Lokasi: Bisnis >>
Kunci Jawaban PKN Kelas 10 Halaman 188 Kurikulum Merdeka
Bisnis86 Dilihat
RingkasanIndonesia memiliki batas teritorial darat, laut, dan udara dengan sejumlah negara tetangga. Secara geografis, negara-negara yang secara teritorial berbatasan dengan Indonesia meliputi Malaysia, Papua Nugini, Timor Leste, Singapura, Filipina, Vietnam, Thailand, India, dan Australia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/siswa-sman-9-bandung-ujian-usbn-dengan-teknologi-smart-router_20190319_130503.jpg)
Indonesia memiliki batas teritorial darat, laut, dan udara dengan sejumlah negara tetangga. Secara geografis, negara-negara yang secara teritorial berbatasan dengan Indonesia meliputi Malaysia, Papua Nugini, Timor Leste, Singapura, Filipina, Vietnam, Thailand, India, dan Australia.
Batas darat Indonesia hanya terdapat di Pulau Kalimantan dengan Malaysia (wilayah Sabah dan Serawak), di Pulau Papua dengan Papua Nugini, serta di Pulau Timor dengan Timor Leste. Sementara itu, batas laut Indonesia mencakup perairan dengan Singapura di Selat Singapura, Filipina di Laut Sulawesi dan Samudra Pasifik, serta Vietnam dan Thailand di Laut Natuna Utara.
Selain itu, Indonesia juga berbatasan maritim dengan India di Samudra Hindia (barat laut Aceh) dan dengan Australia di Laut Timor dan Samudra Hindia bagian selatan. Penetapan batas wilayah ini diatur dalam hukum internasional dan perjanjian bilateral yang mengukuhkan kedaulatan NKRI.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/wtcs6keqq.html
Artikel Terkait
Kisah Arsitek Morowali Kini Jadi Wakil Ketua DPRD
BisnisIhwan Moh Thaiyeb kini menjabat sebagai Wakil Ketua I di Morowali. Anak keenam dari 10 bersaudara itu lahir dan besar di Desa Umbele, Kecamatan Bungku Selatan....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaHubungan Ekonomi Indonesia-Belarus Diperkuat Lewat Sektor Dagang
BisnisPT Indonesia Belarus Jaya, bagian dari Jaya Group, menandatangani nota kesepahaman bisnis (MoU) dengan sejumlah perusahaan asal Belarus senilai total Rp7 triliun untuk membuka pasar yang lebih kompetitif bagi kedua negara. CEO Jaya Group Tomy Suhartanto menegaskan, pembentukan PT Indonesia Belarus Jaya diarahkan untuk mengoptimalkan potensi unggulan kedua negara agar saling diserap dan dimanfaatkan oleh pasar masing-masing....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaPrabowo Target Rupiah Rp16.800-Rp17.500, Inflasi Maksimal 3,5 Persen di 2027
BisnisPresiden menegaskan pemerintah ingin menjaga nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada pada rentang Rp16. 800-Rp17....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Gempa 4,6 Guncang Sukabumi, Terasa Hingga Bandung Bogor
- Rupiah Merosot, Legislator PAN Minta Perry Warjiyo Mundur
- Rangkap Jabatan di Danantara Dinilai Ganggu Kinerja
- Tenant Baru Padati Mal Jakarta, Pasar Kondominium Lesu
- Terjemahan Lirik All Too Well Taylor Swift: Lost in Translation
- Stok Beras Pecah Rekor, Tapi Minyakita Langka
Artikel Terbaru
Tautan Sahabat
- Tony Popovic Selamatkan Australia ke Piala Dunia 2026
- Profil Darren Bazeley, Pelatih Selandia Baru di Piala Dunia 2026
- Arsenal Juara Liga Inggris, Man City Tertahan di Bournemouth
- Taisei Marukawa Beri Kode Siap Dinaturalisasi untuk Timnas
- Napoli Ikuti Jejak AC Milan, Tunda Amankan Tiket Liga Champions
- Julian Quinones Raih Sepatu Emas Liga Arab Saudi 2025/2026
- Hasil Timnas U17 Indonesia vs Jepang: Laga Hidup-Mati Garuda Muda
- Aston Villa Tantang Freiburg di Final Liga Eropa
- Pesta Juara Al Nassr Tertunda, Ronaldo Hengkang
- Kronologi Neuer Kembali ke Timnas Jerman Panggilan Nagelsmann