Lokasi: Otomotif >>
SPMB Jateng SMA 2026: Jadwal, Syarat, dan Urutan Seleksi
Otomotif8581 Dilihat
RingkasanPemerintah Kota Surabaya membuka empat jalur masuk Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2024, yaitu jalur domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi orang tua/wali. Selain memahami jadwal pendaftaran, calon peserta juga perlu mengetahui aturan kuota, sistem seleksi, serta dokumen yang wajib disiapkan agar tidak mengalami kendala saat proses pendaftaran berlangsung....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JATENG-2026-53453454.jpg)
Pemerintah Kota Surabaya membuka empat jalur masuk Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2024, yaitu jalur domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi orang tua/wali. Selain memahami jadwal pendaftaran, calon peserta juga perlu mengetahui aturan kuota, sistem seleksi, serta dokumen yang wajib disiapkan agar tidak mengalami kendala saat proses pendaftaran berlangsung. Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya mengingatkan orang tua untuk memeriksa persyaratan secara cermat sebelum mendaftar di setiap jalur.
Setiap jalur memiliki kuota dan mekanisme seleksi berbeda. Jalur domisili menggunakan sistem zonasi berdasarkan jarak tempat tinggal ke sekolah, sementara jalur afirmasi diperuntukkan bagi peserta dari keluarga tidak mampu dengan bukti surat keterangan. Jalur prestasi menyeleksi berdasarkan capaian akademik dan non-akademik, sedangkan jalur mutasi orang tua/wali dikhususkan bagi anak yang orang tuanya pindah tugas ke Surabaya.
Calon peserta wajib menyiapkan dokumen seperti Kartu Keluarga (KK), akte kelahiran, rapor, dan sertifikat prestasi jika mendaftar jalur prestasi. Pendaftaran dilakukan secara online melalui portal resmi ppdb.surabaya.go.id. Kepala Dispendik Surabaya menegaskan bahwa verifikasi dokumen akan dilakukan secara ketat untuk mencegah kecurangan, dan pelanggaran dapat berakibat diskualifikasi peserta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/vx10fyjdk.html
Artikel Terkait
Apple Hadirkan Iklan di Apple Maps, Privasi Tetap Terjaga
OtomotifApple menghadirkan iklan berbayar di aplikasi Apple Maps melalui pembaruan iOS 26. 5 dengan fitur baru bernama Suggested Places....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaToyota Respons Insentif EV: Positif, Jangan Fokus Satu Teknologi
OtomotifErnando menilai insentif Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) merupakan langkah positif dari pemerintah untuk mendorong perkembangan pasar otomotif. Hal itu disampaikannya kepada Tribunnews....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaBYD Pastikan Pabrik Rp11,7 Triliun di Subang Beroperasi 2024
OtomotifBYD Motor Indonesia tengah merampungkan tahap akhir pembangunan fasilitas produksi kendaraan listrik yang diproyeksikan memiliki kapasitas hingga 150. 000 unit per tahun....
【Otomotif】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Pertemuan Dua Raja di 32 Besar Thailand Open 2026
- Umar Abdullah Juara 2 Lamborghini Super Trofeo Eropa 2026
- Umar Abdullah Juara 2 Lamborghini Super Trofeo Eropa 2026
- Omo X Suspensi Double Wishbone Nyaman di Jalan Rusak
- Negara Teluk Lirik Turki, Pertahanan Tak Andalkan AS
- 5 Situasi Darurat yang Wajib Pakai Towing
Artikel Terbaru
Kunci Gitar Breathless Krisdayanti: Cara Kau Membuatku Tak Bernapas
Toyota Respons Insentif EV: Positif, Jangan Fokus Satu Teknologi
Pertemuan Ekraf dengan Aktor Tokyo Drift Gaet Pasar Global
BYD Luncurkan M6 DM, MPV PHEV Irit 65 Km per Liter
Kunci Gitar Dere: Aku Ingin Kau Bahagia di Hatimu
Toyota Respons Insentif EV: Positif, Jangan Fokus Satu Teknologi
Tautan Sahabat
- Puluhan Karyawan Dukung Michael Wisnu di Sidang Terra Drone
- Komnas HAM Panggil Menag soal Izin Ponpes Pati
- Jurnalis Republika Kirim Video SOS Sebelum Ditangkap Israel
- Jaringan Narkoba Ishak Terbentuk dari Lapas, Seret AKP Deky
- KPK Periksa 8 Pejabat RSUD Cilacap soal Dugaan Pemerasan THR
- AKP Deky Diduga Minta Rp65 Juta ke Bandar Narkoba
- Idul Adha 27 Mei 2026, Menag Imbau Umat Muslim
- Larangan Potong Kuku Sebelum Kurban Menurut Ulama
- Kekerasan Pesantren Berulang, Pemerintah Didorong Perketat Pengawasan
- Hery Susanto Diperiksa Majelis Etik Ombudsman 25 Mei 2026