Lokasi: Kesehatan >>
Fenomena Menguap Menular: Ini Penjelasan Ilmiahnya
Kesehatan24459 Dilihat
RingkasanFenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak, respons sosial, dan kemampuan empati manusia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ernah-tiba-tiba-menguap-setelah-melihat-teman-di-sebelah.jpg)
Fenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak,respons sosial, dan kemampuan empati manusia. Ilmuwan hingga kini masih terus meneliti alasan pasti mengapa tubuh manusia seolah "meniru" respons sederhana ini secara tidak sadar.
Menurut para peneliti yang diwawancarai PBS NewsHour, saat tubuh lelah, kadar karbon dioksida dapat meningkat dan memicu sinyal tertentu di otak yang mendorong seseorang untuk menguap. Fenomena ini diduga berkaitan dengan mekanisme bernama social mirroring, yaitu kecenderungan otak untuk meniru tindakan orang lain secara tidak sadar. Respons serupa juga terjadi saat seseorang ikut tertawa, ikut menggaruk, atau otomatis tersenyum setelah melihat orang lain melakukannya. Dalam penelitian yang dikutip Psychology Today, sekitar 40 persen hingga 60 persen orang cenderung mengalami contagious yawning setelah melihat, mendengar, atau bahkan hanya memikirkan orang lain yang sedang menguap.
Temuan tersebut melahirkan teori bahwa contagious yawning mungkin berkaitan dengan empati, yaitu kemampuan seseorang untuk memahami dan merasakan apa yang dialami orang lain. Secara sederhana, otak bisa saja sedang membangun respons sosial tanpa kita sadari. Penelitian lain juga menemukan bahwa anak-anak umumnya baru mulai menunjukkan respons menguap menular pada usia tertentu. Meski begitu, temuan-temuan tersebut menunjukkan bahwa tindakan sesederhana menguap memiliki kaitan kompleks dengan mekanisme otak dan hubungan sosial manusia.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/wc9blhuf3.html
Sebelumnya: Kunci Gitar 8 Letters Why Don't We Viral TikTok
Berikutnya: Persis Solo Kalahkan Dewa United 1-0, Jaga Asa
Artikel Terkait
Wabah Hantavirus MV Hondius: 22 Awak Karantina di Inggris
Kesehatan20 warga Inggris menjalani karantina ketat di Rumah Sakit Arrowe Park, Wirral, Merseyside, setelah diterbangkan dari Tenerife menggunakan penerbangan charter khusus. Rombongan tersebut tiba di Bandara Manchester sebelum dibawa ke fasilitas karantina yang sebelumnya digunakan pemerintah....
Baca SelengkapnyaBCA Buka Magang Bakti 2026 untuk Lulusan SMA-S1
KesehatanPT Bank Central Asia Tbk (BCA) membuka lowongan magang untuk posisi Frontliner dan CS PEMOL (Customer Service Pembukaan Online) dengan periode pendaftaran hingga 31 Desember 2026. Frontliner bertugas melayani serta memberikan solusi perbankan yang sesuai dengan kebutuhan nasabah secara langsung di kantor cabang....
Baca SelengkapnyaTerdakwa Ibrahim Pejamkan Mata Sebelum Vonis Chromebook
KesehatanIbam, mantan Konsultan Teknologi Kemdikbudristek, menjalani sidang penentuan nasib pada Selasa (12/5/2026) siang di ruang pengadilan yang penuh sesak. Mengenakan kemeja batik lengan panjang biru tua, Ibam duduk didampingi istrinya sambil sesekali memejamkan mata dan menggenggam erat buku catatan, menunggu sidang yang tertunda lebih dari 30 menit....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Menkomdigi Wajibkan Nomor Telepon untuk Registrasi Medsos
- KPK Periksa 8 Pejabat RSUD Cilacap soal Dugaan Pemerasan THR
- Firasat Ibu Sebelum Andi Angga Ditangkap Tentara Israel
- Kemenkeu Bantah Video Viral Menkeu Tawarkan Bantuan Modal
- DPR Filipina Makzulkan Wapres Sara Duterte, Terancam Diskualifikasi
- FPN Desak Prabowo Bebaskan Jurnalis Ditangkap Israel
Artikel Terbaru
Tautan Sahabat
- Pendapatan Indonesia Lebih Rendah dari Kamboja, Prabowo Minta Instropeksi
- Pemerintah Diminta Tata Ulang Aturan Kadar Nikotin-Tar
- 50 Ucapan Hari Reformasi 21 Mei 2026 Penuh Makna
- Kemenag Prediksi Idul Adha 27 Mei 2026, Hilal Terlihat
- Usia Minimal Kambing Kurban Berapa Tahun? Ini Aturannya
- Terdakwa Satelit Kemhan Bebas, Dilarang ke Luar Negeri
- AKP Deky Tiba di Bareskrim, Tangan Diborgol
- Menkomdigi: 3,4 Juta Situs Judi Diblokir, Dana Turun 30 Persen
- Jaksa KPK Hadirkan 5 Saksi Sidang Suap Bea Cukai
- Pengamat Sebut MBG Beban Fiskal, Ambar: Pemikiran Keblinger