Lokasi: Hiburan >>
Kemenag Buka Jalur Akselerasi BIB 2026 S2-S3
Hiburan86744 Dilihat
RingkasanKementerian Agama (Kemenag) meluncurkan Program Magister Langsung Doktor (PMLD) sebagai terobosan baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/BIB-Kemenag-2026-Buka-Jalur-Akselerasi.jpg)
Kementerian Agama (Kemenag) meluncurkan Program Magister Langsung Doktor (PMLD) sebagai terobosan baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia. Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Kemenag, Ruchman Basori, mengatakan skema ini dirancang untuk mempercepat lahirnya akademisi unggul dari lingkungan pendidikan keagamaan.
"Melalui program ini, peserta cukup mengikuti satu kali seleksi untuk memperoleh akses studi magister yang terintegrasi langsung dengan program doktor," ujar Ruchman. Dalam skema PMLD, peserta yang lolos seleksi tidak perlu kembali mendaftar untuk jenjang doktor karena jalur pendidikan telah tersambung secara otomatis hingga tingkat S3 di kampus tujuan. Peserta akan menjalani masa studi total selama 4,5 tahun, terdiri atas 18 bulan pendidikan magister dan 36 bulan pendidikan doktor.
Menurut Ruchman, program ini diperuntukkan bagi lulusan baru pendidikan keagamaan dengan usia maksimal 25 tahun agar dapat melanjutkan studi tanpa jeda akademik. "Jadi peserta tidak perlu mendaftar ulang untuk jenjang berikutnya. Setelah diterima di program ini, jalur studi sudah tersambung hingga doktor di kampus tujuan yang dipilih," jelasnya. Ruchman menilai model akselerasi tersebut mampu memperkuat kualitas sumber daya manusia keagamaan, khususnya dalam mencetak akademisi, peneliti, dan pemimpin intelektual di bidang studi Islam.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/wsbztkp0d.html
Sebelumnya: Apple dan Intel Kembali Jalin Kerja Sama
Berikutnya: Google Bocorkan Fitur Tersembunyi Fitbit Air
Artikel Terkait
NATO Rapat Darurat Bahas Stok Senjata Habis Akibat Perang Iran
HiburanAliansi pertahanan menggelar rapat darurat untuk membahas kesiapan menghadapi ancaman konflik yang semakin meluas. Sejak perang pecah pada Februari silam, Amerika Serikat meningkatkan penggunaan rudal pencegat, sistem pertahanan udara, drone tempur, hingga amunisi presisi tinggi untuk menangkis serangan....
【Hiburan】
Baca SelengkapnyaAktris Iran Golshifteh Farahani Diduga Terkait Tamparan ke Macron
HiburanSeorang jurnalis disebut-sebut sebagai penyebab Brigitte Macron diduga menampar suaminya, Presiden Prancis Emmanuel Macron. Jurnalis itu mengklaim bahwa percakapan dengan Golshifteh Farahani menyebabkan Macron ditampar istrinya di Hanoi, Vietnam pada Mei 2025 lalu....
【Hiburan】
Baca SelengkapnyaMenlu Sugiono Bercanda Sulit Formal dengan Menlu Singapura
HiburanMenteri Luar Negeri Indonesia Sugiono menerima kunjungan Menteri Luar Negeri Timor Leste Vivian di Gedung Pancasila pada pukul 10. 35 WIB....
【Hiburan】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Netflix Tambah Iklan di Aplikasi Mulai 2027
- Pengadilan Houthi Yaman Hukum Mati 19 Terkait Koalisi Saudi
- PPI Jerman Gelar LDK 5.0 Perkuat Kepemimpinan Pelajar
- Elite Bisnis AS Ikut Trump Temui Xi Jinping
- Sony Xperia 1 VIII Resmi Meluncur, Ini Spesifikasinya
- Operasi Udara Israel Targetkan Pemimpin Tertinggi Hamas
Artikel Terbaru
WHO Nyatakan Wabah Ebola Darurat Kesehatan Global
Konflik Israel-Palestina: Dua Wartawan Indonesia Diculik
Intelijen AS: 90% Fasilitas Rudal Iran Masih Beroperasi
Iran Kirim Pesan Keras ke AS di BRICS: Siap Perang dan Diplomasi
Intelijen AS: 90% Fasilitas Rudal Iran Masih Beroperasi
Trump Spam 20 Konten AI Serang Musuh Termasuk Iran
Tautan Sahabat
- Kemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
- 9 Gejala Monkey Malaria Sering Disangka Flu Biasa
- Puan Khawatir Hantavirus Meluas, Minta Antisipasi Pemerintah
- PHERINI Disetujui Tenaga Kesehatan untuk Ketiak Cerah
- Radiogenomics: Pendekatan Baru Deteksi Dini Penyakit di Indonesia
- 6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme Optimal Turunkan Berat Badan
- Yani Panigoro: Kader TBC Bergerak dengan Hati
- 1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
- Kabut Abu-abu Ancam Kesehatan Warga Jabodetabek
- Dongeng dan Permainan Edukatif Hibur Pasien Kanker Cilik Bandung