Lokasi: Kesehatan >>
Beasiswa Doktoral Unpad 2026 Dibuka, Ini Syaratnya
Kesehatan6821 Dilihat
RingkasanUniversitas Padjadjaran (Unpad) membuka pendaftaran Program Beasiswa BPDP 2026 hingga 13 Juli 2026 bagi calon mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan doktoral dengan pembiayaan penuh. Program ini diselenggarakan untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia unggul di bidang akademik dan riset, di mana peserta akan mendapatkan dana pendidikan serta riset selama maksimal tiga tahun dengan pendampingan dari promotor unggul Unpad....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/suasana-di-kampus-unpad-jatinangor-sumedang-kamis-2632020.jpg)
Universitas Padjadjaran (Unpad) membuka pendaftaran Program Beasiswa BPDP 2026 hingga 13 Juli 2026 bagi calon mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan doktoral dengan pembiayaan penuh. Program ini diselenggarakan untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia unggul di bidang akademik dan riset, di mana peserta akan mendapatkan dana pendidikan serta riset selama maksimal tiga tahun dengan pendampingan dari promotor unggul Unpad.
Program beasiswa ini ditujukan bagi lulusan S2 berprestasi yang memiliki motivasi akademik tinggi dan potensi penelitian yang kuat. Peserta yang lolos seleksi akan memperoleh sejumlah fasilitas pembiayaan, sehingga mahasiswa diharapkan dapat fokus menyelesaikan studi doktoral tepat waktu dan menghasilkan riset berkualitas. Beberapa persyaratan umum yang harus dipenuhi calon pendaftar antara lain: Warga Negara Indonesia (WNI) atau Warga Negara Asing (WNA), serta memiliki sertifikat Tes Kemampuan Akademik (TKA) dari Pusat Inovasi Psikologi Universitas Padjadjaran (PIP Unpad) dengan nilai minimal 525 yang masih berlaku.
Sebagai alternatif, calon pendaftar juga dapat menggunakan sertifikat Tes Potensi Akademik (TPA) dari institusi penyelenggara resmi lainnya yang diakui Unpad, seperti PLTI Himpsi, UGM, UNAIR, UI, atau BAPPENAS. Dengan dukungan pembiayaan penuh dan bimbingan dari para promotor unggul, program BPDP diharapkan dapat mencetak doktor-doktor berkualitas yang siap berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan riset di Indonesia.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/x2hsldng3.html
Artikel Terkait
Prakiraan Cuaca Bandung Raya Rabu: Sumedang Cerah, Bandung Hujan
KesehatanBandung Raya atau Kawasan Perkotaan Cekungan Bandung yang berstatus Kawasan Strategis Nasional (KSN) diprakirakan mengalami cuaca beragam pada Rabu (13/5/2026). Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat diprediksi berawan, sementara Kota Bandung dan Kota Cimahi berpotensi hujan dengan intensitas ringan....
Baca SelengkapnyaPedagang Tahu Kupat Manahan Bertahan di Tengah Sulitnya Ekonomi
KesehatanTangan pria asal Sragen itu sibuk menata potongan tahu goreng, kupat, dan taburan kecambah ke dalam piring pelanggan di Warung Tahu Kupat Pak Har. Di balik kepulan kuah hangat dan ramainya pembeli, tersimpan cerita panjang tentang jatuh bangun mempertahankan hidup....
Baca SelengkapnyaPertamina Hulu Indonesia Lampaui Target Produksi Migas
KesehatanPHI melalui anak perusahaan dan afiliasinya di wilayah Kalimantan berhasil memproduksi 60,44 ribu barel minyak per hari (mbopd) dan 619 juta standar kaki kubik per hari (mmscfd) per akhir Maret 2026, atau mencapai 120 persen dan 105 persen dari target produksi tahun ini. Pencapaian tersebut diungkapkan oleh pria yang akrab disapa Anto, yang menekankan bahwa keberhasilan ini didorong oleh inovasi dan keandalan fasilitas sebagai elemen kunci dalam meningkatkan produksi migas....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Pelaku Penyekapan Mahasiswi Nunukan Ditembak Polisi
- Double Decker Hunian Baru Solusi Lahan Sempit Jakarta
- Prabowo Panggil Gubernur BI, CEO Danantara, Menkeu Bahas Rupiah
- Arsari Tambang Bangun Pusat Riset Timah dan REE di Bangka
- Al Ahli Kunci 3 Besar, Toney Buru Sepatu Emas Liga Arab
- Rupiah Tembus Rp17.600, IHSG Merosot 4,26 Persen
Artikel Terbaru
Kontraktor Rugi Rp1,2 Miliar Akibat Proyek Fiktif Kopdes
Rupiah Anjlok ke Rp 17.735, Tertekan FOMO Valas
IHSG Tertekan MSCI, Investor Waspadai Arus Dana Asing
Rupiah Tembus Rp17.500, Harga Pangan-Elektronik-Obat Melonjak
Cristiano Ronaldo 4 Gol Dekati Rekor, Al Hilal Tertekan
PaDi Dioptimalkan, BUMN Perkebunan Perkuat Ekosistem UMKM
Tautan Sahabat
- Satelit Nusantara Lima Resmi Beroperasi, Dorong Transformasi Digital
- KCIC Tambah Jadwal Whoosh saat Libur Idul Adha 2026
- Prabowo Targetkan Rupiah Rp16.800-17.500 pada 2027
- Dolar Tembus Rp 17.701, Harga Energi Melonjak
- DPR Soroti Fokus Ketahanan Pangan dan Energi Nasional
- Komisi Ojol Turun, Ekosistem Digital Topang Bisnis Aplikator
- IHSG Ambles 2,55 Persen Usai Dibuka Menguat, Apa Sebabnya?
- Dolar Menguat, Harga Suku Cadang Otomotif Naik 20 Persen
- Pemerintah Patok Harga Ekspor Emas 150.555 Dolar AS
- Grab Hentikan Program Langganan Akses Hemat Mitra GrabBike