Lokasi: Berita >>
Lokasi Ujian Mandiri Bela Negara UPN Yogyakarta 2026
Berita84 Dilihat
RingkasanUPN Veteran Yogyakarta membuka jalur Seleksi Mandiri 2026 dengan sistem ujian yang lebih mudah. Seleksi ini menjadi salah satu jalur penerimaan mahasiswa baru yang diselenggarakan UPN "Veteran" Yogyakarta melalui pengukuran kemampuan kognitif siswa serta penguasaan mata pelajaran pendukung dan penciri kampus sebagai Kampus Belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/upn-veteran-yogyakarta.jpg)
UPN Veteran Yogyakarta membuka jalur Seleksi Mandiri 2026 dengan sistem ujian yang lebih mudah. Seleksi ini menjadi salah satu jalur penerimaan mahasiswa baru yang diselenggarakan UPN "Veteran" Yogyakarta melalui pengukuran kemampuan kognitif siswa serta penguasaan mata pelajaran pendukung dan penciri kampus sebagai Kampus Belajar.
Kebijakan ini menjadi langkah strategis kampus untuk memperluas akses pendidikan tinggi tanpa membebani peserta dengan jarak perjalanan yang jauh ke Yogyakarta. Wakil Rektor Bidang Akademik dan Sistem Informasi UPN "Veteran" Yogyakarta,Machya Astuti Dewi, menyampaikan bahwa perluasan lokasi ujian ini merupakan bentuk komitmen kampus dalam menjaring talenta terbaik dari seluruh Indonesia. "Kami ingin memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi putra-putri daerah dari Sumatera hingga Papua untuk bergabung dengan Kampus Belajar," ujarnya.
Terdapat perbedaan metode dan jadwal pelaksanaan antara pusat ujian di Yogyakarta dengan lokasi ujian di luar daerah. Pelaksanaan ujian Seleksi Mandiri 2026 dibagi menjadi dua skema berdasarkan lokasi. Ujian di luar Yogyakarta akan dilaksanakan lebih awal pada 18 Juni 2026 secara serentak di seluruh titik. Metode yang digunakan adalah Paper Based Test (PBT).
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/w8egh6cj5.html
Artikel Terkait
Terdakwa Ibrahim Pejamkan Mata Sebelum Vonis Chromebook
BeritaIbam, mantan Konsultan Teknologi Kemdikbudristek, menjalani sidang penentuan nasib pada Selasa (12/5/2026) siang di ruang pengadilan yang penuh sesak. Mengenakan kemeja batik lengan panjang biru tua, Ibam duduk didampingi istrinya sambil sesekali memejamkan mata dan menggenggam erat buku catatan, menunggu sidang yang tertunda lebih dari 30 menit....
【Berita】
Baca SelengkapnyaIsrael Darurat Kekurangan 12.000 Tentara, Perwira Senior Angkat Bicara
BeritaMiliter Israel menghadapi krisis kekurangan personel yang mengancam kapasitas operasional jangka panjang, dengan sekitar 7. 000 prajurit dibutuhkan untuk posisi tempur di tengah meningkatnya tekanan akibat konflik di berbagai front....
【Berita】
Baca SelengkapnyaMesir Perkuat Pertahanan Udara Arab Saudi, UEA, Kuwait
BeritaMedia Israel melaporkan pengerahan sistem pertahanan udara Ammon oleh Mesir, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab (UEA) untuk memperkuat kemampuan negara-negara Teluk menghadapi ancaman rudal jelajah dan drone. Sistem Ammon menggabungkan rudal permukaan-ke-udara, meriam anti-pesawat, jaringan radar, dan sistem pengendalian tembakan modern....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Usia Pesawat Bukan Satu-satunya Penentu Keandalan Penerbangan
- Jepang Selidiki Warganya Terkait Prostitusi Anak di Indonesia
- Rusia Hujani Ukraina dengan 3.170 Drone dalam Sepekan
- Xi Jinping Sajikan Bebek Panggang dan Bakpao Babi untuk Trump
- Jakarta Job Fair 19-20 Mei 2026, 42 Perusahaan Buka Ribuan Lowongan
- Wabah Hantavirus MV Hondius: 22 Awak Karantina di Inggris
Artikel Terbaru
Dokter Peringatkan Bahaya Salah Obat Diabetes Lansia
Kecelakaan Kereta dan Bus di Bangkok Tewaskan 8 Orang
Iran Disebut Mampu Lumpuhkan Internet Global dari Selat Hormuz
Trump Spam 20 Konten AI Serang Musuh Termasuk Iran
Deep Talk Ridho Rhoma, Pesan Sang Raja Dangdut
Ansarallah Curiga Trump Tolak Respons Iran Usai Telepon Netanyahu
Tautan Sahabat
- Indonesia Negara Paling Tahan Krisis Energi, Ini Faktornya
- Prabowo Kunjungi Kopdes Merah Putih, Sanggah Saingi Alfamart
- Pacific Palace Hotel Batam Sajikan Buffet Nusantara Rp99 Ribu
- PaDi Dioptimalkan, BUMN Perkebunan Perkuat Ekosistem UMKM
- BKI Tekankan Standar Keselamatan Kapal Cepat Batam
- IBC Mulai Produksi BESS Juli 2026 Dukung Target 100 GW
- Pemerintah Patok Harga Ekspor Emas 150.555 Dolar AS
- Rupiah Ambles ke Rp17.528 per Dolar AS akibat Kekhawatiran Perang
- Jakarta Candle Ekspor Lilin Limbah Sawit Berkat KUR BRI
- Menteri Bappenas Dorong PTPN I Percepat Program Pangan Prabowo