Lokasi: Kesehatan >>
SPMB Jakarta 2026: Syarat Afirmasi, Domisili, Mutasi Orangtua
Kesehatan49 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-34543534.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran. Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jakarta 2026 menyediakan beberapa jalur penerimaan, seperti afirmasi, domisili, dan mutasi, dengan kuota yang telah ditentukan.
Berdasarkan laman resmi SPMB Jakarta 2026, kuota Jalur Afirmasi sebanyak 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota Jalur Domisili mencapai 77 persen dari daya tampung, dengan prioritas ditentukan berdasarkan domisili Calon Murid Baru (CMB). Apabila jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah tertentu. Jika kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota dilimpahkan ke PMB Tahap Kedua.
Kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar persen dari daya tampung, yang meliputi beberapa kategori. Proses pendaftaran dan seleksi ini menjadi panduan bagi orang tua atau wali murid yang ingin mendaftarkan anaknya di jenjang SD melalui SPMB Jakarta 2026. Informasi lebih lengkap mengenai persyaratan dan tahapan dapat diakses melalui laman resmi SPMB Jakarta 2026.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/wvmrouoc4.html
Artikel Terkait
WHO Tetapkan Darurat Ebola Global, Bandara Indonesia Siaga
KesehatanDickey Budiman, epidemiolog dan pakar Keamanan Kesehatan Global dari Griffith University Australia, meminta masyarakat tidak panik menanggapi situasi penyebaran Ebola di Afrika. Menurutnya, meskipun situasi sangat serius, dunia tidak sedang mengarah pada pandemi baru seperti Covid-19....
Baca SelengkapnyaRicuh PSM vs Persib, Pemain Aman Tertahan di Ruang Ganti
KesehatanWasit Asker Nazhafaliev meniup peluit panjang tanda pertandingan berakhir saat situasi mulai memanas di Stadion Gelora BJ Habibie. Sekelompok pendukung membentangkan spanduk berukuran besar di tengah lapangan untuk menyampaikan protes kepada manajemen Pasukan Ramang....
Baca Selengkapnya2 Sejarah Man City di Piala FA: Semenyo dan Guardiola
KesehatanSir Alex Ferguson menyumbangkan 5 trofi juara dalam kariernya. Arsenal sementara memimpin perburuan gelar juara dengan raihan 79 poin, unggul dua angka atas pesaing terdekat....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- PSIM Yogyakarta Kalah, Persis Solo Tersenyum
- Manchester City Pangkas Jarak dari Arsenal Usai Bantai Palace
- Prediksi Sevilla vs Real Madrid, Laga Degradasi Los Nervionenses
- Persib Bandung Siap Pecahkan Rekor Hattrick Juara Liga Setelah 55 Tahun
- WHO Peringatkan 12 Negara Soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
- Igor Tolic Sebut Gol Dramatis Bukti Persib Siap Hattrick
Artikel Terbaru
Alyssa Daguise Murka Nama Putrinya Jadi Candaan
Jamal Sellami Bawa Yordania ke Piala Dunia
Duo Mbappe-Vinicius Dibela Arbeloa usai Kritik Tajam
Profil Sebastien Migne, Pelatih Haiti yang Belum ke Negara Asuhan
Program Goes to Campus I.League Bekali Peserta Peluang Karier Sepakbola
Borneo FC Tahan Imbang Bali, Madura United Terancam Degradasi
Tautan Sahabat
- Empat Orang Mengaku Penyidik dan Pengacara Datangi Rumah Korban
- Ayah di Klaten Cabuli Anak Kandung, Catatan Harian Jadi Bukti
- 2 Anggota TPNPB Tewas Baku Tembak dengan Aparat di Dekai
- Anak Perwira Polisi Pembuat Lomba Rasis Rp100 Ribu
- Polisi Tetapkan Istri Tersangka Lukai Suami di Bantul
- Warung Bakso Klaten Tarik Biaya AC Rp3.000 per Orang
- Pelaku Penyekapan Mahasiswi Nunukan Ditembak Polisi
- Ibu Hamil Ditandu 30 Km ke RS, Bayi Meninggal
- AKP Yohanes Bonar Tersangka Narkoba, Baru 5 Bulan Menjabat
- Ayah Pengangguran di Padang Aniaya Bayi 2 Tahun