Lokasi: Travel >>
SPMB Jakarta 2026 Buka Empat Jalur PPDB SMA
Travel67694 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 membuka empat jalur penerimaan yaitu Jalur Prestasi, Jalur Afirmasi, Jalur Domisili, dan Jalur Mutasi Tugas Orang Tua/Wali. Pendaftaran dimulai pada 15 Juni 2026 melalui website resmi....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-345345435R4W3.jpg)
SPMB Jakarta 2026 membuka empat jalur penerimaan yaitu Jalur Prestasi,Jalur Afirmasi, Jalur Domisili, dan Jalur Mutasi Tugas Orang Tua/Wali. Pendaftaran dimulai pada 15 Juni 2026 melalui website resmi. Setiap calon murid baru wajib memahami ketentuan dan persyaratan sesuai jalur yang dipilih.
Pada Jalur Prestasi Akademik, jika jumlah calon murid baru melebihi daya tampung, seleksi dilakukan berdasarkan urutan langkah tertentu. Sementara itu, pada Jalur Prestasi Nonakademik, prosedur seleksi serupa diterapkan apabila pendaftar melebihi kapasitas. Sisa kuota yang tidak terpenuhi pada Jalur Prestasi akan dilimpahkan ke PMB Tahap Kedua.
Jalur Afirmasi menyediakan kuota sebesar 30 persen dari total daya tampung, termasuk kuota khusus untuk anak penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, Jalur Domisili memiliki kuota 35 persen dari daya tampung. Wilayah prioritas PMB ditentukan berdasarkan domisili calon murid baru dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/wblumnapi.html
Artikel Terkait
Lirik Lagu 405 Justin Bieber: Loving On Me
TravelJustin Bieber merilis lagu berjudul "405" dalam album Swag yang sarat akan makna cinta, kedewasaan, dan pelarian dari penatnya dunia hiburan. Judul lagu ini merujuk langsung pada Interstate 405 (I-405), salah satu jalan tol paling terkenal sekaligus terpadat di Los Angeles, California....
【Travel】
Baca SelengkapnyaWHO Tetapkan Darurat Ebola Global, Bandara Indonesia Siaga
TravelDickey Budiman, epidemiolog dan pakar Keamanan Kesehatan Global dari Griffith University Australia, meminta masyarakat tidak panik menanggapi situasi penyebaran Ebola di Afrika. Menurutnya, meskipun situasi sangat serius, dunia tidak sedang mengarah pada pandemi baru seperti Covid-19....
【Travel】
Baca SelengkapnyaKesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
TravelDokter Spesialis Bedah Saraf dari RS Pusat Otak Nasional (RSPON) Prof. Dr....
【Travel】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Raim Laode Rilis Kunci Gitar Babak Terakhir
- Kesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
- Terapi Sel Punca Dokter Kardiovaskular Pulihkan Jantung
- WNA di Jakarta Kontak Erat dengan Pasien Hantavirus
- Apple Berlakukan Aturan Baru untuk Aplikasi Judi Brasil
- Kemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
Artikel Terbaru
Israel Bangun Basis Militer Rahasia di Gurun Irak
Diet Suntik Tak Hanya Hilangkan Lemak, Otot Juga Terbakar
DPR Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi Puncak Haji
Hantavirus Sulit Dikenali, Gejala Mirip Flu hingga DBD
Megawati Butuh Satu Poin Lagi, Jordan Wilson Bersinar
Dokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes
Tautan Sahabat
- Kode Redeem FF 12 Mei 2026: Klaim Skin & Diamond Gratis
- Tim Cook Pastikan Ikut Kunjungan Trump ke China
- Spotify Luncurkan Party of the Years di Ultah ke-20
- Apple Batal Hadirkan Touch ID di Apple Watch
- Google-Meta Tingkatkan Kualitas Instagram di Android
- DM Instagram Tak Terenkripsi, Privasi Pengguna Dipertanyakan
- Wamena Resmi Operasi, Kapasitas Internet Tembus 40 Gbps
- Survei ACSI: HP Lipat Kalah dari Smartphone Biasa
- Baterai Maju Tapi Konsumsi Daya Masih Boros
- iOS 27 Hadirkan Fitur AI Canggih untuk Kamera