Lokasi: Kuliner >>
Jadwal SPMB Tangsel 2026 TK SD SMP Dimulai Akhir Mei
Kuliner27374 Dilihat
RingkasanPendaftaran seleksi pertama jenjang TK dibuka pada 25-26 Mei 2026, sementara jenjang SD berlangsung pada 8-19 Juni 2026. Informasi tersebut dikutip dari unggahan akun Instagram resmi @dikbudtangsel yang merilis jadwal lengkap SPMB TK, SD, dan SMP Negeri Tangsel 2026....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/PERUNDUNGAN-DI-SEKOLAH-Suasana-SMPN-19-Kota-Tangerang-Selatan.jpg)
Pendaftaran seleksi pertama jenjang TK dibuka pada 25-26 Mei 2026, sementara jenjang SD berlangsung pada 8-19 Juni 2026. Informasi tersebut dikutip dari unggahan akun Instagram resmi @dikbudtangsel yang merilis jadwal lengkap SPMB TK, SD, dan SMP Negeri Tangsel 2026.
Rangkaian pendaftaran untuk jenjang SMP dijadwalkan menyusul setelah tahapan SD selesai. Masyarakat diimbau untuk mencermati setiap tanggal penting agar tidak terlewat dalam proses seleksi penerimaan peserta didik baru di wilayah Tangsel.
Informasi lengkap mengenai persyaratan dan mekanisme pendaftaran dapat diakses melalui website resmi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tangsel. Calon peserta didik dan orang tua disarankan untuk selalu memantau pengumuman terbaru dari akun resmi @dikbudtangsel.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/vhpap91pe.html
Artikel Terkait
Dubes Spanyol Temui Wali Kota Semarang Bahas Kerja Sama
KulinerDuta Besar Spanyol untuk Indonesia, H. E....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaDiet Suntik Tak Hanya Hilangkan Lemak, Otot Juga Terbakar
KulinerPenurunan berat badan drastis tanpa pengawasan dokter justru bisa membuat tubuh terlihat lesu, lemas, dan tampak seperti orang sakit, karena massa otot ikut hilang. Dokter Spesialis Gizi Klinik RSU Bhakti Asih, dr....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaBPOM Temukan 22 Obat Herbal Mengandung Bahan Kimia Berbahaya
KulinerBadan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) justru menemukan fakta sebaliknya melalui temuan terbaru, di mana sejumlah produk yang dijual sebagai obat herbal ternyata mengandung bahan kimia obat keras yang berbahaya bagi tubuh. BPOM menemukan 22 merek Obat Bahan Alam (OBA) yang terbukti mengandung bahan berbahaya, menjadi perhatian serius karena produk-produk tersebut beredar luas dengan klaim mampu memberikan hasil cepat atau efek "cespleng" yang sering dicari masyarakat....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kasat Narkoba Kukar Datangkan Etomidate dari Medan
- Preeklampsia Ancaman Serius Ibu Hamil, Deteksi Dini Penting
- El Nino Ekstrem: Ancaman DBD dan Gangguan Pencernaan Anak
- Menkes: Tanpa Transformasi Digital, Layanan Kesehatan Bermutu Mustahil
- Taisei Marukawa Beri Kode Naturalisasi ke PSSI
- Tidur Lama tapi Ngantuk dan Ngorok? Waspada Gangguan Jantung
Artikel Terbaru
Kunci Gitar Stevan Pasaribu: Lama Tak Bermalam Minggu
Fluktuasi Hormon Memperparah Gejala ADHD pada Wanita
Indonesia Masuk Enam Besar Dunia Kasus Zero Dose Imunisasi
Wabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
Butet Kartaredjasa Orasi di Titik Nol Yogya Peringati Reformasi
5 Cara Alami Tingkatkan Nafsu Makan untuk Naik Berat Badan
Tautan Sahabat
- Thalita Tantang Ratchanok di 16 Besar Thailand Open 2026
- Drawing Singapore Open 2026: Jojo, Fajar/Rian, Tiwi/Fadia Bertanding
- Isyana/Rinjani ke Perempatfinal Thailand Open Usai Adu Setting
- Megawati Hangestri Gabung, Hyundai Hillstate Makin Ganas
- 9 Wakil Indonesia Bidik Final Perdana di Malaysia Masters 2026
- Messi Cetak 3 Gol 1 Assist, Bawa Inter Miami Menang
- Ganda Malaysia Goh/Nur Dijagokan Juara Thailand Open 2026
- Megawati Gabung Latihan Hyundai Hillstate Juli 2025
- Klasemen MotoGP 2026: Diggia Teror Martin Usai Kecelakaan Marquez
- Eks Pemain Bhayangkara Presisi Proliga 2025 Main di Korea