Lokasi: Properti >>
Mahasiswa Internasional UNAND Melonjak, Capai 1.590 Orang
Properti4 Dilihat
RingkasanSebanyak 1. 590 calon mahasiswa asing tercatat mengikuti proses seleksi penerimaan di Indonesia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-andalas-unand-iu.jpg)
Sebanyak 1.590 calon mahasiswa asing tercatat mengikuti proses seleksi penerimaan di Indonesia. Para pendaftar berasal dari berbagai negara di Asia, Afrika, hingga kawasan lainnya.
Pendaftar terbanyak berasal dari Nigeria sebanyak 255 orang, disusul Afghanistan sebanyak 236 orang, dan Yaman sebanyak 126 orang. Selain itu, terdapat pula pendaftar dari Sudan, Bangladesh, Timor Leste, Gambia, Madagaskar, Rwanda, Ethiopia, Malawi, Mesir, India, Thailand, Tanzania, Sudan Selatan, Ghana, hingga Sierra Leone.
Proses seleksi dilakukan secara bertahap untuk memastikan kualitas calon mahasiswa yang diterima. Dari total 1.590 pendaftar, sebanyak 97 orang dinyatakan lolos seleksi administrasi dan saat ini tengah mengikuti tahap wawancara. "Mahasiswa internasional membawa perspektif, budaya, dan pengalaman yang beragam. Kehadiran mereka akan memperkaya proses pembelajaran sekaligus memperkuat jejaring global," demikian pernyataan resmi dari pihak penyelenggara.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/vttp9xhdp.html
Artikel Terkait
Toyota Agya Club Manado Tempuh 3.027 Km ke GR DAY 2026
PropertiTAC Manado menjadi peserta dengan perjalanan terjauh di GR DAY 2026 setelah menempuh rute sepanjang 3. 027 kilometer dari Manado menuju Jakarta menggunakan Toyota Agya generasi pertama....
【Properti】
Baca SelengkapnyaMacron Tegur Peserta KTT Afrika, Tuai Kritik Pedas
PropertiPresiden Prancis Emmanuel Macron mendapat kecaman keras setelah menegur audiens di Kenya dengan nada emosional saat acara budaya, Jumat lalu. "Permisi, semuanya....
【Properti】
Baca SelengkapnyaTrump Picu Sunyi Langit Iran, Navigasi Teluk Arab Terganggu
PropertiKekhawatiran akan potensi eskalasi militer atau serangan udara baru di kawasan Teluk meningkat bersamaan dengan munculnya gangguan navigasi elektronik berskala besar atau spoofing yang melanda wilayah tersebut. Kondisi tidak biasa ini memicu kekhawatiran baru di kalangan pengamat militer, terutama setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengeluarkan pernyataan publik bahwa negosiasi yang sedang berlangsung dengan Iran kini berada di ambang keruntuhan....
【Properti】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Toyota Agya Club Manado Tempuh 3.027 Km ke GR DAY 2026
- Tentara Israel Tangkap Jurnalis Republika di Kapal Misi Kemanusiaan
- Permaisuri Masako Terpikat Orangutan Kalimantan di Jepang
- BMW dan Toyota Uji Masa Depan Hidrogen di Jerman-Jepang
- Persija Siap Datangkan Pemain Piala Dunia 2026
- New York Buka Undian Tiket Piala Dunia 2026, Mulai 50 Dolar
Artikel Terbaru
Pinkan Mambo Bantah Cari Panggung Lewat Isu Cerai
Gencatan Senjata Diperpanjang, Israel dan Hezbollah Saling Serang
Menteri Israel Ejek Aktivis Freedom Flotilla Tuai Kecaman.
Polisi Jepang Tangkap Mahasiswi RI Buang Jenazah Bayi
Terjemahan Lirik Ora Urus Toton Caribo Viral di TikTok
Pipa Gas Raksasa China-Rusia Power of Siberia 2 Dibahas
Tautan Sahabat
- Residivis Pencuri HP Ditangkap Saat Korban Tidur
- Polisi Gagalkan Balap Liar dan Pesta Miras di Tangsel
- Festival Jakarta Great Sale 2026 Diskon 70 Persen Sambut HUT DKI
- Jambret Incar Wanita Usai Keluar ATM di Senayan
- Polisi Tangkap Pelaku Curi Paket di Cilincing, Satu Buron
- Helita Digital: Kesiapan OPD Kunci Respons Aduan Masyarakat
- Terra Drone Bantah Abaikan Keselamatan Kerja Karyawan
- HP Hilang di Flyover Jatibaru Ditemukan Pedagang
- Polda Metro Jaya Terima Laporan Dugaan Pidana Serikat Pekerja
- Polisi Selidiki Dugaan Child Grooming di SMK Letris