anak-anak sesuai zamannya. Melalui program ini, kita ingin anak-anak bukan hanya bertindak sebagai pengguna teknologi, melainkan mampu berperan aktif dalam menciptakan sebuah inovasi," ujar Endah dalam sambutannya.
Apresiasi tinggi datang dari Kepala Dinas Pendidikan Kota yang mengingatkan pentingnya batasan dalam memanfaatkan teknologi. "Acara ini keren sekali. Kita tidak bisa menghindari kemajuan teknologi saat ini. Yang bisa dilakukan adalah membuat pedoman penggunaan AI. Jangan sampai kita percaya sepenuhnya pada AI. Tetap manusia yang harus memegang kendali dan melakukan verifikasi," tegas Wahid. Senada dengan hal tersebut, Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding KemendikdasmenYogi Anggraena menganalogikan AI seperti dua sisi mata pisau yang membawa dampak positif sekaligus negatif. "Jika digunakan dengan baik, AI akan memberikan manfaat besar bagi aktivitas manusia. Pemerintah sendiri sudah menetapkan keputusan bersama tujuh menteri dan menerbitkan buku saku AI. Jadi, bukan hanya soal cara menggunakannya, tetapi etika yang harus dikedepankan," jelas Yogi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/xbosdfihf.html
Artikel Terkait
Pinkan Mambo Bantah Cari Panggung Lewat Isu Cerai
BeritaPinkan Mambo membantah keras tuduhan bahwa keretakan rumah tangganya dengan Arya hanya rekayasa untuk mencari popularitas. Mantan personel Ratu itu menegaskan konflik yang terjadi murni bersifat emosional, bukan pencitraan....
【Berita】
Baca SelengkapnyaJuri Dinonaktifkan, Disdik Kalbar Sebut Speaker Bermasalah
BeritaViralnya perlombaan tersebut dipicu oleh jawaban peserta dari SMAN 1 Sambas yang dinilai tidak tepat, namun jawaban peserta lain yang sama persis justru dinyatakan benar oleh dewan juri. MPR RI kini telah mengumumkan klarifikasi dan keputusan resmi terkait kontroversi ini, termasuk menonaktifkan dewan juri dan pembawa acara....
【Berita】
Baca SelengkapnyaUpacara Harkitnas 2026, Lirik Lagu Bagimu Negeri Berkumandang
BeritaHari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) merupakan momentum penting untuk mengenang lahirnya semangat persatuan bangsa Indonesia sejak berdirinya organisasi Budi Utomo. Rangkaian upacara meliputi pengibaran bendera Merah Putih, menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan Pancasila, hingga menyanyikan lagu perjuangan "Bagimu Negeri" dan "Satu Nusa Satu Bangsa"....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- D'MASIV Resmi Indie, Tinggalkan Label Musik Demi Mimpi
- TB Hasanuddin Sebut MRO AS di Kertajati Berpotensi Pangkalan Militer
- Oditur Hadirkan Dua Dokter Spesialis Kasus Andrie Yunus
- 2 Jurnalis Republika Ditahan Tentara Israel di Gaza
- Kunci Gitar 8 Letters Why Don't We Viral TikTok
- Noel Ebenezer Nilai Tuntutan 5 Tahun Penjara Dipaksakan
Artikel Terbaru
Prakiraan Cuaca Papua Barat: Hujan Ringan-Sedang di Arfak
Oegroseno: Tim Hukum Jokowi Harus Baca UU
Djaja Suparman Divonis 4 Tahun Penjara di Pengadilan Militer
Pengacara Sesalkan Tuntutan Ringan 3 Oknum TNI Pembunuh
Ayu Ting Ting Digandeng Pria Diduga Politisi, Ini Reaksinya
Kopda Feri Dituntut 10 Tahun dan Dipecat
Tautan Sahabat
- Layvin Kurzawa Cedera Akhir Musim Usai Kemenangan Persib
- Juventus Butuh Bantuan 3 Tim untuk Lolos Liga Champions
- Carrick Dekati Status Manajer Tetap MU Usai Bawa ke UCL
- Gelandang Manchester City Saksikan Laga Juara Persib Bandung
- Mourinho Sepakat Kembali ke Real Madrid, Bereskan Kekacauan
- Liga Saudi Siapkan Trofi Asli untuk Al Nassr, Al Hilal Dapat KW
- Persija Siap Datangkan Pemain Piala Dunia 2026
- Brasil di Piala Dunia 2026: Dilema Romantisme Neymar
- Hadiah Juara Al Nassr Tak Sebanding Gaji Ronaldo
- Vinicius Selamatkan Real Madrid saat Mbappe Gagal Total